MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 Februari 2020 17:04
Pembangunan Infrastruktur Jalan Menuju Pelabuhan Feri Harus Dikawal

Terkait Jalan Menuju Pelabuhan Feri Ancam

DIASPAL: Jalan menuju pelabuhan feri ini akan ditingkatkan menjadi pengaspalan. Masyarakat meminta kepastikan akan pengawasannya.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Masyarakat secara terbuka meminta adanya pengawasan terhadap segala pembangunan infrastruktur di provinsi termuda di Indonesia ini. Dengan harapan nantinya buah dari pembangunan infrastruktur itu ke depannya dapat dengan benar dirasakan manfaatnya.

Salah satu pengawasan yang perlu diberikan yaitu peningkatan infrastruktur jalan akses pintu gerbang utama Pelabuhan Kapal Feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Seperti diketahui sebelumnya, di tahun ini Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali ‘melirik’ untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

Yakni melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara telah dikucurkan anggaran sekitar Rp 19,5 miliar guna peningkatan infrastruktur tersebut. Rinciannya, diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 16,5 miliar dan Anggaran Pendapatan Be1lanja Daerah (APBD) Rp 3 miliar.

Djaya, salah seorang warga di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara mengungkapkan, dengan adanya pengawasan yang diberikan dari OPD terkait, diharapkan nantinya laju pembangunan infrastruktur itu dapat terkontrol dengan baik. Sehingga dari pengerjaan pembangunan yang ada membuahkan hasil yang berkualitas sebagaimana harapan masyarakat secara umum.

“Pengawasan memang menjadi hal penting. Utamanya pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang erat kaitanya dengan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara, Rabu (26/2) lalu.

Lanjutnya, sejauh ini memang diakui jalan menuju pelabuhan feri itu terus berprogres. Hal itu dapat dilihat bahwa dari lebar badan jalan 8 meter menjadi 25 meter menandakan adanya sebuah keseriusan pemerintah dalam membenahi infrastruktur yang ada.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2020 10:55

KLB di Kaltim, Kaltara Waspada H1N1

TANJUNG SELOR - Selain mewaspadai penyebaran virus Covid-19, masyarakat Kaltara…

Rabu, 25 November 2020 10:54

Tingkatkan PAD, 20 Tapping Box Dipasang

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di…

Rabu, 25 November 2020 10:53

Debit Air Hulu Sungai Kayan Naik

TANJUNG SELOR – Debit air Sungai Kayan yang berada di…

Rabu, 25 November 2020 10:52

2021, Kayan II Disuntik Rp 5 M

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui…

Rabu, 25 November 2020 10:50

Perda RTRW Belum Disahkan, Pembangunan KIPI Terhambat

TANJUNG SELOR – Meski telah mendapatkan  persetujuan substansi (persub) oleh…

Selasa, 24 November 2020 15:56

Polres Lakukan Pengamanan Melekat

TANJUNG SELOR - Polres Bulungan mengerahkan sebanyak 377 personel untuk…

Selasa, 24 November 2020 15:55

Terkikis Abrasi, Jalan Utama Nyaris Putus

TANJUNG SELOR – Akses jalan utama menuju Desa Tengkapak, Kecamatan…

Selasa, 24 November 2020 15:54

WASPADA..!! Risiko Tinggi Karena Penumpang Speedboat Tak Lagi Rapid Test

TANJUNG SELOR - Kebijakan untuk tidak lagi memberlakukan syarat wajib…

Selasa, 24 November 2020 15:54

Banjir dan Longsor Ancam Kaltara

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara…

Senin, 23 November 2020 15:57

Kepsek Bersertifikat Masih Minim

TANJUNG SELOR – Dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah (kepsek), Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers