MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 05 April 2020 13:51
21 Ribu Kartu Prakerja Disiapkan, Ini yang Disasar
ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN - Korban PHK akibat pandemi Covid-19 akan diperhatikan pemerintah. Di Kaltara rencananya korban PHK akan menerima kartu prakerja. Sehingga tanggungan biaya makan per bulan, akan diberikan oleh pemerintah.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker Tarakan Hanto Bismoko mengatakan sejumlah hotel di Tarakan terpaksa merumahkan sejumlah karyawannya sebagai dampak Covid-19.

Tak hanya PHRI, namun cold storage seperti sementara tidak beroperasi lantaran jumlah permintaan dari luar negeri yang tidak sebanyak dulu. Akan tetapi, perusahaan agen penyalur dan produksi triplek masih berjalan.

“Jadi imbas terbesarnya ini ada di bidang perhotelan. Makanya kami terus berkomunikasi, agar jika ada dampak dari corona ini dapat disampaikan dan dilaporkan,” jelasnya.

Setiap perusahaan wajib melaporkan apabila ada kendala dikarenakan penyebaran Covid-19. Mereka yang di-PHK tetap akan ditanggung pemerintah. “Kalau dulu namanya kartu prakerja untuk mencari kerja, ini akan dialihkan untuk pekerja-pekerja yang terdampak pada Covid-19 ini,” katanya.

Meski begitu, untuk kisaran yang akan diberikan dari kartu prakerja ini masih belum diketahui pihaknya. Prakerja itu akan menyentuh 21 ribu orang. “Tapi itu data dari provinsi, makanya kami terus berkomunikasi agar data itu segera dikirimkan kepada kami kalau ada,” ujarnya.

Jika karyawan yang dirumahkan, maka tidak akan mendapat pesangon dari perusahaan. Sebab akan dipanggil kembali jika kondisi telah stabil. Lain halnya kepada karyawan yang di-PHK maka wajib mendapatkan pesangon.

“Pemerintah sudah ada solusi melalui kartu prakerja yang akan diberikan per bulan. Tapi yang dapat itu dikarenakan PHK dari virus corona ya, bukan yang lain,” pungkasnya.

Seperti diungkap Presiden Joko Widodo, Kamis (2/4), kartu prakerja dinaikkan dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun untuk 5,6 juta pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil. Penerima manfaat kartu prakerja akan mendapat insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu dengan biaya pelatihan Rp 1 juta. (puu/jnr/shy/raw/lim)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…

Jumat, 29 Mei 2020 09:53

Bekantan 3 Tahun Dievakuasi dari Rumah Warga

EVAKUASI seekor bekantan (nasalis larvatus) berusia tiga tahun dari rumah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:50

Urus Kambing, Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers