MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Januari 2020 14:25
Diduga Ada Aliran Gaji ‘Siluman’, SBSI Minta DLH Diaudit
AKSI DAMAI: SBSI bersama pekerja kebersihan menyambangi kantor Bupati Bulungan untuk menyampaikan aspirasi.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Bulungan kembali menyuarakan aspirasi para pekerja kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bulungan. Setidaknya ada enam poin tuntutan yang disuarakan di halaman kantor Bupati Bulungan, Kamis (16/1).

Dari pantauan awak media di lapangan, ratusan massa sudah mulai memadati halaman kantor bupati sejak pukul 09.00 WITA dan disambut oleh petugas kepolisian dan Satpol PP yang melakukan penjagaan. Setelah beberapa menit menyuarakan aspirasi perwakilan SBSI kemudian diperkenankan untuk masuk ke dalam ruangan rapat membahas apa yang menjadi permasalahan.

Ketua DPC SBSI Bulungan,  Agustinus menyampaikan bahwa ada enam poin yang menjadi tuntutan hari ini, salah satunya menutut tunjangan hari raya (THR) pekerja yang tidak diberikan sejak tahun 2017 silam. Dan ada beberapa poin dari tuntutan itu yang akan dibahas lebih lanjut secara teknis.

“Kami juga meminta agar pembicaraan itu dihadiri oleh pihak Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Bulungan. Karena tanpa mereka kami juga tidak bisa apa-apa. Apalagi yang hadir sekarang ini kebanyakan dari teknis KUH Perdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata),” ungkap Agustinus, Kamis (16/1).

Sehingga tidak begitu memahami, dan akhirnya membuat perjanjian kerja berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Kalau SBSI tetap berpedoman pada Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Apakah itu masuk di dalam hubungan industrial. Iya, karena tenaga kejar di DLH dan DPRKP itu masuk di dalam golongan hubungan industrial. Jadi antara hubungan industrial dengan industri berbeda, karena industri itu mencari keuntungan berdasarkan pemahaman mereka dari teknis Pemda, dan kami sudah sanggah,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:18

Libur Panjang, Berpotensi Klaster Baru

TANJUNG SELOR – Libur panjang di akhir Oktober 2020 berpotensi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:16

Rapid Test Massal, Enam ASN Reaktif

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan menggelar tes cepat atau rapid…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:15

Anggaran BST Dipangkas 50 Persen

TANJUNG SELOR – Di awal pandemi Covid-19 lalu, penerima bantuan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:24

Soal Patok Hilang Ditangani Pemerintah Pusat

TANJUNG SELOR – Hasil pemeriksaan patok perbatasan yang dilakukan Satgas…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:23

Tak Netral, Pjs Gubernur Akan Sanksi Tegas ASN

TANJUNG SELOR - Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:20

Pemenang Tender APK dari Bali

TANJUNG SELOR - Jika tak ada aral, alat peraga kampanye…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:09

Tambahan Kasus Didominasi Kontak Erat

KEMARIN (22/10), di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali terjadi penambahan konfirmasi…

Kamis, 22 Oktober 2020 11:11

Ribuan Data Penerima BST di Kaltara "Lenyap"

TANJUNG SELOR – Bantuan Sosial Tunai (BST) program Kementerian Sosial…

Kamis, 22 Oktober 2020 11:08

Kebutuhan Dokter Spesialis di Kaltara Belum Ideal

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara…

Kamis, 22 Oktober 2020 11:03

Lima Orang Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal, Ini yang Dilakukan Dinas ESDM Kaltara

TANJUNG SELOR - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers