MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Februari 2020 10:38
Radar Tarakan Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

Dianggap Memenuhi Kepedulian Ketenagakerjaan

PEDULI PERLINDUNGAN: Manager HRD Radar Tarakan Arnoldus Payong (kiri) menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan, kemarin (17/2). FOTO: RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Radar Tarakan lagi-lagi menerima penghargaan. Kali ini sebagai perusahaan yang peduli terhadap perlindungan karyawannya.

Penghargaan itu disematkan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Tarakan atas penilaian Radar Tarakan sebagai perusahaan yang sangat peduli dengan perlindungan pekerjanya. “Ada enam perusahaan yang kami pilih, karena menunjukkan kepatuhan, comply (memenuhi) kepada peraturan ketenagakerjaan terutama perlindungan tenaga kerja. Mengikuti semua ketentuan. Ketertiban membayar iuran, melaporkan pekerjanya, tidak pernah terlambat membayar iuran. Kenapa ini perlu kami sampaikan? Kami ingin masyarakat umum tahu, bahwa perlindungan bagi pekerja itu penting. Kami orang BPJS ingin meningkatkan kesadaran tentang perlindungan bagi pekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan Wira Sirait, kemarin (18/2).

Menurut Wira, perlu pemahaman akan manfaat perlindungan tersebut. Tidak hanya ketika peserta dalam kondisi bekerja. “Sekarang masih banyak yang belum paham? Untuk apa? Kalau orang kerja meninggal dunia biasa, BPJS Ketenagakerjaan menunaikan klaimnya. Bahkan tidak dalam keadaan bekerja, itu wajib kami tunaikan pembayaran klaimnya. Di 2019, kami bayar santunan Rp 62 miliar lebih untuk se-Kaltara,” ujarnya.

“Kalau kira-kira pemerintah bayar Rp 62 miliar, maka bisa tersedotlah anggaran daerah. BPJS Ketenagakerjaan ini, kalau semua tertib seperti Radar Tarakan, ada pekerja meninggal dunia, pihak perusahaan langsung SOP-nya menelepon kami. Disantuni. Ada KTP, nomor rekening ahli waris, kami tunaikan,” sambungnya.

Menurutnya lagi, perlindungan tenaga kerja tidak lagi menjadi beban pemerintah dalam hal klaim.

Pentingnya perlindungan pada pekerja masih lemah di Kaltara. “Ada 6 perusahaan yang sudah melaksanakan dengan baik. Daripada kami mengkritik mindset yang kurang bagus, kami umumkan saja yang bagus,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Agustus 2020 11:46

KBM Tatap Muka di Tangan Wali Kota

TARAKAN – Di tengah munculnya penambahan kasus konfirmasi Covid-19, keputusan…

Kamis, 13 Agustus 2020 11:04

Agustus, Volume Sampah Naik

Tarakan -  Setelah sempat mengalami penurunan volume sampah sejak adanya…

Kamis, 13 Agustus 2020 10:47

Oktober, Tarif PDAM Dinaikkan

TARAKAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam berencana…

Kamis, 13 Agustus 2020 10:39

Pencarian Sempat Gunakan Heli

TARAKAN - Hingga hari keempat pencarian terhadap Bharatu Yoseph Arianto…

Kamis, 13 Agustus 2020 10:37

Pangdam ‘Pulang Kampung’

TARAKAN - Untuk pertama kalinya Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI…

Kamis, 13 Agustus 2020 10:30

Ada Beberapa Partai Lagi

TARAKAN – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengumumkan…

Rabu, 12 Agustus 2020 11:31

Pangdam Heri Wiranto Tiba di Tarakan

TARAKAN - Tepat pada pukul 11.16 WITA, Panglima Kodam VI/Mulawarman,…

Rabu, 12 Agustus 2020 10:49

Penjagaan Satpol PP Bergeser ke SPBU

Tarakan- Setelah beberapa bulan melakukan penjagaan di sejumlah pintu masuk…

Rabu, 12 Agustus 2020 10:36

PDIP, Antara Udin dan Irianto?

TARAKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pun menunda pengumuman…

Rabu, 12 Agustus 2020 10:34

5 Sampel Diambil di Tiga Pasar Tradisional, Apa Hasilnya?

TARAKAN - Setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, inspeksi  dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers