MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 24 Maret 2020 11:36
Stok Terbatas, Bulog Usulkan Penambahan Gula 500 Ton

Stabilisasi Harga, Segera Gelar Pasar Murah

KOMODITAS PANGAN: Ketersediaan pasokan pangan di Bulog GDT Jelarai dipastikan masih aman dan hanya gula yang saat ini sedang mengalami kekosongan. FOTO: PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Untuk memenuhi ketersediaan gula di Kalimantan Utara (Kaltara), Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan mengajukan penambahan gula sebanyak 500 ton ke Perum Bulog.

Kepala Cabang Bulog Tarakan, Suharsana menyampaikan, kelangkaan stok gula tidak hanya terjadi di Kaltara, karena secara nasional memang kosong. “Kami sudah berkoordinasi dan bersurat kepada Bulog pusat untuk mengajukan penambahan gula,” ungkap Suharsana kepada Radar Kaltara saat ditemui di Bulog GDT Jelarai.

Diperkirakan, gula akan masuk ke Kaltara pada April 2020 mendatang. Nantinya, 500 ton gula itu akan disebar ke beberapa wilayah Cabang Bulog Tarakan yakni Kabupaten Tana Tidung (KTT), Bulungan, Malinau, Nunukan, Berau dan Kota Tarakan. “Selain gula, informasi yang saya terima tepung terigu juga akan masuk sebanyak 10.400 ton,” bebernya.

Sejauh ini hanya komoditas gula saja yang tidak aman. Komoditas lainnya seperti daging, minyak goreng dan beras tidak ada masalah. Adapun komoditas yang disediakan di Bulog adalah beras premium, beras medium, minyak goreng, tepung terigu, daging dan telur. “Nah, telur kalau memang ada yang membutuhkan kami siap untuk mendatangkan sesuai referensi pasar,” ujarnya.

Menyoal apakah nantinya Bulog akan melakukan pasar murah ketika gula datang, Suharsana membenarkannya. Itu sudah pasti akan dilakukan, karena Bulog sebagai stabilisator bukan seperti pedagang yang mencari keuntungan. Untuk ketersediaan stok komoditas lainnya tidak perlu dikhawatirkan, karena stok mencukupi dan aman.

“Sampai kapan pun selama Bulog masih berdiri stok aman, kenapa seperti itu? Karena saya selalu berupaya dalam rangka untuk ketersediaan stok saya selalu mendatangkan dengan pola bergulir,” bebernya.

Jadi Bulog tidak akan menyetok banyak. Karena pihaknya tidak ingin masyarakat menerima komoditas yang tidak segar. “Saya mau menyetok gabah tidak mungkin, karena kami tidak memiliki fasilitas. Tetapi kalau pengadaan kami akan selalu menyediakan” ungkapnya.

Bulog, sambung Suharsana, memiliki dua metode, pertama public service obligation (PSO). Nah, PSO itu punya pemerintah, jadi Bulog akan mendapatkan beras medium. Selain itu Bulog juga mendapatkan beras komersial yang harganya bisa di atas tetapi tidak melebihi ketetapan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. “Terkait beras, kami dilindungi dengan regulasi Kemendag,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog GDT Jelarai, Surwarno menambahkan, ketersediaan komoditas beras yang ada di gudang masih aman karena masih tersedia sekitar 350 ton. Jumlah itu terdiri dari dari 50 ton beras jenis premium dan 300 ton beras medium.

“Kalau gula memang secara nasional, jadi kami juga tidak ada stok. Tapi kalau komoditas lain seperti minyak makan, daging masih aman,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Bulungan, Hj. Murtina memastikan untuk stok sejauh ini masih aman. Bahkan berdasarkan hasil sidak yang dilakukan beberapa waktu yang lalu keterediaan stok bahan pokok masih aman.

“Gula memang agak susah sekarang ini, kalaupun ada harganya mahal bisa mencapai Rp 18.500 per kilogram,” ujarnya.

Menyikapi hal itu pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan pasar murah. “Kami sudah berkoordinasi, informasinya bulan depan gula sudah masuk,” bebernya. (*/jai/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 12:35

Belum Siapkan Pemakaman Khusus untuk Pasien yang Meninggal karena Corona

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan…

Jumat, 03 April 2020 12:32

Polisi Bongkar Penjualan APD dengan Harga Tak Wajar

TANJUNG SELOR – Ada saja yang dilakukan PT DMS, penyedia…

Jumat, 03 April 2020 12:31

Gubernur Usulkan Fasilitas Karantina Dilengkapi

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Jumat, 03 April 2020 12:30

Kondisi Ekonomi di Semeriot Direspons Dinsos

TANJUNG SELOR – Jika sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Jumat, 03 April 2020 12:11

Tetap Gelar Salat Jumat di Masjid

TANJUNG SELOR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bulungan belum mengeluarkan…

Jumat, 03 April 2020 11:48

Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, H. Sudjati menegaskan, saat ini…

Kamis, 02 April 2020 14:15

Ketersediaan Bahan Pokok Terus Dipantau

TANJUNG SELOR – Harga komoditas pangan di Kaltara pada Maret…

Kamis, 02 April 2020 14:14

Sekolah Filial Jadi Solusi

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan di pedalaman Kalimantan, tepatnya yang…

Kamis, 02 April 2020 14:01

Mesti Ada Wabah Corona, Petani Tetap Turun ke Sawah, tapi Jaga Jarak Aman

Pandemi Corona Virus Disease–2019 (Covid – 19) yang menyerang di…

Rabu, 01 April 2020 13:26

Ayo Bersatu Lawan Covid-19!

TANJUNG SELOR – Puluhan kendaraan dan ratusan personel gabungan dikerahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers