MANAGED BY:
SENIN
21 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Januari 2020 11:48
Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

Lima WNI Kembali Jadi Korban Penculikan

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) begerak cepat pasca terjadinya penculikan lima Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Dikarenakan, lima WNI yang menjadi korban dibawa ke perairan Filipina.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menyampaikan, Kaltara merupakan daerah perbatasan dengan Malaysia dan Filipina baik laut maupun darat. Sehingga, langkah antisipasi dan koordinasi dengan Lantamal XIII Tarakan. Kemudian memberikan peringatan kepada nelayan agar lebih berhati-hati. Dan meminta nelayan agar saat beraktivitas tidak mendekati wilayah perbatasan.

“Kita kerja sama dengan TNI AL, tetap menjaga perairan kita dan juga mengingatkan nelayan untuk hati-hati. Kita tetap waspada dan mendukung langkah yang dilakukan Lantamal,” ucap Brigjen Pol Indrajit kepada Radar Kaltara.

Sementara Direktur Polisi Air (Ditpolair) Polda Kaltara Kombes Pol Heri Sasangka menjelaskan, peringatan dini sudah dilakukan. Dengan melakukan patroli perbatasan dan meminta nelayan tidak mendekati wilayah perbatasan. “Nelayan kita minta jangan terlalu mendekati wilayah perbatasan saat melaut,” bebernya.

Kemudian, aktivitas kapal dari Indonesia yang melintas menuju Malaysia diminta tidak dilakukan. Sebab, pengalaman sebelumnya kapal tugboat dari Kaltim pernah menjadi korban. Sehingga, ia menegaskan jika tidak ada jaminan pelayaran melalui jalur tersebut, agar tidak dilakukan. Pengamanan wilayah perairan armada Polda Kaltara setiap saat melakukan penjagaan. Sedangkan komunikasi dengan aparat Malaysia terus dilakukan.

“Pernah terjadi tugboat waktu saya masih di Polda Kaltim. Makanya saya imbau jangan lagi jika dari negara tetangga tidak menjamin wilayah perairan mereka. Komunikasi saat ini sangat intens dengan PDRM, setiap ada penculikan kita diberikan informasi untuk ikut waspada juga,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 19 Juni 2021 10:52

Bentuk Satgas PMI Awasi Jalur Ilegal

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara akan bakal membentuk satuan tugas…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:51

Percepat Vaksinasi Targetkan 2.025 Orang

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara kembali mendapatkan alokasi vaksin  sebanyak…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:50

PPKM Diperpanjang, Daerah Menyesuaikan

TANJUNG SELOR – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:49

Ungkap Kasus Mara I hingga Andil Membangun Lapangan Tembak

Bertugas di wilayah Polsek Tanjung Palas Barat,Aipda Ali Mustofa diketahui…

Sabtu, 19 Juni 2021 10:48

Pemkab Tunggu Kucuran Anggaran dari APBN

TANJUNG SELOR – Di tengah defisitnya anggaran, organisasi perangkat daerah…

Kamis, 17 Juni 2021 16:39

Ini Hasil Sidak Gubernur di Pasar Induk Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Gubernur Kalimantan…

Kamis, 17 Juni 2021 15:07

Sidak Pasar Induk Tanjung Selor, Gubernur Beri Atensi Terhadap Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang…

Kamis, 17 Juni 2021 10:22

Data Tidak Akurat Bansos Tak Tepat Sasaran

TANJUNG SELOR – Data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Bulungan…

Kamis, 17 Juni 2021 10:20

Pembangunan Kawasan Khusus Digenjot

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Kamis, 17 Juni 2021 10:14

Rombong PKL Dibongkar Satpol PP

TANJUNG SELOR – Bangunan milik pedagang kaki lima (PKL) yang berlokasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers