MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 04 Maret 2020 11:41
Buruh dan Mahasiswa Tolah RUU Omnibus Law
PERTEGASKAN : Wakil Ketua DPRD Tarakan Yulius Dinandus menpertegas penolakan DPRD Tarakan terhadap RUU Omnibus Law, kemarin (3/3).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Sejumlah buruh dan mahasiswa pada Selasa (3/3) sekira pukul 09.00 WITA melakukan aksi penolakan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan. Mereka menolak UU Omnibus Law yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

Dalam aksi tersebut, sejumlah mahasiswa menuntut kepada DPRD Tarakan untuk turut menyatakan penolakan terhadap RUU tersebut.

"Kami meminta supaya bagaimana supaya kami dibuatkan surat tebusan yang dikirim ke DPR-RI untuk menyatakan penolakan. DPRD menyetujui keinginan kami. Kalau kita lihat RUU Omnibus Law ini kan bisa dikatakan undang-undang sapu jagat, UU yang banyak sekali aturan yang tidak berpihak kepada buruh atau masyarakat kecil. Kenapa kami menolak secara menyeluruh, karena ini merupakan UU satu kesatuan yang kalau  masuk dalam pembahasan proleknas prioritas DPR, tentunya akan dibahas secara keseluruhan tidak ada dari bagian perbagian," ujar Dedi Syarkani, korlap aksi, kemarin (3/3).

RUU tersebut merupakan perancangan RUU yang bermasalah. Mengingat sejauh ini RUU tersebut terus mendapat penolakan dari buruh dan mahasiswa.

“Undang-undang ini ugal-ugalan, dalam pembentukannya undang-undang ini belum siap. Alasan yang selalu disampaikan pasti salah ketik. Dengan RUU ini apakah salah ketik dan rancang juga. Undang-undang sebelumnya saja, masih jauh dari harapan. Saat ini pemerintah lagi-lagi melakukan hal yang mengecewakan justru lebih parah dari sebelumnya," ucapnya.

Diketahui, beberapa poin penting dalam Omnibus Law yang menjadi perhatian ialah RUU Omnibus Law tidak memperkenankan adanya cuti hamil, cuti haid (bagi perempuan), dan pemberian waktu untuk ibadah.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:11

Pemakaman Covid-19 Akan Ditata

TARAKAN - Luas pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang mencapai 40…

Rabu, 20 Januari 2021 13:09

Pembukaan PPPK Harus Diseriusi

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menegaskan bahwa kuota…

Rabu, 20 Januari 2021 13:04

DPO Narkoba, Demokrat Pecat R

TARAKAN – Kasus pengiriman narkoba dari Malaysia yang ditengarai atas…

Rabu, 20 Januari 2021 13:03

Usulkan Vaksinasi Mandiri Karyawan

TARAKAN – Para pengusaha meyakini vaksinasi Covid-19 yang tengah berjalan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:49

PPPK Dibuka, Bakal Ada yang ‘Didepak’

TARAKAN - Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di…

Selasa, 19 Januari 2021 13:43

Pelaku Usaha Harus Kreatif

TARAKAN - Pandemi Covid-19 yang masih ada di 2021 ini,…

Selasa, 19 Januari 2021 13:42

Kadin ‘Jemput’ Dana PEN ke Kaltara

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyeriusi dana pemulihan…

Senin, 18 Januari 2021 11:15

Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Kaltara, Cakupan Rendah, Bermasalah di Sistem

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy menyampaikan, pelaksanaan…

Senin, 18 Januari 2021 11:12

Vaksin Merah Putih Harus Lalui 3 Tahap

TAK hanya vaksin Sinovac, Moderna dan Pfizer, namun Indonesia berhasil…

Senin, 18 Januari 2021 11:10

Kaltara Dapat 40 Paket Proyek, Senilai Rp 700,14 Miliar

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers