MANAGED BY:
SENIN
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 30 Januari 2020 15:14
Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan
DIAMANKAN: Para WNI yang mencoba secara ilegal ke Malaysia akhirnya kembali ke Indonesia melalui Nunukan, lantaran nakhoda kapal ditahan polisi.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi dari unit Gakkum Sat Polair Polres Nunukan, lantaran mencoba memberangkatkan atau menyelundupkan belasan orang diduga WNI yang akan bekerja menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen (Ilegal) ke Malaysia melalui jalur ilegal, Senin (27/1) lalu.

Diungkapkan Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi, setidaknya ada belasan orang dewasa dan anak-anak yang hendak diselundupkan melalui jalur ilegal ke Malaysia menggunakan jasa pelaku JM.  “JM diamankan personel yang sedang gencar melakukan patroli khususnya di sejumlah deerah perairan dan pelabuhan tradisional atau dimana jalur yang ditarget punya akses bisa sampai hingga ke Malaysia. Setelah melihat kecurigaan, semua langsung diperiksa,” ungkap Karyadi.

Hasilnya pun JM diamankan di perairan dengan titik koordinat 4°.08'.40" N 117°.38'.43" E, atau daerah perairan Sungai Jepun, Nunukan Selatan. Saat ini, personel menemukan setidaknya ada 12 orang yang nyaris diberangkatkan dan terancam keselamatannya.

Hasil pemeriksaan sementara, JM memberangkatkan calon PMI tak berdokumen tersebut secara perseorangan atau tanpa izin dari instansi yang menanganinya. Hal ini jelas bisa saja mengancam keselamatan orang yang akan diberangkatkan. Apalagi, ternyata banyak anak-anak juga yang akan ikut berangkat. “Itu harusnya menjadi pelajaran. Seperti tidak jera. Jika nanti terjadi sesuatu siapa yang akan bertanggung jawab,” tegas Karyadi.

Dari keterangan JM, tiap penumpangnya dikenakan biaya Rp 300 ribu. Namun biaya tersebut baru akan dibayar jika seluruh penumpang telah sampai di tempat tujuan yakni Tawau, Malaysia.

Selain JM, juga diamankan 1 unit speedboat beserta mesin dan telepon seluler. Belasan orang yang batal diberangkatkan tersebut pun langsung dilimpahkan ke Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI). “Ya, semua korban langsung kami limpahkan ke instansi yang menanganinya. Sementara pelaku seraya menjalani pemeriksaan lebih detail, yang bersangkutan sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan,” beber Karyadi. (raw/ash)


BACA JUGA

Kamis, 15 Oktober 2020 15:57

Sikap DPRD Akan Disampaikan Lewat Paripurna

NUNUKAN - Setelah melakukan mediasi bersama mahasiswa yang menolak UU…

Selasa, 13 Oktober 2020 14:55

Hanura Nunukan Mendukung Omnibus Law

NUNUKAN – Di Nunukan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja…

Senin, 12 Oktober 2020 14:44

WADUH..!! 173 Patok Perbatasan Hilang karena Faktor Alam

NUNUKAN – Faktor alam membuat patok perbatasan Indonesia - Malaysia…

Sabtu, 10 Oktober 2020 16:23

Cuma Dua Fraksi Menolak UU Cipta Kerja

NUNUKAN - Setelah aksi demonstrasi pertama yang dilakukan pada Kamis…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:34

Camat Lumbis pun Minta Maaf

SETELAH viral dengan video menggendong pasien bayi 4 bulan yang…

Kamis, 08 Oktober 2020 11:13

Giliran Mahasiswa PMII Nunukan Lakukan Aksi Demonstrasi

NUNUKAN - Menolak UU Omnibus Law, puluhan mahasiswa yang terhimpun…

Selasa, 06 Oktober 2020 14:04

Dapur Rumah Kayu Ambruk

TERDAMPAK angin kencang hingga hujan pada Senin (5/10) malam, dapur…

Senin, 05 Oktober 2020 13:45

KPU Tetapkan Danni-Nasir sebagai Paslon

NUNUKAN – Setelah melalui verfikasi berkas dan memenuhi syarat calon…

Rabu, 30 September 2020 10:59

Ratusan APK Paslon Ditertibkan Bawaslu

NUNUKAN – Setidaknya sudah ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) dan …

Jumat, 25 September 2020 11:06

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran di APK

NUNUKAN - Warga Kelurahan Nunukan Timur, Safaruddin membuat laporan pengaduan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers