MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 06 April 2020 12:27
Sasar Korban PHK dan UKM

21 Ribu Kartu Prakerja Disiapkan

BERAKTIVITAS: Pekerja di sektor informal yang mengandalkan penghasilan harian tetap beraktivitas di luar rumah dengan menerapkan physical distancing. FOTO: DOKUMEN

PROKAL.CO,

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha. Beberapa pengusaha pun harus memutar otak hingga merumahkan karyawan. Pemerintah pun menyikapi, akan menanggung mereka yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), melalui program kartu prakerja.

Muhammad Zulfikar, memiliki dua kafe di Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan Bhayangkara yang kandas dikarenakan tidak adanya pemasukan sejak akhir Maret lalu. “Jadi saya punya dua kedai karena adanya peraturan dilarangnya berkumpul akhirnya kami tutup, satu awalnya. Sekarang sudah hampir tiga minggu tutup, kedai kedua kami juga ikut menyusul karena memang sangat sepi. Tidak ada pengunjung akhirnya selama dua pekan juga tutup,” tandasnya.

Biasanya untuk satu kedainya saja, Zulfikar bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp 700 ribu. Sejak pandemi corona dan membuat beberapa ekonomi terhambat. Pemasukan sehari hanya Rp 95 ribu. Zulfikar pun telah merumahkan dua karyawannya.

“Memang pendapatan kami cuma berputar di bahan baku saja dan gaji pegawai. Kalau kami paksakan, terus kami tidak ada keuntungan sama sekali sampai saat ini,” tegasnya.

Meski memaksakan membuka kedainya, Zulfikar akui Jumat (3/4) lalu ia mencoba membuka kedainya, dengan konsep yang berbeda. Seperti sistem take away dan membatasi pengunjung yang hendak bersantai. “Ya, bagaimana bisanya kita mengakalinya saja,” kata dia.

Lain Zulfikar, lain juga Amir, diketahui sudah membangun kafe yang berada di Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah. Ia awalnya berencana membuka kedai itu pada April, namun kemudian diundur. “Sebenarnya kami sudah mulai pembangunan sudah hampir beberapa bulan, namun sejak ada edaran pemerintah akhirnya gagal. Kami sudah mengeluarkan modal sangat besar tapi akhirnya seperti ini,” lanjutnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 10:37

Potensi Bencana di Kota Ini Tinggi, Usulkan Bentuk Destana

TARAKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan kembali…

Sabtu, 28 November 2020 10:34

Pesta Sabu di Tambak, Lima Tersangka Diamankan

TARAKAN – Pemberantasan narkotika terus dilakukan BNNP Kaltara bersama stakeholder…

Sabtu, 28 November 2020 10:32

SEDIH BAH..!! Sudah 121 Positif Covid-19 di Klaster RSUD Tarakan

TARAKAN – Sebanyak 121 karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Sabtu, 28 November 2020 10:31

UMK Kota Ini Naik Rp 5 Ribu Perak, Minta Pengusaha Tak Lakukan PHK

TARAKAN – Pengesahan Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan yang naik…

Sabtu, 28 November 2020 10:27

Radar Tarakan Raih Dua Juara AJP Tingkat Regional

TARAKAN – SKH Radar Tarakan kembali meraih prestasi. Tak tanggung-tanggung…

Jumat, 27 November 2020 14:18

Buka Sekolah di Tarakan, Wajib Ada Persetujuan Wali Siswa

TARAKAN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah mengeluarkan…

Kamis, 26 November 2020 18:57

BREAKING NEWS!! Lakalantas, Diduga Suami Istri Meninggal Dunia di Tempat

  TARAKAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Aki…

Kamis, 26 November 2020 10:00

Satpol PP Siapkan Denda untuk Pemilik Usaha

  TARAKAN – Dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 di Kota…

Kamis, 26 November 2020 09:52

KSOP Lakukan Uji Petik Speedboat Reguler

TARAKAN - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas Kantor Kesyahbandaran…

Kamis, 26 November 2020 09:50

Distribusi LPG Terhalang Cuaca Ekstrem

TARAKAN - Kelangkaan liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers