MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Januari 2020 14:40
Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah
Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi pendapatan. Pada sektor pajak misalnya, Pemkot mengklaim jika nilai pajak di Tarakan saat ini lebih murah dibanding beberapa daerah di luar.

PROKAL.CO, TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi pendapatan. Pada sektor pajak misalnya, Pemkot mengklaim jika nilai pajak di Tarakan saat ini lebih murah dibanding beberapa daerah di luar.

“Kita ini lebih murah daripada (daerah) yang lain,” ungkap Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, Senin (13/1).

Misalnya pajak bioskop, kata dia, telah melalui kajian dan studi banding. Ia juga menyampaikan jika sejumlah wajib pajak yang masih memiliki tunggakan agar segera diselesaikan.

Khairul menegaskan bahwa tugas Pemkot salah satunya menagih tunggakan pajak. Dalam urusan pailit sekalipun, perusahaan atau wajib pajak tetap harus menunaikan kewajibannya.

“Urusan kepailitan itu hak pengadilan, hak kami adalah bagaimana aset daerah yang ada jangan sampai dilelang. Kalau perusahaan enggak menyelesaikan pajak, ya wajib dipailitkan karena memang ada UU-nya,” jelasnya.

“Kalau kami kasih secara halus enggak bisa, ya keraslah. Ini uang negara, daerah ini juga negara. Di sini ada pengacara dan kepolisian. Itulah risiko bisnis, mau ditempati atau tidak bukan urusan kami. Pemerintah sudah terlalu longgar,” tegasnya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tarakan Bob Saharuddin mengatakan bahwa Kota Tarakan memiliki 11 jenis pajak, seperti pajak hotel, restoran, hiburan yang di dalamnya terdapat bioskop, pergelaran kesenian, kontes kecantikan, pameran, sirkus, pacuan kuda, pertandingan olahraga, fitness, karaoke, mandi uap/spa, diskotik, panti pijat, permainan ketangkasan dan biliar, reklame, penerangan jalan, pengambilan bahan galian golongan C, parkir, air bawah tanah, sarang burung walet, PBB dan BPHTB.

Di antara 11 wajib pajak tersebut, tercantum bahwa pajak bioskop dan permainan ketangkasan yang merupakan pajak terbesar dan mencapai angka 35 persen. “Ini tentu ada dasarnya,” singkatnya. (shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 17:17

Keberangkatan 618 Calon Jemaah Umrah Tertunda

TARAKAN - Beredar maklumat dari Kerajaan Arab Saudi terkait penundaan…

Jumat, 28 Februari 2020 17:14

Warga Khawatir Digusur

TARAKAN – Rencana pengembangan kawasan wisata Pantai Amal membawa kekhawatiran…

Jumat, 28 Februari 2020 14:26

Mesin Mati, 3 Nelayan Hilang

TARAKAN - Kecelakaan laut melibatkan sebuah speedboat terjadi pada Kamis…

Kamis, 27 Februari 2020 14:32

Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:29

Awang Beri Bantuan karena Merasa Senasib

TARAKAN - Mantan Gubernur Kalimantan Timur 2008-2018  Dr. H. Awang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:27

Karena Ruang Pendingin Ikan Belum Sesuai Fungsi, Begini Jadinya...

TARAKAN- Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan masih…

Kamis, 27 Februari 2020 14:26

Pantai Amal Dipercantik Pemkot, Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:25

Gerindra Pesimistis Usung Kader di Pilgub

TARAKAN – Hasil rapimnas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhir…

Senin, 24 Februari 2020 15:26

Pengemudi Tiba-Tiba Pusing, Hajar Dagangan Warga

TARAKAN – Diduga di luar kendali, sebuah mobil Toyota Rush…

Minggu, 23 Februari 2020 10:44

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers