MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 29 Januari 2020 14:14
Kantor Desa Malinau Kota Nyaris Terbakar
TERBAKAR: Petugas dari pemadam kebakaran dibantu anggota TNI dan Polri saat memadamkan api di rumah warga RT 13, Jl. Swadaya, Desa Malinau Kota, Selasa (28/1).

PROKAL.CO,

MALINAU – Awal tahun 2020, musibah kebakaran menimpa warga Jl. Swadaya, RT 13, Desa Malinau Kota. Selasa (28/1), sebuah rumah hangus terbakar dan Kantor Desa Malinau Kota juga hampir dilalap si jago merah.

Rumah yang hangus terbakar adalah milik Zulkifli dan tepat bersebelahan dengan Kantor Desa Malinau Kota. Menurut keterangan Nia, istri pemilik rumah, saat awal kejadian, sekira pukul 9 pagi ia berada di rumah dan sedang ingin memasak. “Lagi masak. Tiba-tiba api dari kamar anak saya yang kosong. Dari situ (kamar anak). Saya kira kan jeglek (meteran listrik), sekalinya saya ke depan meteran-nya masih hidup, sekali saya ke dapur sudah ada api dari kamar kakaknya (anaknya),” ujar Nisa kepada Radar Tarakan yang mewawancarainya di lokasi kejadian.

Kamar anaknya tersebut tidak besar dan saat itu apinya juga masih kecil. Melihat kondisi tersebut, dirinya berteriak dan meminta pertolongan ke Kantor Desa Malinau Kota yang ada di sebelah rumahnya. “Saya sempat panggil kepala desa (kades), terus kades bantu-bantu kasih keluarkan mobil. Karena dia sudah lihat ada api dari situ sudah membesar langsung,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat kejadian dirinya langsung keluar dan ia menegaskan api bukan berasal dari dapur. Sebab saat  itu dia sedang ingin memasak dan belum menyalakan kompor, karena sedang memotong ayam. “Bukan (dari dapur). Saya posisi di dapur memasak. Tapi tidak ada nyalain kompor, tapi lagi potong ayam,” tegasnya seraya menjelaskan posisi awal api yang muncul di kamar anaknya yang berada di sebelah kiri belakang rumah.

Pada saat itu, lanjutnya, dia di rumah cuma tiga orang, satu anaknya yang masih kecil berusia 7 tahun dan seorang keluarganya yang sudah berusia 60 tahun. Sedangkan suaminya sedang bekerja di luar rumah dan dua anaknya yang lain sedang bersekolah.

“Jadi saya tadi langsung minta bantuan kades, langsung datang dan langsung keluarkan mobil serta apa-apa (barang lainnya), karena saya kan sudah mutar. Begitu masuk lihat api, anak saya lari mau masuk ke kamar itu, saya ambil dia kan karena ada gangguan, jadi saya lari, dia lari. Saya keluar lagi nah api sudah keluar dari jendela kamar kakaknya. Sebenarnya api tadi kecil, tapi cepat besar,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers