MANAGED BY:
KAMIS
19 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:04
Pembangunan Infrastruktur Jalan Menuju Pelabuhan Feri Harus Dikawal

Terkait Jalan Menuju Pelabuhan Feri Ancam

DIASPAL: Jalan menuju pelabuhan feri ini akan ditingkatkan menjadi pengaspalan. Masyarakat meminta kepastikan akan pengawasannya.

TANJUNG SELOR – Masyarakat secara terbuka meminta adanya pengawasan terhadap segala pembangunan infrastruktur di provinsi termuda di Indonesia ini. Dengan harapan nantinya buah dari pembangunan infrastruktur itu ke depannya dapat dengan benar dirasakan manfaatnya.

Salah satu pengawasan yang perlu diberikan yaitu peningkatan infrastruktur jalan akses pintu gerbang utama Pelabuhan Kapal Feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Seperti diketahui sebelumnya, di tahun ini Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ‘melirik’ untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

Yakni melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara telah dikucurkan anggaran sekitar Rp 19,5 miliar guna peningkatan infrastruktur tersebut. Rinciannya, diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 16,5 miliar dan Anggaran Pendapatan Be1lanja Daerah (APBD) Rp 3 miliar.

Djaya, salah seorang warga di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara mengungkapkan, dengan adanya pengawasan yang diberikan dari OPD terkait, diharapkan nantinya laju pembangunan infrastruktur itu dapat terkontrol dengan baik. Sehingga dari pengerjaan pembangunan yang ada membuahkan hasil yang berkualitas sebagaimana harapan masyarakat secara umum.

“Pengawasan memang menjadi hal penting. Utamanya pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang erat kaitanya dengan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara, Rabu (26/2) lalu.

Lanjutnya, sejauh ini memang diakui jalan menuju pelabuhan feri itu terus berprogres. Hal itu dapat dilihat bahwa dari lebar badan jalan 8 meter menjadi 25 meter menandakan adanya sebuah keseriusan pemerintah dalam membenahi infrastruktur yang ada.

“Tentunya, kami sangat bersyukur. Hanya, memang sebagaimana progres yang ada. Maka, pengawasan pun diharapkan tetap diberikan guna lancarnya pelaksanaan peningkatan jalan tersebut,’’ ujarnya.

“Apalagi, berdasarkan informasi yang ada bahwa di tahun ini sudah masuk dalam tahap pengaspalan. Sehingga ini memang perlu untuk diawasi lebih jauh guna memastikan dengan benar kualitas dari pengerjaan pengaspalannya,” sambungnya.

Senada dikatakan warga lainnya, Rahmad, yaitu pengawasan terhadap infrastruktur jalan itu dianggap memang penting. Mengingat, jalan yang ada itu merupakan akses mobilisasi tranportasi barang dan manusia sendiri. Oleh karenanya, perlu pembangunan yang berkualitas agar nantinya dapat bertahan jauh lebih lama. “Mudah-mudahan dalam progres pembangunan lanjutan ini dapat diawasi. Sehingga semua dapat terkontrol dengan baik,” ungkapnya.

Sementara, sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR-Perkim Kaltara, H. Sunardi menyebutkan bahwa pekerjaan itu ditargetkan pada bulan tiga nanti paling lambat dikerjakan. Mengingat, saat ini proyek pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 4,3 kilometer (km) tengah dalam proses tander pengadaan. “Bulan tiga di pertengahannya nanti pekerjaan itu baru bisa kami ‘eksekusi’. Itu paling lambatnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, mengenai produk apa yang nantinya dihasilkan dari pengerjaan peningkatan infrastruktur jalan itu sendiri, dijelaskan agar keseluruhannya sudah sampai pada tahap pengaspalan. Sehingga masyarakat dapat benar merasakan manfaat jalan sebagaimana mestinya. Bahkan, jalan yang ada itu pun selayaknya di Tanjung Selor, Ibu Kota Kaltara.

“Dalam diri saya pun tak mau capaian itu hanya sekedar wacana. Produknya tahun ini adalah pengaspalan. Ya, agar masyarakat nantinya merasakan akses jalan yang apik,” katanya seraya berkata akses jalan itu merupakan dambaan masyarakat setempat dan pengguna jalan.

Lebih lanjutnya, untuk pengawasan yang bakal dilakukan DPUPR-Perkim, pihaknya mengatakan bahwa hal itu tentunya ada petugas internal dan eksternal yang bakal mengawasinya. Dengan harapan di dalam pengerjaannya nanti akan mendapatkan hasil atau kualitas jalan yang baik. “Pengawasan pada tahap ini kami akui akan jauh lebih ekstra. Karena ini tahap penentuan akhir kualitas jalan itu sendiri. Jangan sampai, dengan anggaran yang digelontorkan begitu banyaknya, pekerjaan justru mengecewakan,” tuturnya.

“Para pengawas di lapangan pun sebelumnya sudah dibekali ilmu pengawasan. Artinya,ini sudah terkonsep secara sistematis guna menghasilkan pekerjaan yang memiliki kualitas. Di samping ini merupakan arahan Pak Gubernur juga,” sambungnya mengakhiri. (omg/fly)


BACA JUGA

Kamis, 19 Mei 2022 11:24

Dua Korban Laka Laut Akhirnya Ditemukan

Tiga hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan dan masyarakat berhasil…

Rabu, 18 Mei 2022 10:22

Kaltara Masih Menunggu Edaran Pelonggaran Masker

Pelonggaran penggunaan masker yang dikemukakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo…

Rabu, 18 Mei 2022 10:21

Jokowi Bolehkan Lepas Masker,Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Kaltara

Perlonggaran penggunaan masker yang dikemukakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo…

Rabu, 18 Mei 2022 10:18

Petinggi BUMD Diperiksa Polda Kaltara Terkait Dana Rp 9 M

– Sebanyak 6 orang pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

Rabu, 18 Mei 2022 10:13

Bulungan WTP untuk Ketiga Kalinya

 Laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2021 kembali meraih opini wajar…

Selasa, 17 Mei 2022 11:32

Pengungkapan Tambang Emas Ilegal di Kaltara Ada Campur Tangan Lembaga Ini

 Oknum polisi berinisial HSB berpangkat brigadir polisi satu (briptu), satu…

Senin, 16 Mei 2022 11:37

Begini Cara Antisipasi Beras Oplosan di Bulungan

 Pemkab Bulungan mendorong petani di Bumi Tenguyun untuk melakukan penanaman…

Senin, 16 Mei 2022 11:37

Kilang LNG di Kaltara Ditarget Operasional Tahun Depan

 Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak potensi alam dengan kasar yang…

Senin, 16 Mei 2022 11:29

Soal Pertambangan di Kaltara, Begini Sikap Gubernur

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H,…

Senin, 16 Mei 2022 10:49

Warga Bunyu Digegerkan Penemuan Mayat Tergantung di Pohon

 Hanya beberapa hari, warga Kabupaten Bulungan kembali digegerkan dengan penemuan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers