MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 10 Februari 2020 15:08
Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok
HARGA ANJLOK: Harga rumput laut anjlok dampak dari virus corona. Tampak seorang pembudidaya sedang melakukan penjemuran agar mendapat hasil yang baik. FOTO: DOKUMEN/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor yang berhubungan langsung dengan Tiongkok. Salah satunya rumput laut juga tedampak secara signifikan dengan anjloknya harga yang terjun ke angka Rp 10 ribu, dari yang sebelumnya seharga Rp 17 ribu.

Anjloknya harga ini tentu dikeluhkan sejumlah pembudiaya rumput laut di Nunukan, apalagi biaya yang dikeluarkan untuk keperluan rumput laut cukup tinggi. Belum lagi biaya bahan bakar dan keperluan lainnya yang saban hari mengalami kenaikan harga. “Benar-benar anjlok. Tiba-tiba Rp 10 ribu saja. Ya, semenjak ada isu virus corona itulah, kena lagi kita ini (terdampak),” kata Sopian, seorang pembudidaya rumput laut yang ditemui media ini saat sedang memantau penjemurannya.

Diakui Sopian, kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu. Padahal, beberapa pembudidaya rumput laut saat ini sedang melakukan panen. Sehingga, sangat kecewa dengan kondisi harga yang saat ini terjadi. “Semoga saja tidak turun lagilah. Karena kalau sampai di bawah harga Rp 10 ribu per kg lagi, bisa saja berhenti budidaya kita ini,” keluh Sopian.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan, Dian Kusumanto juga membenarkan kondisi harga rumput luat tersebut. Turunnya harga komoditi unggulan masyarakat Nunukan itu terjadi karena kebetulan sedang hari raya imlek dan tentunya juga dampak dari virus corona yang melanda Tiongkok. “Kalau tahun baru imlek itu memang secara nasional harga turun karena perusahaan pembeli di Tiongkok tidak buka pasar bisnis. Ditambah lagi kejadian cirus corona ini,” ujar Dian kepada pewarta harian ini.

Sementara itu, Ketua Koperasi Serba Usaha Mamolo Sejahtera, Kamaruddin berpendapat anjloknya harga rumput laut merupakan hal yang wajar. Apalagi sebagai barang ekspor. Namun, untuk saat ini, dampak dari virus corona yang melanda Tingkok, memang meresahkan pembudidaya dikarenakan turunnya harga yang begitu signifikan, bahkan langsung anjlok begitu saja.

Belum lagi, hampir 75 persen rumput laut dari Indonesia khususnya Nunukan, dipasarkan ke negeri tirau bambu tersebut. “Ya, rumput laut kita ini ke Cina (Tiongkok) semua, baru tidak ada permintaan ekspor. Kalau begini terus lama-lama bisa makin turun harganya,” tambah Kamaruddin.

Jika keadaan ini terjadi berkepanjangan, dirinya akan merekomendasikan pemilihan ekspor ke negara tetangga Tiongkok lainnya seperti Korea dan Jepang. Itu adalah satu-satunya jalan supaya rumput laut tetap bisa eksis. Namun sangat disayangkan jika harga turun drastis. “Mau tidak mau karena jika tidak diekspor mau dikemanakan. Sementara pembudidaya rumput laut ini panen terus,” beber Kamaruddin. (raw/ash)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan akibat…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers