MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 17 Januari 2020 14:25
Diduga Ada Aliran Gaji ‘Siluman’, SBSI Minta DLH Diaudit
AKSI DAMAI: SBSI bersama pekerja kebersihan menyambangi kantor Bupati Bulungan untuk menyampaikan aspirasi.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Bulungan kembali menyuarakan aspirasi para pekerja kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bulungan. Setidaknya ada enam poin tuntutan yang disuarakan di halaman kantor Bupati Bulungan, Kamis (16/1).

Dari pantauan awak media di lapangan, ratusan massa sudah mulai memadati halaman kantor bupati sejak pukul 09.00 WITA dan disambut oleh petugas kepolisian dan Satpol PP yang melakukan penjagaan. Setelah beberapa menit menyuarakan aspirasi perwakilan SBSI kemudian diperkenankan untuk masuk ke dalam ruangan rapat membahas apa yang menjadi permasalahan.

Ketua DPC SBSI Bulungan,  Agustinus menyampaikan bahwa ada enam poin yang menjadi tuntutan hari ini, salah satunya menutut tunjangan hari raya (THR) pekerja yang tidak diberikan sejak tahun 2017 silam. Dan ada beberapa poin dari tuntutan itu yang akan dibahas lebih lanjut secara teknis.

“Kami juga meminta agar pembicaraan itu dihadiri oleh pihak Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Bulungan. Karena tanpa mereka kami juga tidak bisa apa-apa. Apalagi yang hadir sekarang ini kebanyakan dari teknis KUH Perdata (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata),” ungkap Agustinus, Kamis (16/1).

Sehingga tidak begitu memahami, dan akhirnya membuat perjanjian kerja berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Kalau SBSI tetap berpedoman pada Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Apakah itu masuk di dalam hubungan industrial. Iya, karena tenaga kejar di DLH dan DPRKP itu masuk di dalam golongan hubungan industrial. Jadi antara hubungan industrial dengan industri berbeda, karena industri itu mencari keuntungan berdasarkan pemahaman mereka dari teknis Pemda, dan kami sudah sanggah,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers