MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 01 April 2020 13:53
Harga Cabai Rp 90 Ribu Sekilo
PANGAN: Harga cabai di pasaran mencapai Rp 90 ribu per kilogram, kemarin (31/3). FOTO: IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Di tengah kegelisahan akan pandemi Covid-19, sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Salah satu sembako yang mengalami kenaikan harga yakni cabai.

kepala Seksi pengawasan Distribusi dan Harga Barang Pokok pada Disdagkop-UKM Tarakan Eko hamdiansyah, S.H, M.H, menjelaskan bahwa rencananya April akan dilakukan monitoring stok barang pokok. Terutama yang mengalami kenaikan yang signifikan dan sudah melampui harga eceran tertinggi (HET), serta penyebab naiknya harga.

“Cabai lokal, Rp 100 ribu sampai 120 ribu per kilonya, tetapi saat ini sudah mulai turun yaitu Rp 85.000 sampai Rp 90 ribu. Cabai dari luar harganya sekitar Rp 70 ribu sampai dengan Rp 80 ribu. Kalau yang luar dipengaruhi oleh transportasi angkut,” jelasnya.

Sedangkan untuk jenis kebutuhan pokok seperti bawang putih harganya Rp 45 ribu per kilonya dan bawang merah hargannya Rp 40 ribu.

Disdagkop-UKM Tarakan tetap melakukan pemantauan di lapangan dalam hal kenaikan sembako.

Selasa (31/3) Disdagkop-UKM juga membagikan selebaran surat edaran kepada seluruh pelaku usaha berupa sembako. Dalam surat tersebut berisi beberapa poin, salah satunya adalah tidak melakukan penutupan kegiatan usaha. Sehingga bisa menghindari keresahan masyarakat dan panic buying.

Sumirno, salah satu pedagang cabai menjelaskan harga cabai lokal tinggi karena kurangnya stok.

“Saat ini memang kondisi cabai yang bisa dikatakan berkurang, sedangkan untuk cabai kampung biasanya jumlahnya yang sedikit sehingga harganya pun ikut melonjak. Kalau cabai kampung di Tarakan sendiri memang tidak mencukupi karena banyaknya peminat, di samping masih segar dan juga lebih besar,” ujarnya.

 

STOK ELPIJI AMAN

Isu kelangkaan elpiji menimbulkan kecemasan masyarakat pengguna.

Mursinah, seorang warga RT 15 Kelurahan Karang Harapan mengungkapkan jika seminggu terakhir dirinya kesulitan mendapat elpiji 3 kilogram. Menurutnya, jika hal ini tidak diperhatikan pemerintah, maka hal tersebut akan menimbulkan banyak protes dari masyarakat.

“Sudah 1 minggu ini tidak ada. Kalau mahal masih mending, barangnya ada ini barangnya pun juga tidak ada. Kemungkinan ini ada yang menimbun lagi, kalau pemerintah tidak cepat memperhatikan, ini bisa memancing keluhan warga,” ujarnya, kemarin (31/3).

Saat Radar Tarakan mencoba melakukan pemantauan ke salah satu agen elpiji di Kota Tarakan, hal itu tampak berbeda dari kondisi di lapangan. Bagaimana tidak, pasalnya stok elpiji di agen tersebut cukup melimpah.

PT Mitra Andalan melalui salah satu tenaga administrasinya Afrinda Iriana menjelaskan jika sejauh ini stok elpiji 3 kilogram cukup lancar. Sehingga ia mengaku belum mendengar adanya keluhan masyarakat terkait isu kelangkaan tersebut.

“Memang 2 hari kapal tidak ada, cuma sejauh ini pasokan elpiji cukup lancar dan kami baru saja melakukan suplai. Setiap minggu pasti datang minimal 1 minggu 3 kali datang. Biasanya distribusinya dalam satu bulan bisa sampai 3.400 tabung. Tapi tidak mesti setiap bulan segitu bisa lebih, bisa kurang. Tapi tidak pernah di bawah 3.000,” tukasnya.

Pendistribusian cukup lancar dan pihak agen masih melakukan penjualan sesuai harga yang ditentukan. Lanjutnya, sejauh ini pihaknya tidak mengetahui secara pasti banyaknya pangkalan yang melakukan permainan. Meski demikian, jika hal tersebut terbukti, maka pihak agen bisa saja melakukan pemutusan hubungan usaha kepada pangkalan tersebut.

“Kami tidak tahu kalau pangkalannya kadang menjual harga di atas HET, tapi kami juga selalu mengingatkan pangkalan agar tidak menjual di atas HET. Kalau menjual kami bisa memberikan peringatan. Kalau sampai berulang-ulang itu bisa diputuskan suplainya,” ucapnya.

Kepala Disdagkop-UKM Tarakan Untung Prayitno membantah adanya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Menurutnya, sejauh ini stok elpiji di Kota Tarakan masih cukup aman. “Saya malah baru dengar kalau ada kelangkaan, sejauh ini dari pengamatan kami cukup normal pendistribusiannya. Kami belum bisa memastikan apakah ada oknum yang melakukan penimbunan atau tidak,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan adanya pangkalan nakal yang sengaja melakukan penimbunan untuk mencari keuntungan pribadi. Selain itu, ia belum dapat memastikan apakah bulan ini pihaknya dapat melakukan sidak atau tidak.

“Kalau memang ada terbukti menimbun, bisa dilaporkan ke bidang perlindungan konsumen. Cukup membawa bukti dokumentasi foto atau video agar kami dapat bisa memprosesnya,” pungkasnya. (agg/*/zac/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:11

DUH..!! Tenaga Kesehatan di Tarakan Terkonfirmasi Covid-19

KABAR menyedihkan kembali disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan.…

Sabtu, 06 Juni 2020 09:18

Perkantoran Sudah, Menyusul Pelonggaran Toko dan Pasar

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya merilis tahapan pelonggaran…

Jumat, 05 Juni 2020 14:49

Tiga Terdakwa Sabu 2 Kg Divonis 18 Tahun Penjara

  TARAKAN – Tiga terdakwa perkara sabu 2 kg yaitu…

Jumat, 05 Juni 2020 13:35

BREAKING NEWS! Seorang Nakes Positif Covid 19

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan kembali menyampaikan kabar terkait…

Jumat, 05 Juni 2020 13:30

Tenggelam, Ditemukan dengan Cara Dijaring

TARAKAN – Salah seorang warga Pantai Amal, Tarakan Timur pada…

Jumat, 05 Juni 2020 13:26

Tak Diperkenankan Imam/Khotib di Luar Lingkungan

TARAKAN - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tarakan memastikan seluruh…

Jumat, 05 Juni 2020 13:24

Penyesuaian Tarif Menunggu Usulan

 TARAKAN - Belum ada angka pasti penyesuain tarif yang akan…

Jumat, 05 Juni 2020 13:21

Biaya Mahal, Dilema Pengusaha

 SEBAGIAN pengusaha di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan menyambut baik…

Jumat, 05 Juni 2020 11:59

Polri Siap Kawal New Normal, Kapolda : Masyarakat Harus Bisa Disiplin

TARAKAN- Kapolda Kaltara Irjen Pol Indrajit kembali menegaskan TNI-Polri siap…

Jumat, 05 Juni 2020 11:57

Transportasi Laut Dibuka 8 Juni, Wali Kota Maunya Kurangi Penumpukan di Pelabuhan

TARAKAN- Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengharapkan, semua masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers