MANAGED BY:
SELASA
03 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:17
Keberangkatan 618 Calon Jemaah Umrah asal Kaltara Tertunda
Muhammad Aslam Kepala Seksi Perjalanan Haji dan Umroh Kemenag Kota Tarakan.

“Kami mengimbau supaya calon jemaah umrah dapat tetap tenang,” katanya. Para jemaah diminta untuk memahami kondisi yang terjadi saat ini di luar otoritas pemerintah Indonesia. Arfi menuturkan dalam waktu dekat akan bertemu dengan asosiasi PPIU untuk mencari solusi dampak penghentian sementara penerbangan umrah itu.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi kemarin menyurati Presiden Joko Widodo. Dalam isi surat itu, mereka meminta Presiden untuk ikut mencari solusi atas penghentian perjalanan umrah itu. Sebab bakal berdampak pada mitra perjalanan umram. Mulai dari maskapai, hotel, penyedia katering, layanan handling, dan lainnya.

“Dalam melindungi hak jemaah umrah Indonesia, Sapuhi berkoordinasi dengan Kedutaan Arab Saudi di Jakarta,” tuturnya. Tujuannya untuk meminta bantuan perpanjangan masa berlaku visa umrah jemaah yang batal berangkat akibat penutupan akses itu.

Syam menuturkan sampai kemarin tidak ada jemaah yang sudah mendaftar dan melunasi biaya umrah meminta refund. Dia meminta jemaah untuk tetap tenang sampai menunggu perkembangan resmi dari otoritas Arab Saudi. Syam mengatakan seluruh travel di bawah bendera Sapuhi sudah komitmen untuk mulai menyusun skenario pengaturan jadwal ulang. Meskipun sampai sekarang belum ada kabar kapan keputusan penghentian penerbangan berjalan hingga kapan.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Joko Asmoro meminta calon jemaah umrah tidak melakukan pembatalan. Sebaliknya jemaah cukup melakukan penjadwalan ulang dengan waktu yang disesuaikan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy menuturkan, bakal menghormati keputusan pihak Arab Saudi soal pelarangan sementara penerbangan masuk ke Saudi tersebut. Sebab hal itu merupakan hak sepenuhnya dari Pemerintah Arab Saudi untuk menentukan kebijakan tersebut.


BACA JUGA

Senin, 02 Agustus 2021 18:21

Aspirasi Belum Terealisasi, KNTI Rencana Surati DPRD

TARAKAN - Rawannya laka laut yang menimpa nelayan membuat Kesatuan…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:49

DPRD Berharap Kerja sama Masyarakat

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Tarakan membuat…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:44

Polisi Akan Lakukan Rekonstruksi Ulang

TARAKAN - Pihak kepolisian terus mendalami penyidikan perkara perampokan dan…

Sabtu, 31 Juli 2021 09:43

Sikapi PPKM, Kapolres: Anggota Harus Humanis

TARAKAN - Polres Tarakan menggelar Operasi Aman Nusa II. Operasi…

Jumat, 30 Juli 2021 15:32

Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

TARAKAN - Tertangkapnya R, pelaku perampokan minimarket Nu Store sekaligus…

Jumat, 30 Juli 2021 15:31

KPUC Bantu 120 Kubik Oksigen Setiap Hari

TARAKAN - Kelangkaan tabung oksigen di Kaltara membuat sejumlah rumah…

Jumat, 30 Juli 2021 15:30

Usai Merampok, Lari ke Pertambakan

TARAKAN - Tiga hari menjadi buronan pihak kepolisian, pelaku pembunuhan…

Jumat, 30 Juli 2021 12:53

Dampingi Presiden Salurkan BPUM, Dirut BRI Ungkap Strategi Optimalkan Penyaluran BPUM 2021

Jakarta – BRI tidak hanya berperan sebagai salah satu penggerak…

Kamis, 29 Juli 2021 23:18

RS di Tarakan Terima Bantuan Tabung Oksigen dari KPUC

TARAKAN - Kelangkaan tabung oksigen di Kaltara membuat sejumlah rumah…

Kamis, 29 Juli 2021 15:10

Sampai Tidak Sanggup Baca Berita, Pihak Keluarga Berharap Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

TARAKAN - Tertangkapnya pelaku perampokan minimarket Nu Store sekaligus pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers