MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 27 Januari 2020 14:23
Sisa 30 KK di Posko Tanggap Darurat
DALAM TENDA: Kondisi pengungsian yang berada di dalam tenda pengungsian saat hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka sebelum dievakuasi ke lantai 2 Masjid At-Taqwa, Minggu (26/1).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka, Minggu (26/1) membuat korban kebakaran yang berada di dalam tenda pengungsian di halaman Masjid Besar At-Taqwa terpaksa dievakuasi sementara ke lantai dua masjid. Air masuk ke dalam tenda pengunggsian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ahmadi Burhan mengatakan, evakuasi dilakukan setelah BPBD Tarakan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Satpol PP dan PMK Tarakan, PMI Tarakan, Polres Tarakan, Kodim 0907 Tarakan dan pihak-pihak terkait. “Hujan yang cukup deras tadi pagi tersebut membuat tenda pengungsian basah dan air merembes masuk, sehingga kami langsung melakukan evakuasi ke lantai dua masjid setelah sebelum dilakukan koordinasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Setelah hujan reda, pihaknya dibantu dengan petugas lain yang ada di lapangan memindahkan perlengkapan yang basah ke luar tenda pengungsian. “Setelah kering baru kami bawa kembali ke dalam tenda agar bisa digunakan lagi oleh saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa selama masa tanggap darurat bencana 14 hari, ada beberapa pengungsi yang sudah terserang penyakit. Berdasarkan data di pelayanan kesehatan, ada 8 pengungsi yang terserang penyakit mulai dari mual, nyeri perut, radang tenggorakan, sakit kepala, batuk, dan flu.

“Untuk yang perlu penanganan lebih lanjut kita sudah mengarah untuk dibawa langsung ke RSUD Tarakan,” ujarnya.

Hingga saat ini diketahui masih ada sekitar 30 kepala keluarga (KK) yang bertahan. “Yang jelas hingga masa tanggap berakhir kami tetap menerima tambahan pengungsi, namun kami harapkan juga pengunggsi yang sudah mendapatkan bantuan bisa mencari tempat tinggal yang layak, terlebih pak wali kota sudah menyiapkan rusunawa sebagai tempat relokasi sementara pengungsi korban kebakaran, bahkan digratiskan selama 1 tahun,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 September 2020 11:06

Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna…

Rabu, 16 September 2020 11:03

GTM dan Gusher Plaza Dilelang?

TARAKAN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan…

Rabu, 16 September 2020 10:26

BKD Tegaskan ASN Berpolitik Berpotensi Menimbulkan Pemecatan

TARAKAN - Sesuai Aparatur Sipil negara (ASN) yakni PP 53…

Rabu, 16 September 2020 10:24

Hingga September, Kasus Kebakaran Menurun

TARAKAN – Angka kasus kebakaran sampai dengan pertengahan September ini…

Selasa, 15 September 2020 10:55

Buron Sejak Mei, Perampok Tambak Akhirnya Terciduk

TARAKAN – Sempat menjadi buronan pihak kepolisian sejak Mei lalu,…

Selasa, 15 September 2020 10:53

Warga Binaan yang Kabur Ketahuan Mencuri

TARAKAN – Meski sempat dikabarkan melarikan diri, seorang warga binaan…

Selasa, 15 September 2020 10:47

Arab Saudi Menyambut Jemaah Umrah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah Arab Saudi saat…

Selasa, 15 September 2020 10:35

Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

TARAKAN - Semenjak dibukanya kembali kegiatan ekspor dan impor ke…

Selasa, 15 September 2020 10:02

KPU Sinkronkan Data Pemilih

TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, membuat KPU semakin…

Senin, 14 September 2020 14:36

Amankan Pilkada, Kodim Siapkan Seluruh Personel

MALINAU – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers