MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 01 April 2020 13:19
Puluhan Mahasiswa di Samarinda Dipulangkan

Harus Lewati Masa Karantina 14 Hari

DIPULANGKAN: Persiapan kepulangan mahasiswa untuk penempatan masa karantina selama 14 hari ke depan. FOTO: RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Seluruh mahasiswa yang saat ini kuliah di Samarinda, akan dipulangkan oleh Pemerintah Tana Tidung. Ini salah satu bentuk pencegahan kepada mahasiswa agar terhindar dari virus corona atau Covid-19.

Mahasiswa yang sedang menempuh jenjang pendidikan tinggi di Samrinda saat ini sedang dalam penjemputan. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah memperketat warganya agar jangan sampai ada yang terjangkit.

Dikatakan Bupati H.Undunsyah, selama wabah Covid-19, pemulangan mahasiswa dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya penularan.

“Mereka ini kami pulangkan agar tidak ada warga KTT yang terkena dampak Covid- 19," kata H.Undunsyah, kepada Radar Tarakan, Selasa (31/3).

Dijelaskannya, kepulangan mahasiswa langsung dijemput menggunakan bus sejak Senin (30/3) lalu. Dalam perjalanan ke Kabupaten Tana Tidung, Pemkab KTT juga telah melengkapi dengan mengikutsertakan dokter dan beberapa tim medis, untuk pemeriksaan selama dalam perjalanan.

"Saya juga perintahkan dokter dan tim medis ikut dalam penjemputan. Ditakutkan ada apa-apa nantinya. Setelah sampai di KTT, mereka langsung dikarantina,” jelas Bupati.

Untuk lokasi karantina, dipusatkan di Sekolah Terpadu di Kecamtan Sesayap Hilir. Pihaknya telah menyiapkan 20 kamar kosong dan 28 kamar lengkap dengan isinya. Dinas Pendidikan saat ini sudah mempersiapkan lokasi tempat karantina para mahasiswa nantinya. Untuk jumlah mahasiswa yang akan dipulangkan pihaknya belum bisa menyebutkan angka pasti. Namun berdasarkan data, diperkirakan  ada puluhan mahasiswa. Diperkirakan pula rombongan yang dipulangkan bisa tiba di Tana Tidung pada Kamis (2/4) besok.

" Sudah siap tinggal menunggu kedatangan mereka saja. Karantina ini dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus. Merka akan menjalani karantina selama 14 hari lamanya," sebut Bupati.

Ditambahkannya, selama masa karantina, pemerintah akan memfasilitasi mulai dari tempat tinggal hingga makan dan minum. Nantinya, akan ada dokter dan tim medis yang akan stay di lokasi untuk selalu memantau perkembangan para mahasiswa.

“Jika nanti setelah 14 hari dan mereka dinyatakan aman, maka akan dipulangkan ke rumah masing- masing," jelas bupati.

 

Bupati mengharapkan orang tua mahasiswa untuk bisa tenang dan ikut aturan. Mengingat kondisi saat ini dalam keadaan berperang melawan virus yang tidak terlihat.

“Ini untuk memberikan rasa aman kepada kelurga dan juga pada orang banyak. Langkah ini diambil guna memastikan mereka aman dari Covid-19. Setelah masa karantina mereka akan kita kembalikan ke rumah masing-masing," harap Bupati.

Salah satu orang tua mahasiswa, Erni (47) mengakui anaknya akan ikut dalam rombongan pemulangan mahasiswa dari Samarinda. Dirinya berlapang dada mendukung peraturan pemerintah.

"Saya pribadi ikut saja. Ini juga kan upaya pemerintah dalam pencegahan virus yang saat ini sedang kita hadapi. Saya tidak ada masalah untuk karantina lagian kan lokasi karantina masih di wilayah KTT jadi saya tidak khawatir," kata Erni.

Ia berharap, agar anak dan mahasiswa lainnya aman dari Covid-19. "Jujur saya khawatir juga, tapi ini lebih baik jika mereka dikarantina kan mereka bisa dipantau oleh dokter jadi insya Allah aman aja," pungkasnya. (rko/zia)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:52

PDP Warga Tanjung Palas Berusia 15 Tahun Meninggal

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan dr. Heriyadi Suranta membenarkan…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:51

Syukurlah..!! 5 Pasien Klaster Gowa di Bulungan Sembuh Covid-19

TANJUNG SELOR- Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menerima…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:37

Polres Siapkan Personel Jelang Pilkada

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan pesta demokrasi berlangsung pada 9…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:36

Tahap II, Data Penerima BST Berubah

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil evaluasi penyaluran bantuan sosial tunai…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:34

Temukan Jemaah dengan Suhu Tubuh di Atas Normal

TANJUNG SELOR – Hari pertama pelaksanaan salat Jumat berjemaah di…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:32

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar

TANJUNG SELOR - Satu kendaraan roda empat (R4) terbakar di…

Jumat, 05 Juni 2020 14:51

Kayu Tanpa Dokumen Diamankan

TANJUNG SELOR – Setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulungan…

Jumat, 05 Juni 2020 14:24

Tak Sesuai Protap, Rumah Ibadah Bisa Ditutup

TANJUNG SELOR – Kerinduan umat beragama untuk dapat kembali melaksanakan…

Jumat, 05 Juni 2020 14:21

DAK Rp 400 Juta ‘Jalan di Tempat’

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM…

Jumat, 05 Juni 2020 14:19

Hari Ini, 50 Persen ASN Wajib Ngantor

TANJUNG SELOR - Penerapan sistem work from home (WFH) atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers