MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:04
Pembangunan Infrastruktur Jalan Menuju Pelabuhan Feri Harus Dikawal

Terkait Jalan Menuju Pelabuhan Feri Ancam

DIASPAL: Jalan menuju pelabuhan feri ini akan ditingkatkan menjadi pengaspalan. Masyarakat meminta kepastikan akan pengawasannya.

TANJUNG SELOR – Masyarakat secara terbuka meminta adanya pengawasan terhadap segala pembangunan infrastruktur di provinsi termuda di Indonesia ini. Dengan harapan nantinya buah dari pembangunan infrastruktur itu ke depannya dapat dengan benar dirasakan manfaatnya.

Salah satu pengawasan yang perlu diberikan yaitu peningkatan infrastruktur jalan akses pintu gerbang utama Pelabuhan Kapal Feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Seperti diketahui sebelumnya, di tahun ini Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ‘melirik’ untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

Yakni melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara telah dikucurkan anggaran sekitar Rp 19,5 miliar guna peningkatan infrastruktur tersebut. Rinciannya, diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 16,5 miliar dan Anggaran Pendapatan Be1lanja Daerah (APBD) Rp 3 miliar.

Djaya, salah seorang warga di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara mengungkapkan, dengan adanya pengawasan yang diberikan dari OPD terkait, diharapkan nantinya laju pembangunan infrastruktur itu dapat terkontrol dengan baik. Sehingga dari pengerjaan pembangunan yang ada membuahkan hasil yang berkualitas sebagaimana harapan masyarakat secara umum.

“Pengawasan memang menjadi hal penting. Utamanya pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang erat kaitanya dengan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara, Rabu (26/2) lalu.

Lanjutnya, sejauh ini memang diakui jalan menuju pelabuhan feri itu terus berprogres. Hal itu dapat dilihat bahwa dari lebar badan jalan 8 meter menjadi 25 meter menandakan adanya sebuah keseriusan pemerintah dalam membenahi infrastruktur yang ada.

“Tentunya, kami sangat bersyukur. Hanya, memang sebagaimana progres yang ada. Maka, pengawasan pun diharapkan tetap diberikan guna lancarnya pelaksanaan peningkatan jalan tersebut,’’ ujarnya.

“Apalagi, berdasarkan informasi yang ada bahwa di tahun ini sudah masuk dalam tahap pengaspalan. Sehingga ini memang perlu untuk diawasi lebih jauh guna memastikan dengan benar kualitas dari pengerjaan pengaspalannya,” sambungnya.

Senada dikatakan warga lainnya, Rahmad, yaitu pengawasan terhadap infrastruktur jalan itu dianggap memang penting. Mengingat, jalan yang ada itu merupakan akses mobilisasi tranportasi barang dan manusia sendiri. Oleh karenanya, perlu pembangunan yang berkualitas agar nantinya dapat bertahan jauh lebih lama. “Mudah-mudahan dalam progres pembangunan lanjutan ini dapat diawasi. Sehingga semua dapat terkontrol dengan baik,” ungkapnya.

Sementara, sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR-Perkim Kaltara, H. Sunardi menyebutkan bahwa pekerjaan itu ditargetkan pada bulan tiga nanti paling lambat dikerjakan. Mengingat, saat ini proyek pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 4,3 kilometer (km) tengah dalam proses tander pengadaan. “Bulan tiga di pertengahannya nanti pekerjaan itu baru bisa kami ‘eksekusi’. Itu paling lambatnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, mengenai produk apa yang nantinya dihasilkan dari pengerjaan peningkatan infrastruktur jalan itu sendiri, dijelaskan agar keseluruhannya sudah sampai pada tahap pengaspalan. Sehingga masyarakat dapat benar merasakan manfaat jalan sebagaimana mestinya. Bahkan, jalan yang ada itu pun selayaknya di Tanjung Selor, Ibu Kota Kaltara.

“Dalam diri saya pun tak mau capaian itu hanya sekedar wacana. Produknya tahun ini adalah pengaspalan. Ya, agar masyarakat nantinya merasakan akses jalan yang apik,” katanya seraya berkata akses jalan itu merupakan dambaan masyarakat setempat dan pengguna jalan.

Lebih lanjutnya, untuk pengawasan yang bakal dilakukan DPUPR-Perkim, pihaknya mengatakan bahwa hal itu tentunya ada petugas internal dan eksternal yang bakal mengawasinya. Dengan harapan di dalam pengerjaannya nanti akan mendapatkan hasil atau kualitas jalan yang baik. “Pengawasan pada tahap ini kami akui akan jauh lebih ekstra. Karena ini tahap penentuan akhir kualitas jalan itu sendiri. Jangan sampai, dengan anggaran yang digelontorkan begitu banyaknya, pekerjaan justru mengecewakan,” tuturnya.

“Para pengawas di lapangan pun sebelumnya sudah dibekali ilmu pengawasan. Artinya,ini sudah terkonsep secara sistematis guna menghasilkan pekerjaan yang memiliki kualitas. Di samping ini merupakan arahan Pak Gubernur juga,” sambungnya mengakhiri. (omg/fly)


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 18:42

Sekwan: Sebelum Ada Pelantikan, Norhayati Masih Ketua DPRD Kaltara

TANJUNG SELOR - Pergantian Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara…

Jumat, 03 Desember 2021 07:58

Begini Tanggapan Norhayati Andris Setelah Dicopot Dari Kursi Ketua DPRD Kaltara

Tanjung Selor - Menanggapi kabar terkait surat pencopotan dirinya sebagai…

Jumat, 03 Desember 2021 07:17

Abaikan Tiga Pilar Partai, Ketua DPRD Kaltara Dicopot 

TANJUNG SELOR – Mulai 29 November 2021 Norhayati Andris tidak…

Kamis, 02 Desember 2021 15:13

Banyak Keluhan dari Masyarakat Bulungan, Manajemen RSD Bakal Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengevaluasi manajemen Rumah Sakit…

Kamis, 02 Desember 2021 15:12

ATR/72 Kembali Mendarat di Ibu Kota Kaltara, Tahap Awal Minimal 30 Seat Terisi

TANJUNG SELOR – Setelah sempat setop beroperasi akibat dampak pandemi…

Kamis, 02 Desember 2021 15:10

Hadehhh...!! Amdal Pembangunan KIPI Belum Siap

TANJUNG SELOR – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) menjadi salah…

Kamis, 02 Desember 2021 15:08

IPM Kaltara Naik 0,56 Persen, Masih Lebih Baik di Banding Kalbar

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 02 Desember 2021 15:07

Tunjangan Rendah Badan Permusyawaratan Desa Rendah, Regulasi Akan Diubah

TANJUNG SELOR – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Bulungan belum…

Rabu, 01 Desember 2021 14:21

Masyarakat Umum Disuntik Vaksin Booster

TANJUNG SELOR – Setelah tenaga kesehatan (nakes), kini giliran masyarakat…

Rabu, 01 Desember 2021 14:17

Tarakan Masuk Zero Kasus

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers