MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Januari 2020 16:21
Dua Pelajar Malaysia Dideportasi

Terjaring Razia Masuk Indonesia Secara Ilegal

DIPULANGKAN: Imigrasi Kelas II Nunukan memulangkan dua pelajar WNA Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Selasa (7/1).

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan mendeportasi dua pelajar Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Keduanya diduga masuk ke daerah Sebatik Indonesia tanpa dokumen lengkap atau ilegal bersama orang tuanya, Desember 2019 lalu.

Dua WNA yang bernama Muhammad Afiq Syafiq (15) dan Nurul Afiqah Syafiqah (13) itu dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tunon Taka Nunukan dengan tujuan Sabah – Malaysia menggunakan salah satu kapal feri, Selasa (7/1)

Keduanya didampingi personel Imigrasi Kelas II Nunukan hingga sampai ke dalam kapal yang ditumpangi untuk memastikan mereka benar-benar pulang ke Malaysia.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo mengatakan, pihaknya memulangkan WNA tersebut pasca petugas dari pihak Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak memberikan dokumen perjalanan atau Sijil Perlakuan Cemas (SPC) pada Sabtu (4/1) lalu.

“Karena surat deportasi sudah dilengkapi, kedua anak WNA asal Malaysia tersebut langsung kita deportasi,” ungkap Bimo kepada Radar Nunukan.

Kedua WNA merupakan kakak beradik bersama ibunya bernama Nor Alang (39) sebelumya diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan ketika berada di dalam salah satu kapal swasta Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang bersandar di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan. Dikarenakan berada di wilayah Indonesia tanpa memiliki dan menggunakan dokumen keimigrasian, pada saat digelar operasi gabungan oleh tim pencegahan PMI non-prosedural awal Desember 2019 lalu, ketiganya diamankan sementara.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 09 Mei 2021 22:03

Warga Desak-desakan Demi Dapatkan LPG 3 Kg

NUNUKAN - Kelangkaan LPG yang berdampak terjadinya antrean berdesak-desakan di…

Minggu, 09 Mei 2021 14:08

Viral, Warga Pertanyakan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

NUNUKAN – Persoalan tabung LPG masih terus berpolemik di Nunukan.…

Sabtu, 08 Mei 2021 09:53

Raih WTP, Aset Tak Bersertifikat dan Dana BOS Jadi Catatan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menerima opini wajar tanpa pengecualian…

Jumat, 07 Mei 2021 09:27

4 Nelayan Hilang Kontak di Tanjung Ahus

NUNUKAN - Empat orang diduga nelayan Nunukan dilaporkan hilang kontak,…

Rabu, 05 Mei 2021 15:06

Masih Banyak Catatan Strategis Dewan Terhadap LKPj Bupati

NUNUKAN – Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Nunukan Tahun…

Rabu, 05 Mei 2021 14:47

DERITA BETUL EH..!! Sudah Terlantar, Empat WNI Ini Juga Positif Covid-19

\NUNUKAN - Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan swab PCR yang dikirim…

Senin, 03 Mei 2021 14:57

KRI Sudah Pulangkan 1.092 WNI dari Malaysia

NUNUKAN - KRI Tawau kembali memfasilitasi pemulangan atau repatriasi mandiri…

Jumat, 30 April 2021 10:51

Tak Ingin Diamuk, Penabrak Buang Jasad Korban

NUNUKAN - Enggan membawa jasad korban Balandina Ulfa ke puskesmas…

Kamis, 29 April 2021 10:23

Rawan Terjadi di Dalam Keluarga

 KEPALA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan…

Selasa, 27 April 2021 19:20

Kepedulian PT SPP kepada Masyarakat Sekitar

NUNUKAN - Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Pasar Lama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers