MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 23 Januari 2020 14:05
Diberhentikan, Dosen Tagih Kontrak Kerja
Direktur Poltek Tegaskan Tidak Ada Pemberhentian
AKTIVITAS MAHASISWA POLTEK: Polemik yang menerpa PDD Poltek Negeri Nunukan ditangani Direktur PDD Poltek Negeri Nunukan, Arkas Viddy dengan lapang dada. Tampak aktivitas mahasiswa Poltek Negeri Nunukan di kampusnya di Jalan Gang Limau, Nunukan Selatan.

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pendidikan Diluar Domisili (PDD) Politeknik (Poltek) Negeri Nunukan sedang diterpa isu tidak sedap terkait diberhentikannya sejumlah dosen tetap dan kontrak serta sejumlah staf kerjanya. Bahkan, isu ini sedang viral di sejumlah media sosial (Medsos).

Salah satu dosen Poltek Negeri Nunukan, Eka Siksa yang diwawancarai media ini mengaku atas pemberhentian dirinya sebagai dosen kontrak di Poltek Negeri Nunukan. Kaget dengan pemberhentian tersebut, dirinya pun mempertanyakan perihal pemutusan kerja dan ingin menuntut kontrak kerjanya. Apalagi setelah menerima foto Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya, tak ada penyampaian atau informasi apapun yang dicantumkan.

“Awalnya saya hanya bertanya, terkait keterlambatan pembayaran gaji, saya kan hanya bertanya bagaimana dengan gaji saya, apakah sudah bisa keluar tiga bulan terakhir ini, itukan menurut saya pertanyaan manusiawi, kita menunggu gaji, meskipun sudah dibayarkan Desember lalu,” kata Eka Siska kepada sejumlah awak media.

“Selanjutnya tiba-tiba saja, saya terima screenshot foto dari surat pemberhentian itu, jadi sebagai bukti riil saya diberhentikan. Saya mengambil surat tersebut pada Januari tanggal 9 lalu, saya terima dari dari staf kepegawaian,” tambah Eka.

Eka sendiri menjelaskan, status dirinya di Poltek Negeri Nunukan, belum bisa dikatakan sebagai dosen tetap. Namun, sudah aktif mengajar sejak awal tahun 2019 lalu. Sebagai dosen yang disekolahkan dan dibiayai oleh Poltek Negeri Nunukan dari dana hibah Pemkab Nunukan, otomatis dirinya menuntut kontrak.

“Saya sendiri juga sudah meminta untuk dibuatkan kontrak sebagai dosen tetap, tapi selalu terkesan diulur-ulur. Sejak Januari 2019 lalu, hingga Desember, saya terus melakukan pengurusan status untuk menjadi dosen tetap, tapi tidak ada hasilnya, seperti dipermainkan,” keluh Eka.

Padahal menurutnya, Poltek Negeri Nunukan tersebut adalah institusi pendidikan, hal seperti demikian harusnya dianggap serius, apalagi semestinya dosen yang disekolahkan itu adalah aset di kampus itu sendiri. “Sebaiknya SDM atau aset ini dulu yang dijaga, inikan untuk perkembangan Poltek Nunukan juga kedepan supaya bisa jadi yang lebih baik seperti yang kita harapkan. Tapi, nyatanya kondisi seperti ini yang saya alami sekarang,” beber dosen jurusan teknis sipil tersebut.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Direktur PDD Poltek Negeri Nunukan, Arkas Viddy menegaskan, tidak ada pemutusan hubungan kerja dengan dosen tetap/kontrak dan juga staf kontrak. Sebutnya, memang 3 orang dosen tetap/kontrak tersebut, masa kontraknya telah berakhir per-31 Desember 2019 lalu. Demikian pula seluruh staf kontrak yang masa kontraknya per-31 Desember 2019 lalu berakhir.

Selanjutnya, di tahun 2020, pihaknya membuka formasi terbatas yang diberikan kepada seluruh dosen dan staf yang telah berakhir tersebut untuk mengikuti seleksi. Terbatasnya formasi yang dibuka, disesuaikan dengan kecukupan dana yang akan diperoleh pada tahun 2020.

“Jadi perlu diketahui untuk tahun 2020, ini seluruh PDD yang ada di Indonesia tidak mendapat anggaran lagi dari APBN, sehingga berdampak pada terancamnya pelaksanaan perkuliahan di PDD Poltek Negeri Nunulan. Untuk menyelamatkan kondisi ini, atau menyelamatkan agar mahasiswa tetap kuliah, maka tidak semua dosen dan staf yang habis masa kontraknya diperpanjang. Jadi saya tegaskan, tidak ada yang namanya pemutusan hubungan kerja itu,” tegas Arkas.

Sementara itu, pembukaan formasinya telah diumumkan melalui grup WhatsApp dosen tetap dan staf, bahkan ada yang ditelpon untuk mengikuti. Namun memang terbatas bagi dosen dan staf yang habis kontraknya saja. “Jadi kita beri kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi interview oleh interviewer independen dari luar PDD Poltek Negeri Nunukan,” pungkas Arkas. (raw/fly)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers