MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 09 Maret 2020 10:09
Pemkot Berharap Gedung Ini Dihibahkan
MASIH DIGUNAKAN: Status Gedung DPRD Tarakan dan lahannya dimiliki oleh dua pihak, Pemkot Tarakan dan Pemprov Kaltara.

“Tapi, kami disuruh kosongkan. Nanti belakangan dilihat lagi. Kami punya planning(rencana), tapi itu butuh waktu. Memang rencana kami nanti Kantor Wali Kota dan DPRD serta OPD (organisasi perangkat daerah) menjadi satu. Sehingga koordinasi menjadi gampang, termasuk rumah dinas. Tapi ini butuh waktu dan uang. Sementara perencanaan sudah ada. Hanya dalam waktu singkat itu kami diminta mengosongkan, yah di situ masalahnya,” jelasnya.

Di luar persoalan aset Gedung DPRD Tarakan, Pemkot Tarakan juga tengah menginventarisir sejumlah aset lainnya. Hal itu merujuk pada arahan dan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Catatan BPK, beberapa aset dipakai oleh pihak lain dan tidak didukung dengan dokumen pinjam pakai. Pihaknya juga membahas soal aset yang secara dokumen ditemukan belum lengkap termasuk sertifikasi dan lainnya. Pun dengan aset pihak lain yang digunakan Pemkot tanpa dilengkapi dokumen pinjam pakai. “Itu yang paling utama dibahas. Ini hasil rekomendasi BPK,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tarakan Yulius Dinandus turut menanggapi kejelasan status Gedung DPRD Tarakan. Ia mengatakan bangunan diwariskan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) ke Pemprov Kaltara. Hanya sebagian besar gedung di lokasi tersebut merupakan milik Pemkot Tarakan.

“Kalau dilihat historinya gedung DPRD itu kantor Kecamatan Tarakan dari Kabupaten Bulungan. Setelah itu menjadi Kantor Penghubung Kaltim. Terus ada pemekaran terbentuklah, Kota Madya Tarakan dialihkan menjadi Kantor DPRD Tarakan. Kemudian tahun 2018, ada penyerahan aset dari Kaltim ke Kaltara. Setelah itu, beberapa kali kami meminta Pemprov melepaskan asetnya itu,” terang Yulius, kemarin (8/3).

Menurut Yulius, tugas-tugas DPRD bersifat prioritas dan harus berjalan secara kontinyu. Sehingga gedung DPRD sangat diharapkan perannya dalam menunjang tugas-tugas untuk kepentingan masyarakat Tarakan tersebut.
“Yang jelas kami agak bingung sekarang urgensinya apa dan digunakan untuk apa (penggunaan oleh Pemprov). Kalau dari pemberitaan katanya untuk kantor pemerintahan dan untuk masyarakat Tarakan juga. Berarti ada hal yang lebih urgen dari kegiatan DPRD Tarakan di situ,” tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers