MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

KRIMINAL

Selasa, 28 Januari 2020 14:56
Ringkus Pemilik Sabu, Polisi Temukan Senpi
PRESS RELEASE: Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan didampingi Waka Polres Bulungan Kompol Roberto Asfrianza dan Kasat Reskoba Polres Bulungan AKP Maulana Aryo Bimo menunjukkan barang bukti sabu dan senjata api yang diamankan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tiga pria berinisial JU, HA dan AR pemilik narkotika golongan satu jenis sabu diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bulungan. Pengungkapan dengan jumlah terbesar di Januari 2020 ini merupakan rangkaian penangkapan yang dilakukan Satreskoba Polres Bulungan.

Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan menyampaikan, selama Januari tahun ini, Satreskoba Polres Bulungan telah menuntaskan setidaknya sembilan laporan polisi (LP) pengungkapan yang dilakukan terhadap tiga tersangka dengan barang bukti 381,31 gram yang berasal dari negeri jiran Malaysia. Selain mengamankan sabu, dari AR juga ditemukan senjata api (senpi) rakitan lengkap dengan amunisi.

“Jumlah barang bukti yang diamankan besar dibanding kasus lainnya yang sudah ditangani. Tiga pelaku yang diamankan merupakan satu rangkaian pengungkapan. Dengan TKP (tempat kejadian perkara) berbeda yang berujung di tambak,” ucap AKBP Yudhistira Midyahwan saat memimpin press release di Mapolres Bulungan, Senin (27/1).

Kasat Reskoba Polres Bulungan AKP Maulana Aryo Bimo melanjutkan, dari tiga pelaku yang diamankan pertama yakni JU dibekuk di Jalan Sultan Hasanudddin, RT 09, Kelurahan Tanjung Selor Hulu pada Rabu (22/1) sekira pukul 01.00 WITA. JU menyembunyikan barang haram tersebut dalam kantong celana jeans bagian depan sebelah kanan yang dikenakan. Total ada 6,39 gram dikemas dalam delapan paket yang disimpan dalam kantong celana jeans bagian depan.

Kemudian, penyelidikan berlanjut menuju Jalan Sultan Hasanuddin, RT 09 Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor. Pelaku lainnya yakni HA juga ikut diamankan di hari yang sama sekira pukul 01.15 WITA. Dari HA barang bukti yang diamankan sebanyak 37,81 gram. Dan HA merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Usai HA diamankan, ditemukan satu unit timbangan digital dan sabu yang disimpan dalam jok motor merk Yamaha R15,” jelasnya.

Tak puas dengan diamankannya JU dan HA, keterangan dari HA kembali ditelusuri. Tak butuh waktu lama satu pelaku yakni AR kembali diamankan sekira pukul 18.00 WITA. Lokasinya, berada di tambak yang berada di Sungai Pangkaran, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Barang bukti dari RA sebanyak 337,11 gram yang sudah dikemas dalam tujuh bungkus besar kemudian disimpan dalam kotak kardus warna biru dan terbungkus plastik hitam. Untuk mengelabui petugas, sabu yang dikemas sedemikian rupa disimpan di drum.

Usai mengamankan pelaku dan barang bukti, pemeriksaan rumah AR yang berada di tambak terus dilakukan. Ternyata, AR selain memiliki sabu juga memili senpi rakitan jenis penabur dengan dua amunisi aktif. Kemudian rangkaian peralatan untuk membuat senpi rakitan.

“Selain barang bukti sabu juga ditemukan satu pucuk senpi laras panjang jenis penabur beserta 15 butir amunisi, yang terdiri dari dua butir peluru penabur dan 13 butir peluru tajam aktif. AR juga menyuplai sabu kepada JU dan HA. Jumlah yang diberikan tergantung permintaan dari JU dan HA,” tambahnya.

Ditanya terkait sumber senpi dan amunisi yang dimiliki AR ia mengaku masih didalami. Sedangkan, perakitan senpi dilakukan AR sendiri dan belajar merakit senpi dari internet. Kini pelaku disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan atau seumur hidup dan atau hukuman mati. AR dikenakan pasal tambahan UU Darurat nomor 12/1951.

“Akan kita dalami asal senpi dan amunisi. Selanjutnya, akan kami dilimpahkan ke Satreskrim Polres Bulungan untuk tindak lanjutnya,” imbuhnya.

Sementara, AR saat ditanya awak media sumber senpi dan amunisi yang dimiliki ia tidak mengetahui. Dikarenakan, senpi dan amunisi aktif merupakan milik pamannya. “Punya paman saya. Ia mengaku mendapatkan di jalan. Saya Cuma menyimpan,” kisahnya.

AR mengaku terjun ke bisnis haram tersebut lantaran tergiur dengan keuntungan hasil dari penjualan. Karena, ia mengaku hasil dari kerja di tambak tidak memenuhi kebutuhan sehari-harinya. “Baru kali ini menjual. Saya pakai (konsumsi, Red) sabu juga,” singkatnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 12:16

Speedbot Berangkat Tanpa SPB, Tapi Didesak Berangkat

TARAKAN – Perkara speedboat Harapan Baru Ekspres yang berlayar tanpa…

Rabu, 01 April 2020 12:50

Curi Kipas, Dua Pria Masuk Bui

TARAKAN – Dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong kembali diamankan…

Rabu, 01 April 2020 12:49

Sidang Pidana Dilakukan dengan Teleconference

TARAKAN – Pengadilan Negeri (PN) Tarakan mulai memberlakukan persidangan secara…

Rabu, 01 April 2020 11:32

Dua IRT Jualan Sabu Ditangkap

TARAKAN – Dua ibu rumah tangga (IRT) berinisial HL dan…

Senin, 30 Maret 2020 09:29

Pengedar Sabu Diciduk di Rumah Kosong

TARAKAN - Merasa rumah kosong aman untuk melakukan transaksi narkotika,…

Jumat, 27 Maret 2020 11:38

Empat Saksi Dihadirkan

TARAKAN – Empat orang saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum…

Senin, 24 Februari 2020 15:37

Pelaku Memaksa Korban Agak Tak Bersuara

TARAKAN - IS, seorang karyawan di salah satu kafe di…

Rabu, 12 Februari 2020 15:41

Terdakwa Sabu 3,9 Kg Minta Keringanan

TARAKAN – Terdakwa kepemilikan sabu 3,9 kg yaitu Dewi dan…

Selasa, 28 Januari 2020 14:56

Ringkus Pemilik Sabu, Polisi Temukan Senpi

TANJUNG SELOR – Tiga pria berinisial JU, HA dan AR…

Selasa, 21 Januari 2020 11:55

Sedang Tidur, Bunga Digrepe-grepe, Pelaku Ditendang Hingga Terlempar

TANJUNG SELOR – Kasus predator anak kembali ditangani Satuan Reserse…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers