MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 11 Maret 2020 11:59
Gara-Gara Ini, Imigrasi Awasi Ratusan Wisman

KKP Wajibkan Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

DALAM PENGAWASAN: Sejumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Nunukan, diwajibkan melalui jalur pemeriksaan dokumen dan kesehatan di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Akan menghadiri salah satu acara besar di Nunukan, ratusan wisatawan mancanegara (wisman) dari 3 negara yakni Malaysia, Brunei Darusalam dan Filipina bakal dapat pengawasan dari Imigrasi Kelas II Nunukan. Tak pengawasan keimigrasian, pengawasan kesehatan juga akan dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan.

Itu ditegaskan Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas II Nunukan, Sigit Jatmiko kepada media ini ketika dikonfirmasi terkait pengawasan sejumlah wisman tersebut. Dari hasil rapat koordinasi dengan panitia pelaksana kegiatan, pihaknya menegaskan tidak mengizinkan wisman yang berstatus peserta dalam kegiatan tersebut, jika melalui jalur tidak resmi.

“Semuanya harus melewati jalur resmi, siapa pun orangnya, mau melalui jalur manapun, terlebih dahulu harus ke pelabuhan. Karena pemeriksaan dokumen keimigrasian dan sebagainya, semua dilakukan di pelabuhan,” ujar Sigit ketika diwawancarai, Senin (9/3).

Informasi yang Sigit terima, setidaknya akan ada 350 sampai 400 peserta wisman yang akan datang ke Nunukan. Semua dokumen harus diperiksa pihaknya. Selasa (10/3), para wsiman direncanakan sudah berangkat ke Nunukan.

“Nanti kita minta infokan nama-nama pesertanya untuk keperluan pengawasan. Data itu nanti juga pasti akan dibutuhkan pihak terkait lainnya. Itu akan membantu kami tentunya,” beber Sigit.

Terpisah, Koordinator KKP Tarakan Wilker Nunukan, dr. Bahrullah mengatakan, pihaknya juga menegaskan seluruh wisman, terlebih dahulu wajib melalui pintu masuk Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan. “Ya, walaupun nantinya mereka (wisman, Red) masuk dari wilayah manapun, tetap harus melalui pelabuhan dahulu, karena semua instansi pemeriksaan ada di sana, termasuk alat pemeriksaan kita juga ada di sana,” kata dr. Bahrullah

Di pelabuhan nantinya, wisman akan melalui seluruhnya pemeriksaan dari semua instansi terkait. Sebab, semua akan dipusatkan di pelabuhan. Pihaknya sendiri, tetap akan memeriksa wisman yang datang sesuai standar pengawasan pihaknya.

Di pelabuhan, memang KKP Tarakan Wilker Nunukan punya alat thermal scaner untuk bisa mendeteksi suhu badan penumpang kedatangan internasional. Selanjutnya jika yang datang adalah peserta wisman, KKP Tarakan Wilker Nunukan akan memberikan kartu kawaspadaan.

“Setelah diperiksa, meski yang bersangkutan tidak demam, saat pelaksanaan kegiatan, tetap akan kita pantau di lapangan, karena kita sudah bekerja sama dengan Dinkes Nunukan khususnya yang bertugas di tempat kegiatan,” tambah dr. Bahrullah.

Jika nantinya ditemukan yang demam atau terindikasi mengarah ke gejala corona, KKP Tarakan Wilker Nunukan akan melakukan tindakan sesuai dengan tata cara pelaksaaan pengawasan virus tersebut.

“Ya, jadi kalau sudah untuk hal seperti itu, itu sudah tidak ada tolerasi, kalau memang diduga sudah ada indikasi, maka akan kita perlakukan sesuai SOP kita untuk pelaksanaan pengawasan virusnya tersebut,” pungkas dr. Bahrullah.

Diketahui, sejumlah wisman tersebut rencananya akan menghadiri peresmian rumah adat bernama Baloy Adat Tidung Nunukon bersamaan dengan Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu pada Rabu (11/3) hingga Minggu (15/3) mendatang.

Selain tamu dari 3 negara tersebut, tentunya juga ada warga masyarakat tidung dari kepulauan seribu Jakarta yang merupakan keturuna Raja Pandita asal kerajan Tidung Penembahan Malinau, yang diasingkan kolonial Belanda pada tahun 1700-an lalu. Tak hanya itu, masyarakat tidung dari sejumlah Kaltara juga akan datang ke kegiatan tersebut. (raw/eza)


BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

  NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers