MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Februari 2020 10:33
Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?
SILATURAHMI: Dr. H. Irianto Lambrie (dua dari kiri) bersama sang istri diapit H. Irwan Sabri (kiri) dan istri (kanan) di Rumah Jabatan Gubernur, di Tanjung Selor, Minggu (16/2). FOTO: WHATSAPP

PROKAL.CO, BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie. Foto itu seolah menguatkan penjajakan calon wakil gubernur (cawagub) yang dilakukan tim Irianto menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltara 2020.

Irianto didampingi sang istri, Rita Ratina. Pun dengan Irwan Sabri. Apakah Irwan yang disebut sebagai tokoh muda yang akan mendampingi Irianto?

Irwan baru menginjak usia 31 tahun pada 2020 ini. Kariernya di dunia politik di Nunukan cukup mentereng. Ia tengah menjabat sebagai wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan periode (2019-2024). Ini merupakan periode kedua politisi Partai Demokrat itu. DI kalangan simpatiasannya, ia lebih dikenal dengan sebutan HIS, yang merupakan akronim dari Haji Irwan Sabri.

Diwawancara Radar Tarakan, Irwan pun menanggapi. Ia menyebut pertemuan tersebut pada Minggu (16/2) lalu, di Rumah Jabatan Gubernur di Tanjung Selor. Pertemuan itu, kata dia, hanya merupakan silaturahmi. Pertemuan berlangsung sekira 2 jam.

Irwan pun menampik jika pembicaraan dalam pertemuan itu mengerucut pada isu pilkada mendatang. Lagi-lagi ia menjelaskan jika pertemuan sebatas silaturahmi dirinya dengan Gubernur.

“Silaturahmi tentu tidak salah, apa lagi Pak Irianto sebagai Gubernur Kaltara. Sementara saya merupakan pimpinan DPRD Nunukan,” ujar Irwan kepada pewarta harian ini, Selasa (18/2).

Irwan mengaku banyak mendengarkan apa yang disampaikan Gubernur seputar pemerintahan. Sesekali di dalam pembicaraan itu keduanya bercerita seputar keluarga. Irwan pun mengaku sangat menikmati makan siang tersebut bersama Gubernur.

“Ya, kembali saya tegaskan tidak ada maksud politik dalam pertemuan itu. Hanya silaturahmi saja, tergantung publik yang mau menafsirkannya seperti apa,” kata Irwan.

Irwan di mata Gat Kaleb anggota DPRD Nunukan, dikenal sebagai salah satu tokoh muda yang punya potensial. Gat mengaku secara personal baru kenal dengan Irwan sejak pelantikan anggota DPRD Nunukan tahun lalu.

Menurutnya, petensi Irwan sebagai pemimpin daerah sangat terbuka. Namun dinilai perlu belajar banyak karena dinamika pemerintah. Apalagi kepemimpinan di pemerintahan tidak sama dengan di DPRD. “Ya, mungkin masih perlu belajar banyak, karena sistem pemerintahan tidak sesederhana yang kita pikirkan, banyak faktor lain, bidangnya luas sekali,” ujar Gat.

Sebagai teman dan saudara sesama kader Partai Demokrat, Gat lebih menyarankan dan berharap Irwan tetap duduk sebagai wakil ketua di DPRD Nunukan hingga 2024 mendatang. Sebab, masa tersebut, bisa dimanfaatkan sebagai proses pematangan diri, apalagi Irwan Sabri masih muda.

“Ya, artinya karier politik beliau masih panjang. Kalau beliau bisa mempersiapkan diri dengan baik, beliau punya potensi menjadi pemimpin daerah ke depannya,” tambah Gat.

Juru bicara Irianto Lambrie, Ricky Valentino, S.Pt, M.Ikom, menanggapi foto yang beradar itu. Ia mengaku belum mendapat kabar lebih lanjut pertemuan tersebut. “Kalau PBB (Partai Bulan Bintang) yang saya ketahui memang ada bertemu dengan Pak Gub (Irianto). Ketua DPW (dewan pimpinan wilayah) PBB Pak Andi Zakaria ada juga mengunggah pertemuannya dengan Pak Gub di FB-nya (Facebook). Saya tidak tahu kalau ada pertemuan Irwan Sabri bareng istrinya dengan keluarga Pak Gub,” kata Ricky, Senin (17/2).

Lanjut Ricky, soal siapa yang akan dipilih Irianto mendampinginya dalam Pilgub 2020, juga akan dikomunikasikan kepada tim. “Tidak mungkin Pak Gub mengambil keputusan sudah punya wakil, minimal dia tanya kami. Pak Gub dari tadi pagi (Senin) di Tanjung Selor, Rabu atau Kamis beliau ingin ketemu dengan saya di Jakarta,” ulasnya.

Menurut Ricky, soal pertemuan itu dapat diketahui lebih jauh pada H. Irwan Sabri. “Saya kan juga tidak ada komunikasi dengan calon wakil Pak Gub. Kecuali ada arahan dari Pak Gub, baru saya bicara. Kan saya jubir Pak Irianto, bukan jubir calon wakil,” katanya berseloroh.

Terdapat tiga sosok muda yang masuk dalam bursa bakal calon wakil gubernur mendampingi Dr. H. Irianto Lambrie. Ricky menyebut sosok muda yang menjadi pembicaraan saat ini yakni Ahmad Usman, S.H, H. Irwan Sabri, S.E, dan Andi M. Akbar. Ketiga sosok tersebut tengah menjabat di legislatif. Ahmad Usman menjabat di DPRD Kaltara bersama Andi M. Akbar. Sementara H. Irwan Sabri merupakan wakil ketua DPRD Nunukan saat ini.

Bahkan ketiganya sebagai tokoh yang disurvei pihaknya. Nama-nama itu diserahkan ke tim survei yang ditunjuk tim. Begitu juga dengan metode survei yang berjalan.  Menurut Ricky, nama-nama yang menguat di internal tim Irianto sebagian dari pengamatan tim dan usulan partai politik.

 

KADER PDIP MASIH NETRAL

Sejumlah partai politik memang belum menentukan arah dukungannya. Namun telah ada beberapa kader partai politik yang resmi mendukung salah satu bakal calon yang belum diusung partai. Lantas bagaimana respons partai dalam hal ini?

“Kalau ada seperti itu, ya seharusnya belum boleh. Wah itu pelanggaran namanya,” ungkap Norhayati Andris, sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltara.

Untuk itu, dalam hal ini setiap kader PDIP belum dapat menjadi salah satu tim sukses bakal calon. Sebab sebelum PDIP resmi mengumumkan siapa yang akan diusung, maka kader PDIP saat ini wajib bersikap netral terhadap figur mana pun. “Kalau ada yang dekat-dekat ke figur lain, mungkin itu hanya pendekatan biasa saja dan dekat ke semua calon itu biasa saja,” katanya.

Jika kader PDIP menjadi salah satu timses figur bakal calon sebelum PDIP mengumumkan siapa yang akan diusung, maka kader tersebut akan dikenakan sanksi yang berlaku di PDIP misalnya setiap kader yang punya jabatan dalam structural partai akan diturunkan jabatannya. “Tapi beruntung, belum ada ditemukan yang menyimpang sampai sekarang. Saya tegaskan, garis PDIP tegak lurus dan keras. Saat ini kader PDIP belu boleh ke kanan atau ke kiri, karena masih menunggu siapa yang akan diusung,” pungkasnya.

 

PAN LOBI

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara Asnawi Arbain mengatakan bahwa kedekatan pribadi dari kader terhadap salah satu figur memang tidak bisa dihindari kader partai. “Sepanjang belum ada keputusan partai, silakan saja bangun kedekatan pribadi. Silakan berteman, itu hak,” bebernya.

Namun jika dalam perjalanannya PAN telah mengusung satu nama, maka kader PAN yang mendukung pasangan calon lain cukup menggunakan nama pribadi. “Kalau nanti aktif di tim dan berkampanye, maka itu akan jadi catatan khusus. Berarti ada sikap yang tidak loyal terhadap partai,” ujarnya.

Asnawi memastikan, dalam hal pilkada seluruh partai justru memiliki kader yang mendukung figur lain. Sebab dalam hal memilih, kader partai memiliki pilihan yang kadang tidak sesuai dengan arah partai.

“Yang bisa kami lakukan adalah kader yang melanggar dapat sanksi atau teguran. Sepanjang tindakan yang dilakukan tidak berat menurut partai, maka biasa kami diamkan saja, karena PAN ini partai yang demokratis kami menghargai semua keinginan kader. Inovasi kader kami hargai,” pungkasnya. (raw/shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers