MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Januari 2020 14:23
Sisa 30 KK di Posko Tanggap Darurat
DALAM TENDA: Kondisi pengungsian yang berada di dalam tenda pengungsian saat hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka sebelum dievakuasi ke lantai 2 Masjid At-Taqwa, Minggu (26/1).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka, Minggu (26/1) membuat korban kebakaran yang berada di dalam tenda pengungsian di halaman Masjid Besar At-Taqwa terpaksa dievakuasi sementara ke lantai dua masjid. Air masuk ke dalam tenda pengunggsian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ahmadi Burhan mengatakan, evakuasi dilakukan setelah BPBD Tarakan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Satpol PP dan PMK Tarakan, PMI Tarakan, Polres Tarakan, Kodim 0907 Tarakan dan pihak-pihak terkait. “Hujan yang cukup deras tadi pagi tersebut membuat tenda pengungsian basah dan air merembes masuk, sehingga kami langsung melakukan evakuasi ke lantai dua masjid setelah sebelum dilakukan koordinasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Setelah hujan reda, pihaknya dibantu dengan petugas lain yang ada di lapangan memindahkan perlengkapan yang basah ke luar tenda pengungsian. “Setelah kering baru kami bawa kembali ke dalam tenda agar bisa digunakan lagi oleh saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa selama masa tanggap darurat bencana 14 hari, ada beberapa pengungsi yang sudah terserang penyakit. Berdasarkan data di pelayanan kesehatan, ada 8 pengungsi yang terserang penyakit mulai dari mual, nyeri perut, radang tenggorakan, sakit kepala, batuk, dan flu.

“Untuk yang perlu penanganan lebih lanjut kita sudah mengarah untuk dibawa langsung ke RSUD Tarakan,” ujarnya.

Hingga saat ini diketahui masih ada sekitar 30 kepala keluarga (KK) yang bertahan. “Yang jelas hingga masa tanggap berakhir kami tetap menerima tambahan pengungsi, namun kami harapkan juga pengunggsi yang sudah mendapatkan bantuan bisa mencari tempat tinggal yang layak, terlebih pak wali kota sudah menyiapkan rusunawa sebagai tempat relokasi sementara pengungsi korban kebakaran, bahkan digratiskan selama 1 tahun,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers