MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Januari 2020 11:48
Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

Lima WNI Kembali Jadi Korban Penculikan

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit

”Aksi berulang di area dan dengan modus operandi yang kurang lebih sama ini tentu harus menjadi pijakan dalam pembicaraan trilateral,” tutur Fahmi. Pembicaraan trilateral itu melibatkan Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Dia tahu betul, sudah ada pembicaraan, bahkan kerja sama di antara tiga negara tersebut. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih ada masalah. ”Apakah semua kesepakatan dan komitmen trilateral sudah on the right track,” ujarnya.

Fahmi menilai hal itu patut jadi pertanyaan. Sebab, sudah banyak wacana dan rencana yang digagas. Namun, masih belum berjalan efektif. Melihat kondisi tersebut, dia menilai, mestinya pemerintah memastikan lagi apakah program kerja sama berjalan efektif atau tidak, terkendala atau tidak, serta berhasil atau sebaliknya.

Dia menyampaikan, kelompok Abu Sayyaf tidak bisa dilihat hanya sebagai gerombolan pengganggu keamanan di Filipina. Sebab, operasi yang mereka lakukan dalam menculik WNI bersentuhan dengan tiga negara sekaligus.

”Filipina sebagai basis, Malaysia sebagai area operasi, dan Indonesia sebagai negara yang warganya menjadi target,” terangnya. Karena itu, Fahmi menekankan, pemerintah harus melihat kondisi tersebut sebagai persoalan serius. ”Satu orang saja warga negara terancam keselamatannya, itu sudah menjadi persoalan besar,” tegasnya.

Karena itu, Fahmi menambahkan, pemerintah harus lebih serius. Kerja sama yang sudah ada harus dipastikan benar-benar berjalan efektif. Saat ini, lanjut dia, tantangan yang perlu jadi perhatian adalah mempersempit ruang gerak kelompok Abu Sayyaf. ”Dan bagaimana menekan pemerintah Malaysia untuk lebih serius menjaga perairannya. Percuma saja patroli-patroli digelar jika salah satu pihak kendur,” paparnya. (akz/jpg/eza)

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 13:14

Jam Malam Segera Diberlakukan

TANJUNG SELOR  - Pemprov Kaltara akan memberlakukan jam malam selama…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:13

Jadi Ikon Anyar, Segera Instruksikan Penjagaan

TANJUNG SELOR – Sempat ditolak dan dilakukan penjadwalan ulang mengenai…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:12

Sungai Desa Binai Diduga Tercemar Limbah

TANJUNG SELOR – Aktivitas industri salah satu perusahaan perkebunan kelapa…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:11

Hapus Aset Mangkrak, Pemkab Alihkan Pengelolaan

TANJUNG SELOR - Asetmangkrak sejauh ini masih menjadi salah satu…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:10

Sungai Sekatak Meluap, Air Naik ke Permukiman

TANJUNG SELOR – Debit air Sungai Sekatak kembali meluap pada…

Jumat, 22 Januari 2021 11:39

SIAP Ditetapkan Pemenang Pilkada

TANJUNG SELOR – Sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Jumat, 22 Januari 2021 11:38

Terapi Plasma Konvalesen Dinilai Penting

TANJUNG SELOR – Angka kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19…

Jumat, 22 Januari 2021 11:37

Kemendag Restui Pembangunan Pasar Buah

TANJUNG SELOR – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) akhirnya…

Jumat, 22 Januari 2021 11:36

BMKG: Potensi Gempa Bumi di Kaltara Itu Ada

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung…

Jumat, 22 Januari 2021 11:35

Melihat Upaya Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi

PandemiCovid-19 sampai saat ini terus memberikan dampak di berbagai sektor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers