MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Februari 2020 10:38
Radar Tarakan Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

Dianggap Memenuhi Kepedulian Ketenagakerjaan

PEDULI PERLINDUNGAN: Manager HRD Radar Tarakan Arnoldus Payong (kiri) menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan, kemarin (17/2). FOTO: RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Radar Tarakan lagi-lagi menerima penghargaan. Kali ini sebagai perusahaan yang peduli terhadap perlindungan karyawannya.

Penghargaan itu disematkan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Tarakan atas penilaian Radar Tarakan sebagai perusahaan yang sangat peduli dengan perlindungan pekerjanya. “Ada enam perusahaan yang kami pilih, karena menunjukkan kepatuhan, comply (memenuhi) kepada peraturan ketenagakerjaan terutama perlindungan tenaga kerja. Mengikuti semua ketentuan. Ketertiban membayar iuran, melaporkan pekerjanya, tidak pernah terlambat membayar iuran. Kenapa ini perlu kami sampaikan? Kami ingin masyarakat umum tahu, bahwa perlindungan bagi pekerja itu penting. Kami orang BPJS ingin meningkatkan kesadaran tentang perlindungan bagi pekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan Wira Sirait, kemarin (18/2).

Menurut Wira, perlu pemahaman akan manfaat perlindungan tersebut. Tidak hanya ketika peserta dalam kondisi bekerja. “Sekarang masih banyak yang belum paham? Untuk apa? Kalau orang kerja meninggal dunia biasa, BPJS Ketenagakerjaan menunaikan klaimnya. Bahkan tidak dalam keadaan bekerja, itu wajib kami tunaikan pembayaran klaimnya. Di 2019, kami bayar santunan Rp 62 miliar lebih untuk se-Kaltara,” ujarnya.

“Kalau kira-kira pemerintah bayar Rp 62 miliar, maka bisa tersedotlah anggaran daerah. BPJS Ketenagakerjaan ini, kalau semua tertib seperti Radar Tarakan, ada pekerja meninggal dunia, pihak perusahaan langsung SOP-nya menelepon kami. Disantuni. Ada KTP, nomor rekening ahli waris, kami tunaikan,” sambungnya.

Menurutnya lagi, perlindungan tenaga kerja tidak lagi menjadi beban pemerintah dalam hal klaim.

Pentingnya perlindungan pada pekerja masih lemah di Kaltara. “Ada 6 perusahaan yang sudah melaksanakan dengan baik. Daripada kami mengkritik mindset yang kurang bagus, kami umumkan saja yang bagus,” terangnya.

Ada peningkatan manfaat, iurannya sejak tahun UU 3/1994 enggak pernah berubah. Belum pernah kami menaikkan iuran, tapi menaikkan manfaatnya. Iuran itu tetap, tapi sebelum tanggal 1 Januari, orang meninggal dunia dapatnya Rp 24 juta. Setelah 1 Januari, BPJS membayar Rp 42 juta. Maksudnya bukan ingin menghargai nyawa orang. Kalau ikut kepesertaan, ini perlindungan pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia juga mengungkap jika peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya pekerja formal. “Bukan hanya yang ada kantornya. Pekerja informal juga berhak perlindungan, misalnya pedagang bakso, atau UMKM lainnya. Negara melalui BPJS Ketenagakerjaan melindungi, pekerja petani, nelayan. Tidak ada beda dengan pekerja di kantoran. Tidak ada kelas. Dilindungi dengan nilai yang sama. Syaratnya sama, KTP saja,” tambahnya.

Iuran kepesertaan bagi informasi sebesar Rp 16.800 sebulan. “Mungkin masih lebih besar kalau beli rokok. Mungkin begitu kira-kira. Pekerja-pekerja UMKM itu harusnya juga didaftarkan,” jelasnya.

Sementara Manager Human Resources and Depelovement (HRD) Radar Tarakan Arnoldus Payong mengapresiasi penghargaan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. “Ini mungkin penghargaan yah. Di perusahaan Radar Tarakan, sudah menjadikan perlindungan ketenagakerjaan ini sebagai salah satu kewajiban bagi perusahaan. Jadi, hak para pekerja. Mudah-mudahan dapat memberi manfaat yang luas. Serta menjadi motivasi bagi masyarakat luas,” singkatnya. (lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers