MANAGED BY:
KAMIS
19 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

KRIMINAL

Selasa, 28 Januari 2020 14:56
Ringkus Pemilik Sabu, Polisi Temukan Senpi
PRESS RELEASE: Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan didampingi Waka Polres Bulungan Kompol Roberto Asfrianza dan Kasat Reskoba Polres Bulungan AKP Maulana Aryo Bimo menunjukkan barang bukti sabu dan senjata api yang diamankan.

TANJUNG SELOR – Tiga pria berinisial JU, HA dan AR pemilik narkotika golongan satu jenis sabu diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bulungan. Pengungkapan dengan jumlah terbesar di Januari 2020 ini merupakan rangkaian penangkapan yang dilakukan Satreskoba Polres Bulungan.

Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan menyampaikan, selama Januari tahun ini, Satreskoba Polres Bulungan telah menuntaskan setidaknya sembilan laporan polisi (LP) pengungkapan yang dilakukan terhadap tiga tersangka dengan barang bukti 381,31 gram yang berasal dari negeri jiran Malaysia. Selain mengamankan sabu, dari AR juga ditemukan senjata api (senpi) rakitan lengkap dengan amunisi.

“Jumlah barang bukti yang diamankan besar dibanding kasus lainnya yang sudah ditangani. Tiga pelaku yang diamankan merupakan satu rangkaian pengungkapan. Dengan TKP (tempat kejadian perkara) berbeda yang berujung di tambak,” ucap AKBP Yudhistira Midyahwan saat memimpin press release di Mapolres Bulungan, Senin (27/1).

Kasat Reskoba Polres Bulungan AKP Maulana Aryo Bimo melanjutkan, dari tiga pelaku yang diamankan pertama yakni JU dibekuk di Jalan Sultan Hasanudddin, RT 09, Kelurahan Tanjung Selor Hulu pada Rabu (22/1) sekira pukul 01.00 WITA. JU menyembunyikan barang haram tersebut dalam kantong celana jeans bagian depan sebelah kanan yang dikenakan. Total ada 6,39 gram dikemas dalam delapan paket yang disimpan dalam kantong celana jeans bagian depan.

Kemudian, penyelidikan berlanjut menuju Jalan Sultan Hasanuddin, RT 09 Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor. Pelaku lainnya yakni HA juga ikut diamankan di hari yang sama sekira pukul 01.15 WITA. Dari HA barang bukti yang diamankan sebanyak 37,81 gram. Dan HA merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Usai HA diamankan, ditemukan satu unit timbangan digital dan sabu yang disimpan dalam jok motor merk Yamaha R15,” jelasnya.

Tak puas dengan diamankannya JU dan HA, keterangan dari HA kembali ditelusuri. Tak butuh waktu lama satu pelaku yakni AR kembali diamankan sekira pukul 18.00 WITA. Lokasinya, berada di tambak yang berada di Sungai Pangkaran, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Barang bukti dari RA sebanyak 337,11 gram yang sudah dikemas dalam tujuh bungkus besar kemudian disimpan dalam kotak kardus warna biru dan terbungkus plastik hitam. Untuk mengelabui petugas, sabu yang dikemas sedemikian rupa disimpan di drum.

Usai mengamankan pelaku dan barang bukti, pemeriksaan rumah AR yang berada di tambak terus dilakukan. Ternyata, AR selain memiliki sabu juga memili senpi rakitan jenis penabur dengan dua amunisi aktif. Kemudian rangkaian peralatan untuk membuat senpi rakitan.

“Selain barang bukti sabu juga ditemukan satu pucuk senpi laras panjang jenis penabur beserta 15 butir amunisi, yang terdiri dari dua butir peluru penabur dan 13 butir peluru tajam aktif. AR juga menyuplai sabu kepada JU dan HA. Jumlah yang diberikan tergantung permintaan dari JU dan HA,” tambahnya.

Ditanya terkait sumber senpi dan amunisi yang dimiliki AR ia mengaku masih didalami. Sedangkan, perakitan senpi dilakukan AR sendiri dan belajar merakit senpi dari internet. Kini pelaku disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35/ 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan atau seumur hidup dan atau hukuman mati. AR dikenakan pasal tambahan UU Darurat nomor 12/1951.

“Akan kita dalami asal senpi dan amunisi. Selanjutnya, akan kami dilimpahkan ke Satreskrim Polres Bulungan untuk tindak lanjutnya,” imbuhnya.

Sementara, AR saat ditanya awak media sumber senpi dan amunisi yang dimiliki ia tidak mengetahui. Dikarenakan, senpi dan amunisi aktif merupakan milik pamannya. “Punya paman saya. Ia mengaku mendapatkan di jalan. Saya Cuma menyimpan,” kisahnya.

AR mengaku terjun ke bisnis haram tersebut lantaran tergiur dengan keuntungan hasil dari penjualan. Karena, ia mengaku hasil dari kerja di tambak tidak memenuhi kebutuhan sehari-harinya. “Baru kali ini menjual. Saya pakai (konsumsi, Red) sabu juga,” singkatnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Jumat, 22 April 2022 12:10

Bejat..!! Ayah Tega Cabuli 2 Anak Tirinya, Bilang Begini : Bapak Kepengen, Kamu Ngga Kasian..?

Seorang pria berinisial KJ (49), warga Desa Paya Seturan, Kecamatan…

Jumat, 22 April 2022 12:08

Tersinggung, Pemabuk Mengamuk di Pos Penjualan Udang

 Satreskrim Polres Tarakan mengamankan beberapa pria yang terlibat perkelahian pada…

Sabtu, 12 Februari 2022 13:17

Petugas Gabungan Amankan 8,2 Kg Sabu, Mau Dibawa ke Luar Tarakan Lewat Bandara Juwata

Petugas gabungan yang terdiri dari Kodim 0907/Tarakan, BNNP Kaltara dan…

Rabu, 03 November 2021 13:49

BEJAT!! Oknum Guru di Tarakan Cabuli Anak di Bawah Umur

TARAKAN - Satreskrim Polres Tarakan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:16

IRT di Nunukan Dirudapaksa Remaja yang Ngaku Polisi

NUNUKAN – Seorang remaja berumur 17 tahun diduga memperkosa seorang…

Senin, 11 Oktober 2021 15:45

Kasus 121 Paket Sabu Terus Dikembangkan

TARAKAN - Beberapa waktu yang lalu Sat Reskoba Polres Tarakan…

Senin, 11 Oktober 2021 15:34

Penjaga Pasien Tertidur, HP dan Uang Raib Digondol Maling

TARAKAN - Saat ini tindak perkara pencurian marak terjadi di…

Kamis, 07 Oktober 2021 20:19

Terdesak Masalah Ekonomi, IRT Nekad Mencuri

TARAKAN – Seorang ibu rumah tangga dengan inisial YY harus…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers