MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Rabu, 12 Februari 2020 23:53
Alihkan ke BPJamsostek, Manfaat Tidak Berkurang

Program Pensiun PNS

BPJamsostek

PROKAL.CO, JAKARTA - Sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), paling lambat tahun 2029, penyelenggaraan program pensiun untuk pegawai negeri sipil (PNS) akan dialihkan ke Badan Hukum Publik yang menyelenggarakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yaitu BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek. 

 

Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJamsostek, Sumarjono menyampaikan pihaknya sedang menunggu regulasi turunan dari UU tersebut sebagai dasar teknis pelaksanaan peralihan program dari pelaksana sebelumnya, PT Taspen (Persero).

 

"Sebagai badan penyelenggara, pasti kami bekerja berdasarkan kebijakan pemerintah. Pemerintah yang akan mempersiapkan regulasi terkait teknis pengalihan, termasuk besaran iuran dan manfaat pensiun untuk PNS. Tentunya kami akan dilibatkan untuk memberikan masukan sesuai dengan kompetensi kami,” jelas Sumarjono.

 

Program Jaminan Pensiun (JP) yang diselenggarakan oleh BPJamsostek selama ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015.  

PP tersebut mengatur program JP untuk pekerja Non PNS dan diselenggarakan dengan skema pre-funding melalui iuran pemberi kerja dan pekerja. Manfaat yang diterima merupakan hak peserta dan sebagai kepastian atas perlindungan kepada seluruh warga negara. 

Terkait manfaat program pensiun untuk PNS, Sumarjono menegaskan tidak akan terjadi penurunan manfaat, jika program tersebut dialihkan ke BPJamsostek.

"Pemerintah tentunya akan menyiapkan skema program pensiun yang memastikan PNS tetap mendapatkan manfaat pensiun yang minimal setara atau bahkan lebih baik dibandingkan sebelumnya,” tutur Sumarjono.

Dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 terkait manajemen pegawai negeri sipil, dijelaskan bahwa program pensiun bagi PNS diberikan dalam dua bentuk. Yaitu sebagai hak dan sebagai penghargaan atas pengabdiannya. Pemberian program pensiun dalam bentuk hak, mengacu pada UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Selanjutnya Sumarjono menjelaskan, BPJamsostek akan menyelenggarakan program pensiun yang berbentuk hak PNS sebagai warga negara, sehingga tidak ada diskriminasi dengan pekerja Indonesia lain, sesuai dengan UU SJSN.

Sedangkan untuk program pensiun dalam bentuk penghargaan atas pengabdian bagi PNS, pemerintah juga tengah mempersiapkan konsep yang tepat sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian PNS, termasuk badan yang akan menyelenggarakan.

 

 

Sumarjono juga menegaskan, meski UU Nomor 24 Tahun 2011 mengamanatkan agar PT Taspen (Persero) mengalihkan programnya paling lambat tahun 2029, namun BPJamsostek menyatakan telah siap jika pemerintah mempercepat proses pengalihan tersebut.

Dikatakannya, pihaknya sudah berpengalaman menjalani proses pengalihan program JHT milik karyawan BUMN pada tahun 1996 silam, yang sebelumnya juga diselenggarakan oleh PT Taspen (Persero). Pengalihan tersebut dianggap sukses karena hingga saat ini tidak ada penurunan manfaat, dan bahkan BPJamsostek selalu memberikan imbal hasil di atas ketentuan, tahun 2019 besarnya 6,08 persen p.a. 

“Selain itu BPJamsostek juga pernah mengalihkan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) di era PT Jamsostek kepada BPJS Kesehatan pada tahun 2014,” urai Sumarjono. 

 

 

 

 

Senada dengan yang dikatakan oleh Sumarjono, Direktur Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan RI Retno Pratiwi menjelaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah itu melindungi seluruh warga negaranya. Tidak melihat apakah itu pekerja swasta ataupun PNS atau TNI/Polri. “Pemerintah dengan segala upaya memberikan perlindungan kepada seluruh warga negaranya, termasuk PNS. Pengalihan program dari Taspen ke BPJamsostek sesuai SJSN tidak akan mengurangi manfaat pensiun bagi PNS, tetapi justru memberikan kepastian keadilan dan peningkatan manfaat,” papar Retno. 

Retno menambahkan, UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS jelas mengatur tentang pengalihan program yang dikelola PT Taspen sesuai dengan SJSN, bukan peleburan atau penggabungan institusi. 

“PT Taspen tidak perlu khawatir berlebihan atas isu penggabungan institusi, karena amanat UU hanya mengalihkan program sesuai SJSN. Pemerintah tidak berencana untuk melebur kedua institusi ini,” pungkas Retno. (adv/har)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Februari 2020 21:49

SIP Kaltara Ikuti Smart Award SIP Indonesia Ke-3

JAKARTA - Bentuk apresiasi kepada Smart Preneur atas kerja  kerasnya,…

Senin, 17 Februari 2020 06:37

AHY Jendral Rakyat

TARAKAN - Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP)…

Senin, 17 Februari 2020 06:36

PT Wira Ariandi Utama Kandidat Paritrana Award 2019

PERUSAHAAN PT. Wira Ariandi Utama menjadi kandidat utama Paritrana Award…

Jumat, 14 Februari 2020 22:38

Praktik Kebidanan Komunitas di Kelurahan Selumit Pantai Capai Target

TARAKAN - Kegiatan praktik kebidanan komunitas yang dilaksanakan sekira 60…

Kamis, 13 Februari 2020 09:26

PT Hutan Hijau Mas Ketiga Kalinya Terima Penghargaan di Customs Award 2020

TARAKAN - PT Hutan Hijau Mas kembali menerima penghargaan Tarakan…

Rabu, 12 Februari 2020 23:53

Alihkan ke BPJamsostek, Manfaat Tidak Berkurang

JAKARTA - Sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011…

Selasa, 11 Februari 2020 22:53

Bayar Klaim Rp 68,4 Miliar Selama 2019

TARAKAN - Dari yang disampaikan sepanjang tahun 2019, Badan Penyelenggara…

Jumat, 07 Februari 2020 20:43

Paparkan Hasil Kajian dan Pengumpulan Data Lapangan

TARAKAN - Mahasiswi Jurusan Kebidanan Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang…

Rabu, 05 Februari 2020 13:33

Ketua Dewas: BPJAMSOSTEK Tetap Tumbuh Dalam Situasi Ketidakpastian

JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), Guntur Witjaksono,…

Rabu, 05 Februari 2020 07:13

Awasi Investasi BPJAMSOSTEK, KPK Tidak Temukan Kerugian

JAKARTA -  Maraknya informasi mengenai kondisi investasi Industri Asuransi yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers