MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Januari 2020 11:48
Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

Lima WNI Kembali Jadi Korban Penculikan

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit

Informasi penculikan berawal dari laporan hilangnya kapal ikan dengan nomor registrasi SSK 00543/F. Di dalam kapal tersebut terdapat delapan WNI. Kapal itu semula terlihat memasuki perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia, dari arah Filipina pada Jumat (17/1) pukul 21.10 waktu setempat. Namun, informasi terakhir, ada tiga awak kapal WNI yang akhirnya dilepaskan penculik. ”Lima awak kapal WNI lainnya dibawa kelompok penculik,” terangnya.

Juru Bicara Kemenlu Faizasyah menuturkan, perwakilan Indonesia di Sabah (Malaysia) dan Manila (Filipina) sudah bergerak untuk membebaskan lima WNI tersebut. KJRI di Kota Kinabalu, Konsulat RI di Tawau, dan Kedutaan Besar RI di Manila sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mengumpulkan informasi.

Faiza menyesalkan penculikan WNI di perairan Sabah kembali terulang. Pihaknya mengimbau para nelayan yang biasa mencari ikan di perairan tersebut untuk tidak melaut demi keamanan.

Pada bagian lain, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Sisriadi menyampaikan bahwa pihaknya baru mengetahui kabar tersebut dari media di Malaysia. Institusi militer tanah air, kata dia, belum mendapat informasi resmi dari pemerintah.

Sementara itu, menurut pakar militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, pemerintah bukan hanya kali ini berhadapan dengan persoalan serupa. Insiden itu mirip dengan korban penculikan kelompok Abu Sayyaf yang belum lama berhasil dibebaskan otoritas Filipina.

Walau belum disebut secara pasti kelompok mana yang menculik lima WNI tersebut, Fahmi yakin para penculik adalah kelompok Abu Sayyaf. Sebab, perairan Sabah memang wilayah operasi mereka. Yang jadi masalah, kata dia, pemerintah seperti tidak punya solusi. Itu tampak lantaran penculikan dengan modus serupa berulang terjadi. Bahkan di daerah yang berdekatan dengan lokasi penculikan dalam kasus-kasus sebelumnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 25 Januari 2021 10:56
10 Kecamatan Terpapar Covid-19

Di Bulungan, Kasus Meninggal Dunia Kembali Bertambah

TANJUNG SELOR – Kasus meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:55

Kasus Tinggi, Tapi Ruang Isolasi di Bulungan Masih Mencukupi

TANJUNG SELOR – Angka penambahan jumlah kasus yang terkonfirmasi positif…

Senin, 25 Januari 2021 10:53

Pembangunan Makorem Maharajalila Dituntaskan Tahun ini

TANJUNG SELOR – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memberikan…

Senin, 25 Januari 2021 10:52

SIAP-SIAP AJA..!! La Nina Diprediksi Lebih Panjang

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…

Senin, 25 Januari 2021 10:51

Konflik Pertanahan Jadi Kewenangan Daerah

TANJUNG SELOR – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sepanjang 2020…

Senin, 25 Januari 2021 10:51

Konflik Pertanahan Jadi Kewenangan Daerah

TANJUNG SELOR – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sepanjang 2020…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:14

PPKM di Kaltara, Jam Malam Segera Diberlakukan

TANJUNG SELOR  - Pemprov Kaltara akan memberlakukan jam malam selama…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:13

Taman Ini Jadi Ikon Anyar Bulungan, Segera Instruksikan Penjagaan

TANJUNG SELOR – Sempat ditolak dan dilakukan penjadwalan ulang mengenai…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:12

Sungai Desa Binai Diduga Tercemar Limbah

TANJUNG SELOR – Aktivitas industri salah satu perusahaan perkebunan kelapa…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:11

Hapus Aset Mangkrak, Pemkab Alihkan Pengelolaan

TANJUNG SELOR - Asetmangkrak sejauh ini masih menjadi salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers