MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 14 Januari 2020 09:58
Rian Nyaris Tewas Disengat Kabel Listrik
DIRAWAT INTENSIF: Rian Jemmi masih dirawat di Puskesmas Long Bawan, pasca tersengat arus listrik dari kabel telanjang di tiang listrik milik PLN Rayon Nunukan, Senin (13/1).

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bocah bernama Rian Jimmi, warga Desa Long Katung Kecamatan Krayan, nyaris tewas akibat tersengat arus listrik kabel telanjang bertegangan tinggi dari tiang listrik milik PT. PLN Rayon Nunukan.

Kejadian itu menimpa Rian di daerah perkebunan milik orang tuanya sekira pukul 16.00 Wita, Minggu (13/1) kemarin. Meski selamat, Rian mengalami banyak luka bakar di sejumlah tubuhnya.

Ketua Lembaga Adat Krayan, Aprem mengatakan, pasca kejadian Rian langsung dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Long Bawan untuk perawatan intensif. Rian diketahui mengalami luka sengatan pada 4 bagian tubuhnya dengan keadaan kulit mengelupas.

“Ya, langsung dibawa ke puskesmas. Sempat dibawa pulang orang tuanya setelah dirawat, tapi malamnya dia dikembalikan ke puskesmas. Hingga sekarang, anak itu masih dirawat intensif di puskesmas,” Ujar Aprem kepada pewarta harian ini.

Dijelaskan Aprem, kronologis kejadian tersengatnya Rian pada tiang listrik, di saat Rian ikut berkebun dengan orang tuanya. Kebun orang tua Rian, berada di tengah jalan antara Desa Kampung Baru dan Desa Pa Bedung. Saat berada di kebun, Rian bermain di pinggir jalan dengan temannya.

“Nah, saat bermain inilah anak itu terpeleset dan terkena kabel listrik telanjang yang sudah nyaris menyentuh tanah. Memang tiang listriknya ini mau roboh sudah, kabelnya saja sudah hampir kena jalan, seharusnya itu kan diperbaiki,” ungkap Aprem.

Aprem pun meminta pihak PLN bertanggung jawab atas kecelakaan anak tersebut. Sebab, akibat tiang listrik yang tidak diperhatikan, sehingga kabel pun sudah hampir menyentuh tanah. “Ya, kita sampaikan permintaan keluarga untuk ada pertanggungjawaban dari pihak PLN, untung saja anak tersebut terselamatkan,” beber Aprem.

Sementara itu, Manager PT. PLN Rayon Nunukan Rachmad Adi Widodo saat dikonfirmasi media ini, belum bisa berkomentar banyak. Sebab, pihaknya juga baru mengetahui informasi tersebut pada Senin (13/1) kemarin.

“Ya, kami juga baru dapatkan informasinya, kami belum bisa menjelaskan apa-apa, namun kita akan langsung koordinasi dengan teman-teman (rekan, kerja, Red.) di Krayan untuk mengetahui kondisi sebenarnya atau kronologisnya seperti apa,” kata Rachmad saat dikonfirmasi.

Sementara terkait tuntutan keluarga, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan investigasi, kebenaran hal tersebut. Jika terjadi kecelakaan, apa penyebabnya dan kenapa kecelakaan tersebut bisa terjadi.

“Yang jelas, kami juga tentunya akan komunikasi dengan pihak keluarga, istilahnya mencari tahu apa sih yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Kita cari akar permasalahannya dulu begitu. Nanti informasi terbarunya akan kami infokan kembali,” pungkas Rachmad berjanji. (raw/zia)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan akibat…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers