MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 24 Maret 2020 11:45
Malaysia Lockdown, Komoditas Perikanan Kaltara Langsung Anjlok
HARGA STABIL: Meski ekspor hasil perikanan ke Tawau, Malaysia terhenti karena diberlakukannya lockdown di Malaysia, harga jual ikan masih terbilang stabil. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Semenjak pemerintah Malaysia memutuskan me-lockdown negaranya, komoditas unggulan perikanan Nunukan mati suri. Nilai ekspor anjlok, pembeli dari Malaysia minim, beruntung hasil laut masih bisa dijual ke masyarakat Nunukan.

Untungnya lagi, harga jual ikan di pasaran masih stabil. Selain menjual ikan hasil perikanan Nunukan, nelayan juga menjual ikan asal Sulawesi. Namun, nelayan tidak bisa memastikan harga normal akan bertahan lama.

Kepala Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik, Iswandi Rahman mengatakan, memang pasca Malaysia lockdown, nilai ekspor komoditas perikanan asal Nunukan menurun drastis. “Bagaimana tidak, para pembeli tidak ada lagi mau membeli, semuanya tutup. Akhirnya nelayan juga ikut istirahat, ini juga terjadi di Tarakan dan sekitar Kaltara,” ujar Iswandi.

Dikatakan Iswandi, nilai ekspor komoditas perikanan Nunukan seperti ikan bawal hitam, ikan bawal putih, ikan kakap merah, udang, kepiting yang biasa diekspor ke Malaysia, nilainya bisa mencapai angka Rp 15 miliar dalam sepekannya. Saat ini, dalam sepekan nilai ekspornya hanya mencapai Rp 5 miliar saja.

“Itu data terakhir sebelum lockdown, sekarang sudah tidak ada aktivitas ekspor lagi,” tambah Iswandi.

Terhentinya aktivitas ekspor itu pun langsung disampaikn ke Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebab, ada sejumlah langkah yang dijadikan acuan SKPT Sebatik selama kasus Covid-19 masih terjadi.

Seperti menyediakan alat pelindung diri (APD) di setiap pelabuhan berupa baju pelindung diri, masker, sarung tangan, hand sanitizer dan penyemprotan antiseptik. Kemudian, pembatasan jam kerja bagi petugas di pelabuhan khususnya di pelayanan publik dan pembatasan orang keluar masuk di pelabuhan yang tentunya ada regulasi aturan berkaitan dengan beban kerja dan absensi.

Selanjutnya memberikan bantuan kepada nelayan kecil yang tidak bisa melaut, disebabkan hasil tangkapan tak bisa dipasarkan khususnya di wilayah Sebatik. Serta memberikan bantuan kepada nelayan yang terindikasi virus tersebut.

“Ya, jadi demikian, yang paling utama memang harus memberikan jaminan kepada nelayan untuk hasil tangkapannya dapat dibeli oleh ICS yang dikelola oleh pemerintah,” beber Iswandi.

Di tempat berbeda, Jepri, seorang nelayan ikan di Pasar Tradisional Jamaker mengatakan, semenjak Malaysia lockdown, penjual ikan memang sempat dibuat susah karena terbiasanya impor ikan dari Tawau, Malaysia. Opsi lain selain Malaysia yakni dari Tarakan. Sementara di Tarakan juga diakui Jepri, nelayan kesulitan mendapatkan ikan selain melaut sendiri.  “Kami kebetulan dari Sulawesi datangkan ikan,” ujar Jepri.

Meski mendatangkan ikan dari Sulawesi, pihaknya tidak menjual ikan dengan harga mahal melainkan masih dengan harga normal. Meski begitu, harga normal tidak dipastikannya bisa bertahan karena kebutuhan ikan didatangkan dari Sulawesi.

“Kalau naik itu karena ongkos kita juga lebih, tapi saat ini masih normal saja, jadi aman saja. Ya semoga lockdown tidak diperpanjanglah,” harap Jepri. (raw/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 12:35

Belum Siapkan Pemakaman Khusus untuk Pasien yang Meninggal karena Corona

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan…

Jumat, 03 April 2020 12:32

Polisi Bongkar Penjualan APD dengan Harga Tak Wajar

TANJUNG SELOR – Ada saja yang dilakukan PT DMS, penyedia…

Jumat, 03 April 2020 12:31

Gubernur Usulkan Fasilitas Karantina Dilengkapi

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Jumat, 03 April 2020 12:30

Kondisi Ekonomi di Semeriot Direspons Dinsos

TANJUNG SELOR – Jika sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Jumat, 03 April 2020 12:11

Tetap Gelar Salat Jumat di Masjid

TANJUNG SELOR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bulungan belum mengeluarkan…

Jumat, 03 April 2020 11:48

Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, H. Sudjati menegaskan, saat ini…

Kamis, 02 April 2020 14:15

Ketersediaan Bahan Pokok Terus Dipantau

TANJUNG SELOR – Harga komoditas pangan di Kaltara pada Maret…

Kamis, 02 April 2020 14:14

Sekolah Filial Jadi Solusi

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan di pedalaman Kalimantan, tepatnya yang…

Kamis, 02 April 2020 14:01

Mesti Ada Wabah Corona, Petani Tetap Turun ke Sawah, tapi Jaga Jarak Aman

Pandemi Corona Virus Disease–2019 (Covid – 19) yang menyerang di…

Rabu, 01 April 2020 13:26

Ayo Bersatu Lawan Covid-19!

TANJUNG SELOR – Puluhan kendaraan dan ratusan personel gabungan dikerahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers