MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Jumat, 21 Februari 2020 09:55
“Temenan dengan Dokter Ahli dan Kolonel-Kolonel TNI”

Kilas Balik Cerita Mahasiswa Eks Observasi Natuna (Bagian-2)

RUTINITAS: Vita memegang kamera untuk berselfie bersama rekannya di fasilitas Lanud Raden Sadjad yang menjadi pusat observasi WNI dari Wuhan, beberapa waktu lalu. Hampir setiap hari, mereka menghibur diri di dekat pesawat yang terparkir di lapangan milik TNI tersebut.

PROKAL.CO,

Mungkin saja banyak yang bertanya-tanya, apa sih kegiatan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok selama diobservasi 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka yang dievakuasi setelah penyebaran virus corona atau Covid-19 itu pun harus menjalani karantina oleh Satgas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna di Lanud Raden Sadjad.

RIKO ADITYA

DI bayangan kita, sudah pasti proses observasi tersebut seperti akan menjalani hari-hari yang penuh dengan kekhawatiran. Atau bahkan menjadi hari yang menyedihkan selama 14 hari. Ternyata proses observasi tidak seseram yang dibayangkan, melainkan menyenangkan, bahkan seperti liburan yang berkesan.

Hal itu diutarakan Zakia Ayu Alvita Abidin Putri, salah satu mahasiswa kedokteran Hubei Polytechnic University, Hubei, Tiongkok, eks WNI yang diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau, yang diwawancarai khusus media ini, Selasa (18/2). Vita, demikian ia disapa, menggambatkan observasi itu seperti liburan di kapal pesiar.

“Dukanya mungkin di awal-awal saja, sukanya banyak banget,” ujar Vita, kemarin.

Vita mengaku di hari pertama dan kedua belum mampu beradaptasi. Bahkan dirinya merasa waktu terasa lama berlalu. Di pikirannya hanya ingin cepat pulang. “Lama kelamaan saya akhirya merasa nyaman, karena bisa punya teman lebih banyak dari seluruh Indonesia. Satu aja sih susahnya saat observasi itu, jaringan handphone lemot banget, jadi biasa kalau teleponan di WeChat atau WhatsApp, selalu terputus,” tambah Vita.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:11

WRSNG Alat Deteksi Gempa Bumi dan Tsunami

Warning Receiver Syistem New Generation (WRSNG) menjadi sebuah alat dengan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:02

Berbekal Ilmu Pelatihan Bertahan di Tengah Pandemi

Bertahan di tengah pandemi coronavirus disease 2019 alias Covid-19, menjadi…

Senin, 19 Oktober 2020 14:04

Kini dari Swaran ke Kota Hanya 15 Menit

Tentara manunggal membangun desa (TMMD) di Tarakan, dampaknya mulai dirasakan…

Rabu, 14 Oktober 2020 10:31

Kekurangan Bukan Halangan Dalam Mengembangkan Minat dan Bakat

Komunitas Difabel Tarakan sangat terbantu dengan adanya Rumah Batik Disabilitas…

Selasa, 13 Oktober 2020 15:01

Melihat Peringatan HUT Tanjung Selor dan Bulungan di Tengah Pandemi

Ritual adat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-230 Kota Tanjung…

Senin, 12 Oktober 2020 14:49

Lebih Mudah Mencerna Melalui Lagu

Komunitas Wahana Pendidikan Perbatasan (WPP) hadir di Nunukan. Lembaga tersebut,…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:28

Melihat Aksi Berbagi Nasi Gratis Tiap Jumat

Berbagi atau sedekah tidak menunggu kaya. Dngan berbagi pun tidak…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:20

Cerita ‘Pahit-Manis’ Tantangan Jurnalis di Lapangan (2-habis)

Kritik berdatangan dari aliansi mahasiswa di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara),…

Kamis, 08 Oktober 2020 14:45

Melihat Upaya Menyukseskan Pilkada di Kaltara

Pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2020 berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya. Tahun…

Rabu, 07 Oktober 2020 14:07

Melihat Bentuk Kearifan Lokal yang Terjaga di Desa Pimping

Tidakcukup banyak yang tahu, sampai saat ini kearifan lokal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers