MANAGED BY:
SENIN
13 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Januari 2020 11:48
Kelompok Bersenjata Makin Ganas, Nelayan Diminta Tak Dekati Perbatasan

Lima WNI Kembali Jadi Korban Penculikan

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) begerak cepat pasca terjadinya penculikan lima Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Dikarenakan, lima WNI yang menjadi korban dibawa ke perairan Filipina.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menyampaikan, Kaltara merupakan daerah perbatasan dengan Malaysia dan Filipina baik laut maupun darat. Sehingga, langkah antisipasi dan koordinasi dengan Lantamal XIII Tarakan. Kemudian memberikan peringatan kepada nelayan agar lebih berhati-hati. Dan meminta nelayan agar saat beraktivitas tidak mendekati wilayah perbatasan.

“Kita kerja sama dengan TNI AL, tetap menjaga perairan kita dan juga mengingatkan nelayan untuk hati-hati. Kita tetap waspada dan mendukung langkah yang dilakukan Lantamal,” ucap Brigjen Pol Indrajit kepada Radar Kaltara.

Sementara Direktur Polisi Air (Ditpolair) Polda Kaltara Kombes Pol Heri Sasangka menjelaskan, peringatan dini sudah dilakukan. Dengan melakukan patroli perbatasan dan meminta nelayan tidak mendekati wilayah perbatasan. “Nelayan kita minta jangan terlalu mendekati wilayah perbatasan saat melaut,” bebernya.

Kemudian, aktivitas kapal dari Indonesia yang melintas menuju Malaysia diminta tidak dilakukan. Sebab, pengalaman sebelumnya kapal tugboat dari Kaltim pernah menjadi korban. Sehingga, ia menegaskan jika tidak ada jaminan pelayaran melalui jalur tersebut, agar tidak dilakukan. Pengamanan wilayah perairan armada Polda Kaltara setiap saat melakukan penjagaan. Sedangkan komunikasi dengan aparat Malaysia terus dilakukan.

“Pernah terjadi tugboat waktu saya masih di Polda Kaltim. Makanya saya imbau jangan lagi jika dari negara tetangga tidak menjamin wilayah perairan mereka. Komunikasi saat ini sangat intens dengan PDRM, setiap ada penculikan kita diberikan informasi untuk ikut waspada juga,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers