MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Maret 2020 11:05
Malaysia Lockdown, Kaltara Juga Kena Imbasnya
Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memeriksa penumpang di Jalan Tun Mustapha, Labuan. (BERNAMA)

PROKAL.CO, TARAKAN- Pemberlakukan sistem lockdown di Negeri Jiran juga berdampak terhadap perekonomian di Kaltara. Kaltara tidak dapat melakukan pengiriman barang ke Tawau seperti hasil perikanan dan kerajinan tangan lainnya untuk sementara waktu.

Kepada Radar Tarakan, salah satu masyarakat Tawau, Hamzah (36) mengatakan bahwa berdasarkan data yang dirinya peroleh pada 17 Maret 2020, tercatat penyebaran virus corona positif di Tawau mencapai angka 16 orang. Jumlah tersebut cukup mengkhawatirkan pemerintah Malaysia, hingga mengeluarkan berbagai kebijakan penanganan.

Berdasarkan Perutusan Khas YAB Perdana Menteri terkait Covid-19, Pemerintah Malaysia mengimbau kepada masyarakatnya agar tidak melakukan perkumpulan seperti pelaksanaan ritual keagamaan, sosial dan budaya. Sebab itu, dalam hal ini masyarakat Malaysia diwajibkan untuk melakukan kegiatan di rumah.

“Untuk memperkuat larangan ini, semua rumah ibadah  dan premis perniagaan ditutup, kecuali pasar raya, pasar awam, kedai runcit dan serba aneka yang menjual barang keperluan harian,” ungkap Hamzah.

Pemerintah Malaysia juga mengeluarkan aturan tentang kewajiban bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan siap dikarantina selama 14 hari setelah berkunjung dari luar negeri. Pemerintah Malaysia juga memberi batasan terhadap pengunjung dari luar Malaysia.

Dalam hal pendidikan, pemerintah Malaysia juga melakukan penutupan terhadap seluruh sekolah seperti taman kanak-kanak, sekolah kerajaan dan swasta, termasuk sekolah harian, sekolah asrama penuh, sekolah antarbangsa, pusat tahfiz, dan institusi latihan kemahiran serta perguruan tinggi awam dan swasta.

“Kira-kira begitu aturannya. Alhasil semua rumah ibadah di sini ditutup. Disekat semua pelancong dari luar negara termasuk Indonesia. Semua acara dibatalkan. Pergerakan masyarakat pun dikawal,” katanya.

Sehari sebelum diberlakukannya sistem lockdown di Tawau, Hamzah mengatakan bahwa sejumlah supermarket yang menjual berbagai kebutuhan harian masyarakat mendadak dipenuhi pengunjung untuk memenuhi kebutuhan selama 14 hari di rumah.

"Hitungannya mulai 18 sampai 31 Maret 2020 ini,” jelasnya.

Hampir sama dengan keadaan Indonesia, masyarakat yang berada di Tawau pun saat ini tidak memiliki ketersediaan masker dan hand sanitizer. Sehingga hanya dapat berada di dalam rumah untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Semua cuti (libur). Govermment (pemerintah) cuti, kecuali police (polisi), tentera (tentara) dan rumah sakit,” tuturnya. Beruntung, Tawau masih aman, sebab pihaknya masih mendapatkan sejumlah pangan seperti beras dan bahan pangan lainnya untuk dikonsumsi selama 14 hari ke depan. “Masih aman. Belum ada yang meninggal. Malaysia ini baru dua yang meninggal, di Johor dan Sarawak,” pungkasnya. (raw/rtr)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 13:30

236 Narapidana Lapas Dibebaskan

TARAKAN – Upaya preventif penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di dalam…

Jumat, 03 April 2020 13:28

Kembali Dapat Tambahan 114 Batang Sabun Lagi

TARAKAN – Pembagian sabun cair olahan yang dilakukan oleh Komando…

Jumat, 03 April 2020 13:23

8 Hotel Memilih Tutup Sementara

TARAKAN - Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) bukan hanya menghambat jalannya…

Jumat, 03 April 2020 12:26

Berawal dari Obat Empiris, Jadi Penangkal Hama dan Covid-19

Merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia, membuat masyarakat meramu sendiri…

Jumat, 03 April 2020 11:59

Iwan Pimpin PDAM Andalkan Ilmu Bisnis

Akhirnya Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, melantikan 5 direktur…

Jumat, 03 April 2020 11:57

2.992 Liter Sabun Cair Terdistribusi

TARAKAN - Setelah menerima sabun batang dari ditributor, Kodim 0907…

Jumat, 03 April 2020 11:55

Empat Eks Ijtima Gowa Positif

PASIEN positif Covid-19 di Kaltara bertambah 4 orang menjadi 6…

Rabu, 01 April 2020 14:09

KJRI: Perbatasan Sebatik Bocor

TARAKAN – Di tengah upaya menekan penyebaran virus Covid-19, di…

Rabu, 01 April 2020 13:59

Petambak Ditemukan Mengapung

TARAKAN - Sempat dilaporkan menghilang pada Senin (30/3) sekitar pukul…

Rabu, 01 April 2020 13:57

Puluhan Ribu Disinfektan Disemprotkan

Seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan. Hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers