MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56
Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya
Catur Hendratmo

PROKAL.CO,

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram (kg) diprediksi akan berdampak pada masyarakat. Pencabutan subsidi ini merupakan buntut dari permasalahan distribusi yang dinilai masih banyak tak tepat sasaran.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi pada Sekretariat Kota (Setkot) Tarakan Catur Hendratmo menilai rencana itu perlu kajian mendalam. Di Tarakan khususnya, pengguna elpiji 3 kg masih cukup besar.

“Sejauh ini saya pribadi belum mendengar kabar ini. Bisa kita bayangkan saja, dulu kita sudah mengkonversi dari minyak tanah ke elpiji, kemudian lahirnya city gas atau gas alam. City gas ini tentu dari hasil daerah-daerah yang memiliki potensi gas. Tapi sebagian wilayah di Indonesia yang tidak memiliki sumber daya alam gas tentu masih menggunakan elpiji 3 kg. Kalau subsidi elpiji 3 kg dicabut, apa yang masyarakat kecil pakai. Tentu ini masih menjadi konsep yang perlu dikaji lebih dalam,” ujarnya.

Memang diakui, bantuan yang dijanjikan pemerintah sebagai pengganti subsidi bisa saja efektif. Namun penyaluran bantuan yang dimaksud tetap harus melalui mekanisme yang jelas. “Seperti halnya untuk mengantisipasi penerima bantuan beasiswa sejak beberapa tahun lalu. Beasiswa langsung ditransfer ke rekening si anak. Karena awalnya dulu banyak kejadian si anak mendapat beasiswa tidak mampu kemudian diterima orangtuanya. Setelah itu, si anak juga tetap masih kesulitan untuk membeli keperluan sekolah. Ternyata uangnya digunakan orang tuanya untuk keperluan lain. Kemudian muncul kebijakan, penerima beasiswa atau bantuan yang langsung menerima,” tukasnya.

“Mungkin informasi ini akan kami segera kaji, artinya kami juga harus mempersiapkan hal-hal yang dirasa perlu.  Nanti kami akan koordinasi ini dengan Pak Wali (dr. Khairul, M.Kes),” tuturnya.

Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Tarakan Muhammad Ramli masih enggan menanggapi lebih jauh.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers