MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Januari 2020 14:23
Sisa 30 KK di Posko Tanggap Darurat
DALAM TENDA: Kondisi pengungsian yang berada di dalam tenda pengungsian saat hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka sebelum dievakuasi ke lantai 2 Masjid At-Taqwa, Minggu (26/1).

PROKAL.CO, TARAKAN - Hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka, Minggu (26/1) membuat korban kebakaran yang berada di dalam tenda pengungsian di halaman Masjid Besar At-Taqwa terpaksa dievakuasi sementara ke lantai dua masjid. Air masuk ke dalam tenda pengunggsian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ahmadi Burhan mengatakan, evakuasi dilakukan setelah BPBD Tarakan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Satpol PP dan PMK Tarakan, PMI Tarakan, Polres Tarakan, Kodim 0907 Tarakan dan pihak-pihak terkait. “Hujan yang cukup deras tadi pagi tersebut membuat tenda pengungsian basah dan air merembes masuk, sehingga kami langsung melakukan evakuasi ke lantai dua masjid setelah sebelum dilakukan koordinasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Setelah hujan reda, pihaknya dibantu dengan petugas lain yang ada di lapangan memindahkan perlengkapan yang basah ke luar tenda pengungsian. “Setelah kering baru kami bawa kembali ke dalam tenda agar bisa digunakan lagi oleh saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa selama masa tanggap darurat bencana 14 hari, ada beberapa pengungsi yang sudah terserang penyakit. Berdasarkan data di pelayanan kesehatan, ada 8 pengungsi yang terserang penyakit mulai dari mual, nyeri perut, radang tenggorakan, sakit kepala, batuk, dan flu.

“Untuk yang perlu penanganan lebih lanjut kita sudah mengarah untuk dibawa langsung ke RSUD Tarakan,” ujarnya.

Hingga saat ini diketahui masih ada sekitar 30 kepala keluarga (KK) yang bertahan. “Yang jelas hingga masa tanggap berakhir kami tetap menerima tambahan pengungsi, namun kami harapkan juga pengunggsi yang sudah mendapatkan bantuan bisa mencari tempat tinggal yang layak, terlebih pak wali kota sudah menyiapkan rusunawa sebagai tempat relokasi sementara pengungsi korban kebakaran, bahkan digratiskan selama 1 tahun,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan Dra. Maryam mengatakan, sejauh ini jumlah logistik untuk pengungsi maupun petugas yang ada di lapangan masih cukup. “Alhamdulillah masih aman, walaupun ada penambahan-penambahan kita masih bisa menyesuaikan kebutuhan logistik hingga batas waktu tanggap darurat bencana selesai,” tuturnya.

Dirinya mengkhawatirkan ketika hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka, air merembes masuk ke dalam tenda pengungsian. “Seperti tadi pagi air merembes masuk ke dalam tenda, tentu hal tersebut tidak membuat pengungsi nyaman berada di dalam tenda,” ucapnya.

 “Bisa juga tinggal sementara di rusunawa di mana Wali Kota (dr. Khairul) juga sudah menawarkan sebelumnya gratis setahun bila tinggal di rusunawa,” ucapnya.

Sementara itu salah satu penggungsi, Inani berencana akan mencari tempat tinggal sementara dengan uang bantuan yang telah diberikan kepadanya. “Iya rencananya mau cari tempat tinggal sementara,” ujarnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:54

AHY Sedot Perhatian di Pembukaan CFD

TARAKAN - Launching car free day (CFD) pada Minggu (16/2)…

Selasa, 18 Februari 2020 10:50

Mereka Belum Tahu Kapan Balik ke Tiongkok, Di Natuna Seperti Liburan

USAI menjalani masa observasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau…

Minggu, 16 Februari 2020 11:57

BREAKING NEWS! Tangis Haru Sambut Mahasiswa Kaltara, Usai Diobservasi di Natuna

TARAKAN - 19 mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipulangkan…

Rabu, 12 Februari 2020 15:31

Lima Mahasiswa ‘Terkurung’ di Shandong

 LIMA mahasiswa asal Kota Tarakan saat ini masih terjebak di…

Rabu, 12 Februari 2020 15:19

Penyewa Rumah Asal Api Dicari Polisi

TARAKAN - Penyebab kebakaran di Jalan Pinus RT 13, Kelurahan…

Senin, 10 Februari 2020 15:06

Kembangkan Minat dan Bakat Anak di Masa Golden Age

Pemberian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ketika anak memasuki masa…

Senin, 10 Februari 2020 15:02

Honorer Siap-Siap Menganggur

TAK ada lagi istilah honorer, tenaga kontrak, atau outsourcing di…

Jumat, 07 Februari 2020 06:05

BREAKING NEWS!! Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Jembatan Besi

TARAKAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Bumi Paguntaka di…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:25

Ibrahim Rusli Akan Taklukkan Laut Berau

Setelah 14 kali mencatatkan aksi renang di laut, kini Ibrahim…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Upaya Evakuasi Masih Buntu

SEJATINYA sejumlah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers