MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:17
Keberangkatan 618 Calon Jemaah Umrah asal Kaltara Tertunda
Muhammad Aslam Kepala Seksi Perjalanan Haji dan Umroh Kemenag Kota Tarakan.

"Kami sudah mendapatkan maklumat dari Kerajaan Arab Saudi yang tersebar, tapi sampai saat ini kami belum mendapatkan instruksi resmi dari Kemenag RI. Sampai saat ini kami juga menunggu surat perintah resmi itu, karena sesuai prosedur birokrasi kita harus menaati instruksi pusat," tukasnya.

Menurutnya keputusan tersebut merupakan hal yang wajar sebagai langkah antisipasi. Hanya, tentunya kebijakan tersebut harus melihat situasi dan jeli melihat kondisi dan keamanan dari sebuah hal yang dikhawatirkan. Sejauh ini belum ditemukan ada laporan warga negara Indonesia yang terjangkit virus corona di dalam negeri. Kecuali yang berada di luar negeri.

"Isi maklumat itu pertama adanya instruksi untuk menyetop sementara warga negara non-Arab untuk masuk ke negara Arab Saudi untuk tujuan umrah dan ziarah dan menyetop visa dengan tujuan tersebut. Kedua, peringatan masuk ke negara Arab Saudi dengan visa turis yang ditemukan adanya laporan corona seperti China, Suriah, Indonesia dan Irak. Ketiga peringatan menggunakan layanan udara dengan bepergian dari atau tujuan ke Arab Saudi. Adapun khusus warga negara Arab Saudi, mereka yang bermukim di luar negara Arab Saudi maka diminta untuk segera kembali ke Arab Saudi. Itu poin-poin penting yang kami tangkap," tukasnya.

Selain itu, ia juga meyakini jika sebagian besar pengusaha jasa perjalanan telah mengetahui hal tersebut. Meski demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tidak terburu-buru dalam menduga-duga. Karena menurutnya, bisa saja maklumat tersebut dalam beberapa hari mengalami perubahan.

 "Sebenarnya sebagian besar jemaah di Indonesia sudah tahu dengan tersebarnya maklumat ini, tapi karena masih menunggu intruksi kami harapkan jemaah tetap bersabar. Mungkin saja minggu depan kerajaan Arab Saudi mengubah pengumuman dengan pengecualian bagi WNI karena masih aman dari virus corona. Kita kan belum tahu perkembangannya," tukasnya.

Calon jemaah Tarakan berjumlah 618 orang dan jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak di Kaltara. Mengenai jadwal keberangkatan, ia menjelaskan seharusnya di bulan Maret mendatang sebagian calon jemaah sudah dijadwalkan berangkat.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers