MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 10 Februari 2020 15:08
Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok
HARGA ANJLOK: Harga rumput laut anjlok dampak dari virus corona. Tampak seorang pembudidaya sedang melakukan penjemuran agar mendapat hasil yang baik. FOTO: DOKUMEN/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor yang berhubungan langsung dengan Tiongkok. Salah satunya rumput laut juga tedampak secara signifikan dengan anjloknya harga yang terjun ke angka Rp 10 ribu, dari yang sebelumnya seharga Rp 17 ribu.

Anjloknya harga ini tentu dikeluhkan sejumlah pembudiaya rumput laut di Nunukan, apalagi biaya yang dikeluarkan untuk keperluan rumput laut cukup tinggi. Belum lagi biaya bahan bakar dan keperluan lainnya yang saban hari mengalami kenaikan harga. “Benar-benar anjlok. Tiba-tiba Rp 10 ribu saja. Ya, semenjak ada isu virus corona itulah, kena lagi kita ini (terdampak),” kata Sopian, seorang pembudidaya rumput laut yang ditemui media ini saat sedang memantau penjemurannya.

Diakui Sopian, kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu. Padahal, beberapa pembudidaya rumput laut saat ini sedang melakukan panen. Sehingga, sangat kecewa dengan kondisi harga yang saat ini terjadi. “Semoga saja tidak turun lagilah. Karena kalau sampai di bawah harga Rp 10 ribu per kg lagi, bisa saja berhenti budidaya kita ini,” keluh Sopian.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan, Dian Kusumanto juga membenarkan kondisi harga rumput luat tersebut. Turunnya harga komoditi unggulan masyarakat Nunukan itu terjadi karena kebetulan sedang hari raya imlek dan tentunya juga dampak dari virus corona yang melanda Tiongkok. “Kalau tahun baru imlek itu memang secara nasional harga turun karena perusahaan pembeli di Tiongkok tidak buka pasar bisnis. Ditambah lagi kejadian cirus corona ini,” ujar Dian kepada pewarta harian ini.

Sementara itu, Ketua Koperasi Serba Usaha Mamolo Sejahtera, Kamaruddin berpendapat anjloknya harga rumput laut merupakan hal yang wajar. Apalagi sebagai barang ekspor. Namun, untuk saat ini, dampak dari virus corona yang melanda Tingkok, memang meresahkan pembudidaya dikarenakan turunnya harga yang begitu signifikan, bahkan langsung anjlok begitu saja.

Belum lagi, hampir 75 persen rumput laut dari Indonesia khususnya Nunukan, dipasarkan ke negeri tirau bambu tersebut. “Ya, rumput laut kita ini ke Cina (Tiongkok) semua, baru tidak ada permintaan ekspor. Kalau begini terus lama-lama bisa makin turun harganya,” tambah Kamaruddin.

Jika keadaan ini terjadi berkepanjangan, dirinya akan merekomendasikan pemilihan ekspor ke negara tetangga Tiongkok lainnya seperti Korea dan Jepang. Itu adalah satu-satunya jalan supaya rumput laut tetap bisa eksis. Namun sangat disayangkan jika harga turun drastis. “Mau tidak mau karena jika tidak diekspor mau dikemanakan. Sementara pembudidaya rumput laut ini panen terus,” beber Kamaruddin. (raw/ash)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…

Rabu, 29 Januari 2020 12:56

Kebakaran Lahan Beruntun Terjadi Lagi

NUNUKAN – Peristiwa kebakaran lahan beruntun terjadi di Nunukan dan…

Selasa, 28 Januari 2020 15:13

Puskesmas Nunukan Sudah Antisipasi

NUNUKAN – Pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan menegaskan sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers