MANAGED BY:
MINGGU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Januari 2020 15:32
Sidak SPBU, Anggota DPRD Bersitegang

Markus Juk: Ada Oknum yang Bermain!

PEMERIKSAAN: Anggota DPRD Bulungan melakukan sidak di SPBU Bulungan terkait pembatasan yang dilakukan pengelola SPBU Bulungan, Selasa (7/1).

Sementara, Markus Juk menilai ada oknum yang bermain bersama pengetap. Sehingga, pihaknya meminta agar Kepolisian dan Satpol PP bertindak dengan tegas. Sebab, dari informasi yang ia terima, BBM bersubsidi jenis solar yang dijual di SPBU Sengkawit dilarikan ke daerah Sekatak.

“Mohon maaf, ada juga oknum yang bermain. Sehingga, pengetap merasa aman dan damai tidak ada rasa takut. Dari informasi yang kami dapat justru Solar yang bersubsidi larinya ke tambang liar yang berlokasi di Sekatak. Tidak mungkin ada api, ada asap kalau tidak ada yang mengaturnya. Karena melihat kuota di Bulungan lebih dari cukup,” tambahnya.

Kemudian, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan agar mengupayakan penambahan SPBU di Bulungan. Karena, permintaan masyarakat begitu banyak agar dapat mengurai antre setiap hari di SPBU Sengkawit. “Baik itu dari Polda Kaltara, Polres Bulungan dan Satpol PP provinsi dan kabupaten mari kita benar-benar menegakkan keadilan di Bulungan terkait SPBU. Dan kami berharap pemerinrah kabupaten dan provinsi agar menambah lagi SPBU itu harapan kita,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, M Nafis menyoroti terkait pembatasan yang dilakukan SPBU Sengkawit mulai kemarin (7/1) senilai Rp 200 ribu. Ia menilai pembatasan pembelian BBM itu harusnya dilakukan terhadap pengetap, bukan malah ke masyarakat yang menggunakan BBM untuk keperluan bukan untuk dijual kembali. “Untuk mengisi sesuai kapasitas. Sementara pengetap, kendaraan pengetap yang dimodifikasi Mitsubishi l300 pengisian hingga Rp 800-900 ribu di luar nalar,” ungkapnya.

Ia menegaskan hasil sidak selanjutnya akan memanggil pihak terkait untuk penyelesaikan. Seperti Disperindagkop, Satpol PP dan pihak berwenang. Dengan adanya pengetap saat ini walaupun kuota ditambah hingga 200 dipastikan tidak akan cukup. “Tentu ada indikasi permainan. Karena pengetap keluar masuk hingga SPBU tutup. Jadi biar kuota ditambah tetap tidak akan cukup. Bisa dilihat sekarang antrean bukan satu jalur lagi tetapi kiri kanan jalan sudah menjadi tempat antrean yang begitu panjang,” bebernya.

“Kondisi ini tentunya mengganggu ketertiban umum. Kita berharap pemiliki bisa menjaga stabilitas. Karena yang kita larang pengetap. Jika masyarakat yang menggunakan untuk keperluan jangan dibatasi. Harusnya, memberikan peringatan terhadap pengetap,” sambung M.Nafis. (akz/fly)

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 13:14

Jam Malam Segera Diberlakukan

TANJUNG SELOR  - Pemprov Kaltara akan memberlakukan jam malam selama…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:13

Jadi Ikon Anyar, Segera Instruksikan Penjagaan

TANJUNG SELOR – Sempat ditolak dan dilakukan penjadwalan ulang mengenai…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:12

Sungai Desa Binai Diduga Tercemar Limbah

TANJUNG SELOR – Aktivitas industri salah satu perusahaan perkebunan kelapa…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:11

Hapus Aset Mangkrak, Pemkab Alihkan Pengelolaan

TANJUNG SELOR - Asetmangkrak sejauh ini masih menjadi salah satu…

Sabtu, 23 Januari 2021 13:10

Sungai Sekatak Meluap, Air Naik ke Permukiman

TANJUNG SELOR – Debit air Sungai Sekatak kembali meluap pada…

Jumat, 22 Januari 2021 11:39

SIAP Ditetapkan Pemenang Pilkada

TANJUNG SELOR – Sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Jumat, 22 Januari 2021 11:38

Terapi Plasma Konvalesen Dinilai Penting

TANJUNG SELOR – Angka kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19…

Jumat, 22 Januari 2021 11:37

Kemendag Restui Pembangunan Pasar Buah

TANJUNG SELOR – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) akhirnya…

Jumat, 22 Januari 2021 11:36

BMKG: Potensi Gempa Bumi di Kaltara Itu Ada

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung…

Jumat, 22 Januari 2021 11:35

Melihat Upaya Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi

PandemiCovid-19 sampai saat ini terus memberikan dampak di berbagai sektor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers