MANAGED BY:
SENIN
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 17 Maret 2020 12:58
Mengaku Dianiaya, Kabid Trantib Lapor ke Polisi

Minta Klarifikasi, RA Bantah Lakukan Pemukulan

LAPORKAN: Kabid Trantib Satpol Kaltara, Aspian Noor saat memperlihatkan laporan yang dilakukannya ke Polres Bulungan atas tindakan yang dialami.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berinisial RA (42) dilaporkan ke Polres Bulungan. Penyebabnya, RA melakukan kekerasan ke Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara, Aspian Noor.

Kejadian yang menimpa Aspian Noor terjadi pada Kamis (12/3) lalu. Sekira pukul 09.00 WITA, ia sedang memimpin rapat di ruang kerjanya membahas persiapan pelaksanaan hari ulang tahun (HUT) Satpol PP. Ketika rapat sedang berlangsung, RA menyambangi Markas Satpol PP Kaltara yang berlokasi di Jalan Haji Maskur, Kelurahan Tanjung Selor Hilir.

Kemudian, RA meminta petugas piket untuk dipertemukan dengan Sekretaris Satpol PP Kaltara. Salah satu petugas piket mendampingi menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP yang berada di lantai dua. Bukannya menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP, RA malah masuk ke ruang kerja Kabid Trantib Satpol PP.

Melihat Aspian Noor sedang duduk di balik meja kerjanya, RA langsung menghujami dengan bogem dan mendarat di lengan sebelah kanan. Korban terjatuh, kemudian yang mengakibatkan kepalanya terbentur di tembok.

“Saya sedang memimpin rapat pelaksanaan HUT Satpol PP karena ada perubahan. Tiba-tiba datang dia (RA, Red) berdua masuk ke ruangan tanpa permisi. Kemudian, mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan memukul sampai saya jatuh dan kepala terbentur di tembok,” ucap Aspian Noor mengingat kejadian itu.

Usai diserang dengan bogem, Aspian Noor meminta RA untuk duduk dan diberikan penjelasan hingga tiga kali. Bukannya duduk, RA malah mengangkat kursi yang akan dilemparkan ke Aspian Noor. “Tiga kali saya minta duduk, RA tadi tidak mau. Jadi saya suruh keluar dari pada ribut, karena masih ribut. Dia malah mengangkat kursi dan mau melempar, tapi ditahan sama anggota,” kisahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 19 Oktober 2020 15:56

BPBD Identifikasi Daerah Rawan Bencana

TANJUNG SELOR – Curah hujan di wilayah Kaltara, khususnya Kabupaten…

Sabtu, 17 Oktober 2020 10:45

Masih Muncul Klaster Keluarga, OTG Kerap Tak Terdeteksi

SEPEKAN terakhir ini, tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan…

Kamis, 15 Oktober 2020 16:10

SOA Penumpang di Kaltara Sudah 'Telan' Duit Sebesar Rp 217 M

TANJUNG SELOR - Sejak tahun 2015, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan…

Kamis, 15 Oktober 2020 16:09

Di Bulungan, Terjadi Lonjakan Kasus Corona di September

TANJUNG SELOR – Ruang karantina bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19…

Kamis, 15 Oktober 2020 16:08

Pasien Wajib Dapat Dukungan Sosial

TANJUNG SELOR – Menjadi seorang yang ditetapkan sebagai pasien Covid-19,…

Kamis, 15 Oktober 2020 16:07

PARAHNYA ORANG-ORANG INI...!! Fasilitas Taman Kerap Dirusak

TANJUNG SELOR – Mencegah kembali terjadinya aksi oknum tak bertanggung…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:54

Pelaku Perjalanan dari Zona Merah Prioritas di-Swab

TANJUNG SELOR - Kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:53

Aktivitas Penambang Pasir di Jalur Speedboat Dinilai Berisiko

TANJUNG SELOR – Meski sebelumnya sudah diberikan peringatan, namun penambang…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:51

Buruh Tolak Klaster Tenaga Kerja di Omnibus Law

TANJUNG SELOR - Aksi protes terkait Undang-undang (UU) Omnibus Law…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:43

Bertambah 13 Kasus, Bulungan Terbanyak

KEMARIN (13/10), kembali terjadi penambahan 13 kasus konfirmasi positif Covid-19…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers