MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Senin, 06 April 2020 13:21
Terpapar Covid-19 Bukan Aib

Kades dan Ketua RT Diminta Proaktif Mendeteksi

TETAP JAGA JARAK: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat mengakhiri rapat terbatas bersama Forkopimda, DPRD Malinau dan Pemkab Malinau terkait percepatan penanganan Covid-19 dengan salam harmonis, Jumat (3/4) di halaman kantor Bupati Malinau. FOTO: AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan bahwa sudah mengeluarkan lima surat edaran (SE) kebijakan dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Malinau.

Salah satu poinnya juga meminta aparat pemerintah hingga sampai pemerintah tingkat terbawah, yaitu RT untuk prokatif mengantisipasi dan menangani wabah yang disebut virus korona ini. “Jadi seperti yang juga sudah kita instruksikan dan sudah saya keluarkan ada lima edaran, yang pertama menyangkut masalah sekolah kita perpanjang lagi liburnya,” ujar Bupati Malinau Yansen TP, Jumat (3/4) kepada Radar Tarakan.

Libur namun tetap belajar di rumah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan bahkan Sekolah Menengah Atas (SMA) diperpanjang sampai tanggal (17/4) nanti. Walaupun SMA kewenangan provinsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau juga sudah berkoordinasi untuk meliburkannya. “Bahkan SMA kita minta juga libur. Supaya tuntas tidak ada pergerakan anak-anak sekolah,” kata bupati.

Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau non ASN di lingkungan Pemkab Malinau juga pihaknya arahkan untuk bekerja dari rumah atau dinas di rumah. Ini dilakukan, kata bupati, untuk kepentingan orang banyak dan betul-betul fokus terhadap penanganan wabah Covid-19 di Bumi Intimung.

Kemudian, lanjutnya, Camat, Kepala Desa (Kades) dan Ketua RT juga sudah ditugaskan dan ditegaskan jangan ada kompromi lagi apabila ada yang terkena atau terindikasi terpapar Covid-19 yang ditelusuri dari riwayat kesehatan dan perjalanan. “Harus segera dideteksi dan diperiksa. Jangan takut. Ini bukan aib. Sekali lagi saya sampaikan, bukan aib,” tegas Yansen.

Kenapa dirinya katakan bukan aib, karena wabah penyakit ini bukan karena perbuatan yang tidak baik atau karena kelemahan masyarakat. Sebab, virus ini bisa menyerang dan datang dari mana saja apabila tidak waspada dan menjaga kebersihan dan kesehatan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 15:00

BMKG Nunukan: Ini Kabut Asap yang Terparah

<p>NUNUKAN &ndash; Berdasarkan Badan Metrologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Nunukan mencatat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers