MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 17 Maret 2020 12:58
Mengaku Dianiaya, Kabid Trantib Lapor ke Polisi

Minta Klarifikasi, RA Bantah Lakukan Pemukulan

LAPORKAN: Kabid Trantib Satpol Kaltara, Aspian Noor saat memperlihatkan laporan yang dilakukannya ke Polres Bulungan atas tindakan yang dialami.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berinisial RA (42) dilaporkan ke Polres Bulungan. Penyebabnya, RA melakukan kekerasan ke Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara, Aspian Noor.

Kejadian yang menimpa Aspian Noor terjadi pada Kamis (12/3) lalu. Sekira pukul 09.00 WITA, ia sedang memimpin rapat di ruang kerjanya membahas persiapan pelaksanaan hari ulang tahun (HUT) Satpol PP. Ketika rapat sedang berlangsung, RA menyambangi Markas Satpol PP Kaltara yang berlokasi di Jalan Haji Maskur, Kelurahan Tanjung Selor Hilir.

Kemudian, RA meminta petugas piket untuk dipertemukan dengan Sekretaris Satpol PP Kaltara. Salah satu petugas piket mendampingi menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP yang berada di lantai dua. Bukannya menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP, RA malah masuk ke ruang kerja Kabid Trantib Satpol PP.

Melihat Aspian Noor sedang duduk di balik meja kerjanya, RA langsung menghujami dengan bogem dan mendarat di lengan sebelah kanan. Korban terjatuh, kemudian yang mengakibatkan kepalanya terbentur di tembok.

“Saya sedang memimpin rapat pelaksanaan HUT Satpol PP karena ada perubahan. Tiba-tiba datang dia (RA, Red) berdua masuk ke ruangan tanpa permisi. Kemudian, mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan memukul sampai saya jatuh dan kepala terbentur di tembok,” ucap Aspian Noor mengingat kejadian itu.

Usai diserang dengan bogem, Aspian Noor meminta RA untuk duduk dan diberikan penjelasan hingga tiga kali. Bukannya duduk, RA malah mengangkat kursi yang akan dilemparkan ke Aspian Noor. “Tiga kali saya minta duduk, RA tadi tidak mau. Jadi saya suruh keluar dari pada ribut, karena masih ribut. Dia malah mengangkat kursi dan mau melempar, tapi ditahan sama anggota,” kisahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers