MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 05 April 2020 13:58
Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

PROKAL.CO, Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha. Beberapa pengusaha pun harus memutar otak hingga merumahkan karyawan. Pemerintah pun menyikapi, akan menanggung mereka yang menjadi korban PHK, melalui program kartu prakerja.

Muhammad Zulfikar, memiliki dua kafe di Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan Bhayangkara yang kandas dikarenakan tidak adanya pemasukan sejak akhir Maret lalu. “Jadi saya punya dua kedai karena adanya peraturan dilarangnya berkumpul akhirnya kami tutup, satu awalnya. Sekarang sudah hampir tiga minggu tutup, kedai kedua kami juga ikut menyusul karena memang sangat sepi. Tidak ada pengunjung akhirnya selama dua pekan juga tutup,” tandasnya.

Biasanya untuk satu kedainya saja, Zulfikar bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp 700 ribu. Sejak pandemi corona dan membuat beberapa ekonomi terhambat. Pemasukan sehari hanya Rp 95 ribu. Zulfikar pun telah merumahkan dua karyawannya.

“Memang pendapatan kami cuma berputar di bahan baku saja dan gaji pegawai. Kalau kami paksakan, terus kami tidak ada keuntungan sama sekali sampai saat ini,” tegasnya.

Meski memaksakan membuka kedainya, Zulfikar akui Jumat (3/4) lalu ia mencoba membuka kedainya, dengan konsep yang berbeda. Seperti sistem take away dan membatasi pengunjung yang hendak bersantai. “Ya, bagaimana bisanya kita mengakalinya saja,” kata dia.

Lain Zulfikar, lain juga Amir, diketahui sudah membangun kafe yang berada di Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah. Ia awalnya berencana membuka kedai itu pada April, namun kemudian diundur. “Sebenarnya kami sudah mulai pembangunan sudah hampir beberapa bulan, namun sejak ada edaran pemerintah akhirnya gagal. Kami sudah mengeluarkan modal sangat besar tapi akhirnya seperti ini,” lanjutnya.

Amir juga mengatakan, harusnya pemerintah bisa tegas, pasalnya saat ini masih ada saja beberapa tempat makan yang membuka dagangannya di beberapa jalan utama. “Kayak kafe itu kan tempat makannya juga ada,” ujarnya.

Eddy, seorang pengusaha di bidang kuliner juga mengakui sejak beredarnya wabah corona di Tarakan tempat usahanya yang berada di Jalan Kusuma Bangsa mulai sepi pengunjung. Pada akhir Maret lalu ia memutuskan untuk menutup total tempat usahanya tersebut. “Jadi sekarang ini bagaimana membantu pemerintah lah, untuk mencegah terutama memutuskan penularan virus corona ini, terutama di Tarakan. Karena usaha terpaksa kita tutup, agar menghindari adanya kerumunan masyarakat,” lanjutnya.

Bahkan Eddy juga akui dari beberapa karyawannya hanya tersida dua orang saja. “Karena kami sudah tidak ada pemasukan sama sekali, akhirnya kami rumahkan beberapa karyawan. Bahkan bahan baku sudah ada yang naik lagi. Harusnya bisa ditekan sama pemerintah. Ditambah lagi menjelang Ramadan ini kita tidak tahu bisa buka atau tidak,” aku Eddy.

Rahma, salah seorang karyawan di sebuah perusahaan saat ini tengah dirumahkan. Ia berharap pemerintah bisa membantu para karyawan yang dirumahkan. Pasalnya dengan tidak adanya pekerjaan maka penghasilan pun tidak ada. “Ya kita pikir makan sehari-hari seperti apa saat ini, sedangkan penyebaran corona semakin meluas, bahkan di Tarakan pulau kecil saja ada yang terjangkit. Harusnya semua dipikirkan bagaimana solusinya, terutama bagi kami para karyawan yang saat ini masih di rumah tanpa pekerjaan maupun gaji,” tambahnya. (puu/jnr/shy/raw/lim)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…

Jumat, 29 Mei 2020 09:53

Bekantan 3 Tahun Dievakuasi dari Rumah Warga

EVAKUASI seekor bekantan (nasalis larvatus) berusia tiga tahun dari rumah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:50

Urus Kambing, Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:49

Nol PDP, Tren ODP dan OTG Menurun

TARAKAN – Seorang yang sebelumnya ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan…

Jumat, 29 Mei 2020 09:45

Rumah Ibadah Kembali Dibuka

TANJUNG SELOR – Dua bulan terakhir, warga tidak dapat melakukan…

Kamis, 28 Mei 2020 18:34

Mendagri: Pilkada Serentak Dimajukan

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian memastikan pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers