MANAGED BY:
SELASA
03 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:17
Keberangkatan 618 Calon Jemaah Umrah asal Kaltara Tertunda
Muhammad Aslam Kepala Seksi Perjalanan Haji dan Umroh Kemenag Kota Tarakan.

Kendati begitu, dia menegaskan bahwa pemerintah juga akan terus mengusahakan agar kebijakan itu bisa dicabut. Mengingat, tak ada kasus positif Covid-2019 di Indonesia. ”Kita akan langsung membicarakan dengan Pemerintah Arab Saudi. Tapi juga mohon dipahami itu mutlak hak Pemerintah Arab Saudi,” ujarnya.

Sehingga, jika seandainya usaha tersebut tidak langsung membuahkan hasil, masyarakat diharapkan tidak berfikir pemerintah kurang sungguh-sungguh.  ”Atau Pemerintah Arab Saudi dianggap keras, misalnya, bukan,” sambungnya.

Karena menurut hematnya, keputusan ini juga sebetulnya tidak hanya untuk kepentingan Arab Saudi saja. Ada kepentingan jemaah yang akan menjalankan ibadah umrah juga dalam keputusan tersebut. Sebab nantinya, mereka akan berkumpul dan bercampur dengan warga negara dari luar. ”Jadi saya kira, kalau saya diminta bagaimana pandangan saya, itu sangat bijak keputusan Pemerintah Arab Saudi,” ungkap Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut.

Selain itu, perlu dipahami jika bukan hanya Indonesia saja. Ada beberapa negara yang dilarang sementara untuk beribadah umrah ke tanah suci. Meski, sayangnya belum ada kepastikan sampai kapan larangan tersebut bakal diterapkan.

Disinggung soal jemaah yang sudah memiliki visa dan tiket penerbangan, Muhadjir turut prihatin karena untuk sementara harus ditangguhkan perjalanan ibadahnya. Dia memohon pada masyarakat yang terpaksa harus ditunda keberangkatannya untuk bersabar. ”Karena umrah itu kan ibadah, ibadah kan harus ikhlas, kalau memaksakan diri kan ndak baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Muhadjir mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar jemaah yang sedang melakukan ibadah tetap bisa melakukan ibadahnya. "Kedua agar yang sudah terlanjur (terbang) atau akan mendarat supaya diijinkan untuk melakukan ibadah," tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 02 Agustus 2021 18:21

Aspirasi Belum Terealisasi, KNTI Rencana Surati DPRD

TARAKAN - Rawannya laka laut yang menimpa nelayan membuat Kesatuan…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:49

DPRD Berharap Kerja sama Masyarakat

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Tarakan membuat…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:44

Polisi Akan Lakukan Rekonstruksi Ulang

TARAKAN - Pihak kepolisian terus mendalami penyidikan perkara perampokan dan…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:43

Sikapi PPKM, Kapolres: Anggota Harus Humanis

TARAKAN - Polres Tarakan menggelar Operasi Aman Nusa II. Operasi…

Jumat, 30 Juli 2021 15:32

Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

TARAKAN - Tertangkapnya R, pelaku perampokan minimarket Nu Store sekaligus…

Jumat, 30 Juli 2021 15:31

KPUC Bantu 120 Kubik Oksigen Setiap Hari

TARAKAN - Kelangkaan tabung oksigen di Kaltara membuat sejumlah rumah…

Jumat, 30 Juli 2021 15:30

Usai Merampok, Lari ke Pertambakan

TARAKAN - Tiga hari menjadi buronan pihak kepolisian, pelaku pembunuhan…

Jumat, 30 Juli 2021 12:53

Dampingi Presiden Salurkan BPUM, Dirut BRI Ungkap Strategi Optimalkan Penyaluran BPUM 2021

Jakarta – BRI tidak hanya berperan sebagai salah satu penggerak…

Kamis, 29 Juli 2021 23:18

RS di Tarakan Terima Bantuan Tabung Oksigen dari KPUC

TARAKAN - Kelangkaan tabung oksigen di Kaltara membuat sejumlah rumah…

Kamis, 29 Juli 2021 15:10

Sampai Tidak Sanggup Baca Berita, Pihak Keluarga Berharap Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

TARAKAN - Tertangkapnya pelaku perampokan minimarket Nu Store sekaligus pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers