MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 29 Maret 2020 12:14
Jangan Tersinggung, Pasien Positif Covid-19 Diminta Jujur Ceritakan Perjalanan
RSUD Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN- Direktur Utama RSUD Tarakan dr. Muhammad Hasbi Hasyim mengatakan bahwa pasien positif awalnya enggan membeberkan perjalanannya. Sehingga penanganan terhadap pasien yang seharusnya berada di ruang isolasi tidak dilakukan.

 “Kalau itu betul (pasien mengaburkan perjalanannya), makanya kami letakkan di ruang biasa. Apalagi dia (pasien) tidak menceritakan soal riwayat perjalanannya,” ucapnya.  “Bukan menjawab, malah agak tersinggung. Ini yang akan kami bahas besok di rilis pers,” pungkasnya.

DUA TUNGGU HASIL LAB

Satu pasien lain yang dinyatakan positif, laki-laki berusia 30 tahun berinisial S di Kabupaten Bulungan. Saat ini pasien S sedang diisolasi di RSD dr. H Seomarno Sosroatmodjo. Diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan tiba di Kaltara pada Sabtu (7/3), kemudian mendapatkan perawatan pada Jumat (20/3). Kondisi kedua pasien saat ini sudah membaik dan petugas menjalankan perawatan yang sesuai untuk Covid-19.

“Hasil sampel darah, dahak, usap tenggorokan dan usap faring hidung paling belakang dinyatakan terkontaminasi virus positif Covid-19. Dua pasein ini saat tiba belum merasakan sakit lantaran masa inkubasi memang cukup lama,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kaltara Covid-19, Agust Suwandy, Jumat (27/3).

Ia membenarkan jika M tidak menyampaikan dirinya datang dari Jakarta saat ditanya petugas medis. Sehingga, sempat dirawat pada salah satu ruang di RSUD Tarakan. Isolasi baru dilakukan setelah kondisinya tak membaik. Saat dilakukan pengambilan sampel, M baru mengakui perjalanannya dari Jakarta.

 “Dan kondisi tidak membaik, sehingga diisolasi dan diambil sampel dan baru menyampaikan ada perjalanan ke Jakarta,” ucapnya.

Dijelaskan, pendataan dilakukan untuk PDP sejak Februari hingga Maret. Setiap hari di Kaltara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara menghimpun data dinkes kabupaten/kota. Tercatat hingga 26 Maret tadi malam untuk ODP sebanyak 199 orang tersebar di lima kabupaten/kota (lihat grafis).

Diketahui, ada 15 sampel terdiri dari 13 orang PDP, dua dokter yang inisiatif untuk diperiksa lantaran ada kontak langsung dan memiliki riwayat bepergian. 10 sampel sudah diperiksa dua sampel masih menunggu hasil, kemudian dua sampel dari Tarakan dan sampel PDP asal Malinau yang berada di RS Tanjung Selor.

 “Penting sekali memang jika ada PDP dibuka informasi agar bisa menarik kesimpulan diagnosa,” harapnya. Saat ini Gugus Tugas sudah berusaha untuk mengumpulkan data. Tetapi banyak yang tidak terkaver, mengingat masyarakat atau ASN yang melakukan perjalanan luar daerah enggan melapor.

Bagi orang yang sudah kontak dengan pasien, dilakukan pendataan dengan prosedur lebih ditingkatkan lagi, baik di Dinkes Bulungan dan Tarakan kembali menelusuri kontak. Kontak risiko rendah dan tinggi. Untuk tinggi seperti satu rumah, dan teman seperjalanan. Kemudian kontak risiko rendah seperti teman kantor yang pertemuannya hanya sebentar.

 “Lumayan banyak datanya satu orang positif bisa sampai 20 orang yang kontak langsung. Pertama yang kami lalukan dengan rapid test untuk kontak tinggi. Jika positif kami langsung isolasi dan ikuti tes lab,” bebernya.

Misalnya tenaga medis di Tarakan sebanyak 500 orang, dan Bulungan sebanyak 200 orang. “Jika ada yang mengarah dilanjutkan dengan tes lab. Saat ini kewaspadaan semua lini ditingkatkan. Semua Gugus Tugas membicarakan untuk penanganan upaya kewaspadaan. Langkah ini untuk menghindari penyebaran lebih luas,” tegasnya.

Gugus Tugas terus melanjutkan pengambilan sampel hingga memfasilitasi pengiriman sampel. Mudah-mudahan tidak terhalangi untuk proses pengiriman, lantaran sejumlah maskapai melakukan pembatalan penerbangan. “Untuk Jakarta masih ada penerbangan yang transit sedangkan yang cancel penerbangan langsung,” tambahnya.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:11

DUH..!! Tenaga Kesehatan di Tarakan Terkonfirmasi Covid-19

KABAR menyedihkan kembali disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan.…

Jumat, 05 Juni 2020 14:49

Tiga Terdakwa Sabu 2 Kg Divonis 18 Tahun Penjara

  TARAKAN – Tiga terdakwa perkara sabu 2 kg yaitu…

Jumat, 05 Juni 2020 13:35

BREAKING NEWS! Seorang Nakes Positif Covid 19

TARAKAN - Gugus Tugas Covid-19 Tarakan kembali menyampaikan kabar terkait…

Jumat, 05 Juni 2020 13:30

Tenggelam, Ditemukan dengan Cara Dijaring

TARAKAN – Salah seorang warga Pantai Amal, Tarakan Timur pada…

Jumat, 05 Juni 2020 13:26

Tak Diperkenankan Imam/Khotib di Luar Lingkungan

TARAKAN - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tarakan memastikan seluruh…

Jumat, 05 Juni 2020 13:24

Penyesuaian Tarif Menunggu Usulan

 TARAKAN - Belum ada angka pasti penyesuain tarif yang akan…

Jumat, 05 Juni 2020 13:21

Biaya Mahal, Dilema Pengusaha

 SEBAGIAN pengusaha di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan menyambut baik…

Jumat, 05 Juni 2020 11:59

Polri Siap Kawal New Normal, Kapolda : Masyarakat Harus Bisa Disiplin

TARAKAN- Kapolda Kaltara Irjen Pol Indrajit kembali menegaskan TNI-Polri siap…

Jumat, 05 Juni 2020 11:57

Transportasi Laut Dibuka 8 Juni, Wali Kota Maunya Kurangi Penumpukan di Pelabuhan

TARAKAN- Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengharapkan, semua masyarakat…

Jumat, 05 Juni 2020 11:54

Biaya PCR Lebih Mahal dari Tiket Pesawat, Pengusaha Mengeluh

SEBAGIAN pengusaha di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Tarakan menyambut baik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers