MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56
Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya
Catur Hendratmo

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram (kg) diprediksi akan berdampak pada masyarakat. Pencabutan subsidi ini merupakan buntut dari permasalahan distribusi yang dinilai masih banyak tak tepat sasaran.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi pada Sekretariat Kota (Setkot) Tarakan Catur Hendratmo menilai rencana itu perlu kajian mendalam. Di Tarakan khususnya, pengguna elpiji 3 kg masih cukup besar.

“Sejauh ini saya pribadi belum mendengar kabar ini. Bisa kita bayangkan saja, dulu kita sudah mengkonversi dari minyak tanah ke elpiji, kemudian lahirnya city gas atau gas alam. City gas ini tentu dari hasil daerah-daerah yang memiliki potensi gas. Tapi sebagian wilayah di Indonesia yang tidak memiliki sumber daya alam gas tentu masih menggunakan elpiji 3 kg. Kalau subsidi elpiji 3 kg dicabut, apa yang masyarakat kecil pakai. Tentu ini masih menjadi konsep yang perlu dikaji lebih dalam,” ujarnya.

Memang diakui, bantuan yang dijanjikan pemerintah sebagai pengganti subsidi bisa saja efektif. Namun penyaluran bantuan yang dimaksud tetap harus melalui mekanisme yang jelas. “Seperti halnya untuk mengantisipasi penerima bantuan beasiswa sejak beberapa tahun lalu. Beasiswa langsung ditransfer ke rekening si anak. Karena awalnya dulu banyak kejadian si anak mendapat beasiswa tidak mampu kemudian diterima orangtuanya. Setelah itu, si anak juga tetap masih kesulitan untuk membeli keperluan sekolah. Ternyata uangnya digunakan orang tuanya untuk keperluan lain. Kemudian muncul kebijakan, penerima beasiswa atau bantuan yang langsung menerima,” tukasnya.

“Mungkin informasi ini akan kami segera kaji, artinya kami juga harus mempersiapkan hal-hal yang dirasa perlu.  Nanti kami akan koordinasi ini dengan Pak Wali (dr. Khairul, M.Kes),” tuturnya.

Kepala Bidang Penguatan dan Pengembangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Tarakan Muhammad Ramli masih enggan menanggapi lebih jauh.

“Ini kan sebenarnya sifatnya masih wacana karena saat ini belum ada juknisnya. Meski kabar ini sudah beredar di mana-mana, tapi kami masih menunggu kejelasan kabar ini. Kami belum bisa mengatakan kalau alternatifnya bantuan tunai atau semacam apa. Walaupun ada yang mengatakan seperti itu, tapi kami belum bisa berkesimpulan kalau belum ada kejelasan dari wacana ini. Kalau sudah ada juknisnya, baru kami berkoordinasi kepada badan terkait,” tuturnya.

Menurutnya jika subsidi dicabut, maka elpiji 3 kg berkurang. “Sebetulnya dengan masuknya jargas di Tarakan kan stok elpiji bisa dikurangi, karena secara logika pengguna elpiji 3 kg pasti berkurang. Tapi karena ada penimbun-penimbun inilah yang membuat gas elpiji sulit didapatkan,” tuturnya. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 17:17

Keberangkatan 618 Calon Jemaah Umrah Tertunda

TARAKAN - Beredar maklumat dari Kerajaan Arab Saudi terkait penundaan…

Jumat, 28 Februari 2020 17:14

Warga Khawatir Digusur

TARAKAN – Rencana pengembangan kawasan wisata Pantai Amal membawa kekhawatiran…

Jumat, 28 Februari 2020 14:26

Mesin Mati, 3 Nelayan Hilang

TARAKAN - Kecelakaan laut melibatkan sebuah speedboat terjadi pada Kamis…

Kamis, 27 Februari 2020 14:32

Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:29

Awang Beri Bantuan karena Merasa Senasib

TARAKAN - Mantan Gubernur Kalimantan Timur 2008-2018  Dr. H. Awang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:27

Karena Ruang Pendingin Ikan Belum Sesuai Fungsi, Begini Jadinya...

TARAKAN- Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan masih…

Kamis, 27 Februari 2020 14:26

Pantai Amal Dipercantik Pemkot, Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:25

Gerindra Pesimistis Usung Kader di Pilgub

TARAKAN – Hasil rapimnas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhir…

Senin, 24 Februari 2020 15:26

Pengemudi Tiba-Tiba Pusing, Hajar Dagangan Warga

TARAKAN – Diduga di luar kendali, sebuah mobil Toyota Rush…

Minggu, 23 Februari 2020 10:44

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers