MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Rabu, 08 Januari 2020 16:11
Sabet Tiga Medali di Kejurnas Asta

Atlet Seni Tarung Tradisi Menunjukkan Kemampuan di Level Nasional

BERPRESTASI: Pembina Galaxy Camp Tarakan yang juga Danlanud Anang Busra, Kolonel Pnb HKD. Handaka (tengah) bersama pelatih Galaxy Camp Risky Albert (kiri) berfoto bersama tiga petarung yang berhasil membawa tiga medali dalam kejurnas ASTA di Solo.

Tiga petarung mixed martial arts (MMA) Kaltara binaan Galaxy Camp Tarakan kembali mengukir prestasi dalam kejuaraan nasional (kejurnas) yang diselenggarakan Asosiasi Seni Tarung Tradisi Indonesia (Asta) yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah (Jateng).

 

---

 

DALAM kejurnas yang diselenggarakan mulai tanggal 28 Desember hingga 29 Desember tersebut, petarung Kaltara Pratu Aan Setyawan berhasil mendapatkan medali emas setelah di partai final kelas 70 kg setelah berhasil mengalahkan figter asal Jogja Deny Kritanto dari Pogy Camp Jogja.

Sementara dua petarung Kaltara lainnya, yakni Bharatu Wahyu Ramandansyah yang turun pada kelas 77 kg dan Prada Imam Sihabudin yang turun kelas 65 kg masing-masing berhasil menyabet medali perak.

“Untuk ikut kejurnas ini, kami mempersiapkan diri selama satu setengah bulan untuk latihan dan pematangan fisik sebelum bertanding,” tutur Pratu Aan Setyawan, Selasa (6/1).

Pria yang bertugas di satuan Lanud Anang Busra Tarakan ini juga menuturkan bahwa sebelum turun di kelas 70 kg, dirinya tidak menargetkan bisa medapatkan medali emas pada kejurnas kali ini.

“Karena ini pengalaman pertama, saya tidak ada target bisa juara, hanya dari pelatih saya mengintruksikan bermain lepas saja saat pertandingan,” tuturnya.

Sementara itu Bharatu Wahyu Ramandansyah mengatakan, kesulitan yang dirinya hadapi dalam kejurnas yang diselenggarakan di Solo tersebut tidak lain petarung-petarung yang dirinya lawan merupakan petarung yang berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi dalam pertandingan. “Itu kesulitan kita, lawannya petarung dari camp-camp ternama dan sering juara, kita juga masih belum mahir dalam bantingan dan kuncian sehingga perlu belajar lagi,” tuturnya.

Pria yang berasal dari satuan Brimob Kaltara ini menuturkan, ke depan dirinya akan lebih giat lagi untuk berlatih terutama untuk bantingan dan kuncian. “Untuk kerjunas merupakan pengalaman pertama, tapi untuk pertandingan lain saya sudah tiga kali ikut, next time saya akan belajar lagi untuk bisa memberikan hasil yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu Pembina Galaxy Camp Tarakan yang juga Danlanud Anang Busra, Kolonel Pnb HKD. Handaka mengatakan, keberhasilan petarung Galaxy Camp Tarakan dalam membawa nama Kaltara pada kejurnas yang diselenggarakan Asta membuktikan bahwa Kaltara juga memiliki petarung yang berpotensi untuk bersaing di tingkat nasional.

“Yang ikut kita di sini ada dari satuan TNI, Polri dan Satpol PP, namun saya juga siap memfasilitasi siapa pun yang ingin bergabung dengan Galaxy Camp,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa keberadaan Galaxy Camp Tarakan tidak lain untuk memberikan wadah kepada petarung yang ada di Kaltara untuk dapat membawa nama Kaltara di tingkat nasional. “Prestasi ini merupakan kali kedua kita membawa nama Kaltara ke tingkat nasional, sebelumnya petarung kita atas nama Risky Albert berhasil meraih sabuk emas Alif Turiadi pada Open Turnamen Asta di Kota Tenggarong,” ungkapnya.

Ketua Asta Kaltara Heppy Tristriyanto mengatakan, dirinya mengapresiasi petarung Kaltara yang sudah berhasil meraih prestasi dalam kejurnas yang dilaksanakan di Solo. “Keberhasilan petarung Kaltara meraih prestasi di tingkat nasional, membuktikan bahwa di Kaltara juga memiliki potensi yang sama dengan daerah lain,” ucapnya.

Meski Asta Kaltara baru terbentuk dua bulan, pihaknya siap memfasilitasi petarung-petarung yang akan membawa nama Kaltara pada kejuaraan tingkat nasional.

“Bulan Maret ini kita juga sedang mempersiapkan petarung Kaltara untuk dapat ikut dalam perebutan sabuk emas Kapolda Jawa Barat yang nanti pertandingannya akan dilaksanakan di Bogor,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 11:13

Persembahkan Tarian Daerah, Berlatih Hingga Empat Bulan

<p>Ada cerita lain pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dilakukan di ruang serba guna…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers