MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Februari 2020 10:36
Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak
BERDUKA: Keluarga Habiburachman masih diselimuti duka setelah kepergian sang anak, Minggu (16/2). FOTO: AGUNG/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa dua motor yang bersenggolan di  RT 15 Kelurahan Karang Rejo, Tarakan Tengah, Minggu (16/2) sekira pukul 18.30 WITA.

Akibat peristiwa tersebut seorang anak bernama Habiburachman (11) meninggal dunia.

Kasat Lantas AKP Arofiek Aprilian Riswanto mengaku menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. “Saat ini kami melakukan penyelidikan apakah ini masuk kasus lakalantas atau masuk kasus kecelakaan,” tuturnya, Selasa (18/2).

Dirinya menjelaskan bahwa kasus lakalantas merupakan kasus kecelakaan kendaraan bermotor yang terjadi di jalan umum. Bila di daerah khusus seperti perumahan, bandara dan di luar jalan raya, masuk kategori kecelakaan.

“Kalau kecelakaan kita tidak bisa masuk ke sana, tapi Reskrim Polres dan polsek bisa masuk ke sana. Apalagi kecelakaan tersebut sampai membuat korban meninggal dunia bisa dikenakan KUHP Pasal 359,” ucapnya.

Terkait penetapan status pengendara motor yang bersenggolan dengan motor korban menunggu penyelidikan di lapangan.

“Belum ada kita tetapkan statusnya hingga proses penyelidikan yang kami lakukan selesai,” tuturnya.

Orang yang membawa motor yang bersenggolan dengan motor yang ditumpangi Habiburachman masih berada di Satlantas Polres Tarakan. “Jadi kami memberikan pilihan kepadanya untuk mengamankan diri sementara di Satlantas Polres Tarakan, karena kami khawatir bila dia ada di luar keluarga korban yang tidak menerima kejadian tersebut mendatangi. Dia menerima usulan kami untuk mengamankan diri di Satlantas Polres Tarakan untuk sementara waktu,” pungkasnya.

 

KORBAN LUKA PARAH

Diketahui korban yang bersenggolan lantas terjatuh dari dermaga kayu. Dari laporan  orang tua korban, anaknya masih duduk kelas 3 sekolah dasar (SD).

Awal mula kejadian, korban dan kakaknya keluar dari rumahnya untuk membeli makanan di kawasan sebuah perusahan udang yang tak jauh dari rumahnya. Setelah sampai di dermaga di kawasan itu salah seorang  penjual pentolan masuk ke dalam gang tersebut dengan menggunakan motor sekaligus dengan  gerobaknya. Korban yang juga menggunakan motor bersama kakaknya kemudian menepi dan menghentikan kendaraan.

Karena kondisi jalan yang sempit. Gerobak pentolan menyenggol motor korban, pengendara pentol tidak sadar kalau gerobak yang  dia bawa mengenai kendaraan korban.

“Setelah tersenggol anak saya keduanya jatuh dari jembatan. Kakaknya yang bernama Nur Husnul dan adiknya ikut terjatuh bersama sepeda motor yang dikendarai. Anak saya ini juga tertimpa kendaraan yang mereka  gunakan. Setelah itu, warga yang melihat bergegas menolong keduanya. Adiknya mengalami pendarahan di muka dan di kepala langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.  Belum sampai di rumah sakit sudah  tidak  dapat tertolong,” ujar Rahimi, orang  tua korban ditemui di rumahnya.

Nur Husnul dalam kecelakan tersebut mengalami luka robek  di bagian  wajah dan pada lengan. Sementara adiknya diduga menderita luka parah.

Dari  laporan  RT  setempat, jalan  yang  dilalui warga merupakan jalan yang  dibangun oleh perusahaan udang dan digunakan oleh karyawan dan warga sekitar. Kondisinya ditemui licin ketika  hujan. “Jalan ini sudah  banyak memakan korban, tetapi baru  kali  ini  ada yang yang meninggal, dan ketika  memakan korban sebelumnya posisi jalan  memang licin karena habis hujan,” ujar Rusatam, ketua RT setempat.

Atas berbagai pertimbangan, keluarga korban rencananya akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. (jnr/agg/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers