MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 17 Maret 2020 12:58
Mengaku Dianiaya, Kabid Trantib Lapor ke Polisi

Minta Klarifikasi, RA Bantah Lakukan Pemukulan

LAPORKAN: Kabid Trantib Satpol Kaltara, Aspian Noor saat memperlihatkan laporan yang dilakukannya ke Polres Bulungan atas tindakan yang dialami.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berinisial RA (42) dilaporkan ke Polres Bulungan. Penyebabnya, RA melakukan kekerasan ke Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara, Aspian Noor.

Kejadian yang menimpa Aspian Noor terjadi pada Kamis (12/3) lalu. Sekira pukul 09.00 WITA, ia sedang memimpin rapat di ruang kerjanya membahas persiapan pelaksanaan hari ulang tahun (HUT) Satpol PP. Ketika rapat sedang berlangsung, RA menyambangi Markas Satpol PP Kaltara yang berlokasi di Jalan Haji Maskur, Kelurahan Tanjung Selor Hilir.

Kemudian, RA meminta petugas piket untuk dipertemukan dengan Sekretaris Satpol PP Kaltara. Salah satu petugas piket mendampingi menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP yang berada di lantai dua. Bukannya menuju ruang kerja Sekretaris Satpol PP, RA malah masuk ke ruang kerja Kabid Trantib Satpol PP.

Melihat Aspian Noor sedang duduk di balik meja kerjanya, RA langsung menghujami dengan bogem dan mendarat di lengan sebelah kanan. Korban terjatuh, kemudian yang mengakibatkan kepalanya terbentur di tembok.

“Saya sedang memimpin rapat pelaksanaan HUT Satpol PP karena ada perubahan. Tiba-tiba datang dia (RA, Red) berdua masuk ke ruangan tanpa permisi. Kemudian, mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan memukul sampai saya jatuh dan kepala terbentur di tembok,” ucap Aspian Noor mengingat kejadian itu.

Usai diserang dengan bogem, Aspian Noor meminta RA untuk duduk dan diberikan penjelasan hingga tiga kali. Bukannya duduk, RA malah mengangkat kursi yang akan dilemparkan ke Aspian Noor. “Tiga kali saya minta duduk, RA tadi tidak mau. Jadi saya suruh keluar dari pada ribut, karena masih ribut. Dia malah mengangkat kursi dan mau melempar, tapi ditahan sama anggota,” kisahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 Juni 2021 12:14

KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Wajib Diganti

TANJUNG SELOR – Meski tidak melakukan investigasi kecelakaan speedboat SB…

Senin, 21 Juni 2021 12:14

Sektor Peternakan Kambing Boer Dikembangkan

TANJUNG SELOR – Sektor peternakan, salah satunya kambing boer ke…

Senin, 21 Juni 2021 12:13

Targetkan Juara di Tingkat Nasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang…

Senin, 21 Juni 2021 12:12

MKJ ‘Kejar’ PI 10 Persen di WK Nunukan

TANJUNG SELOR – PT. Migas Kaltara Jaya (MKJ) saat ini…

Senin, 21 Juni 2021 12:11

Ikut Andil Langsung dalam Capaian IKPA Terbaik

AipdaHadi Kuswanto merupakan personel di Polres Bulungan Kasi Keuangan yang…

Senin, 21 Juni 2021 12:04

Kaltara Tembus 12.665 Kasus Covid-19

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:52

Bentuk Satgas PMI Awasi Jalur Ilegal

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara akan bakal membentuk satuan tugas…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:51

Percepat Vaksinasi Targetkan 2.025 Orang

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara kembali mendapatkan alokasi vaksin  sebanyak…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:50

PPKM Diperpanjang, Daerah Menyesuaikan

TANJUNG SELOR – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:49

Ungkap Kasus Mara I hingga Andil Membangun Lapangan Tembak

Bertugas di wilayah Polsek Tanjung Palas Barat,Aipda Ali Mustofa diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers