MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Januari 2020 15:24
Kaltara Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Gelombang Tinggi, Rekomendasi Pelayaran Tak Diberikan

CUACA EKSTRIM: UPP tidak memberikan rekomendasi pelayaran jika terjadi gelombang tinggi.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan kembali mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem hujan lebat di sebagian wilayah Indonesia. Khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala BMKG Kelas III Tanjung Harapan, Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, potensi hujan dengan intensitas hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Indonesia. Sebab, berdasarkan analisis dinamika atmosfer menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat. “Hujan lebat ini berpotensi terjadi hampir di semua provinsi, khususnya di Kaltara,” ungkap Sulam kepada Radar Kaltara, Selasa (7/1).

Hujan lebat, sambung Sulam, disebabkan berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola tekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS). Sehingga mengakibatkan peningkatan aktivitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.

“Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) juga dapat membentuk pola konvergensi atau pertemuan massa udara dan belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator,” sebutnya.

Sementara itu berdasarkan model prediksi, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan ke depan. Kondisi itu dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia. “Intenstias hujan lebat ini diperkirakan akan berlangsung mulai 5-12 Januari 2019,” bebernya.

Selain potensi hujan lebat, ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia hingga mencapai lebih dari 2.5 meter juga perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir dan tanah longsor. “Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir juga diimbau agar selalu waspada,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 11:17

WNA Jerman Diamankan Miliki Permen Ganja

TANJUNG SELOR - Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah…

Selasa, 15 Juni 2021 11:15

Belum Ada Progres Pembangunan di PLTA Peso

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan telah membentuk tim percepatan pembangunan…

Selasa, 15 Juni 2021 11:14

Pandemi, MTQ Digelar Virtual

TANJUNG SELOR - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-6 tingkat…

Selasa, 15 Juni 2021 11:12

Perbaikan Jalan via CSR Dinilai Tak Maksimal

TANJUNG SELOR – Perawatan ruas jalan menuju Tanjung Palas Timur…

Selasa, 15 Juni 2021 11:11

Belajar Otodidak, Juara Dakwah Nasional

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat siswa dalam berkarya.  Kika Putri…

Senin, 14 Juni 2021 15:50

Sidak RSD, Fasilitas dan Layanan Jadi Atensi

TANJUNG SELOR – DPRD Bulungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSD dr.…

Senin, 14 Juni 2021 15:50

Lahan Food Estate Belum Memadai

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Wahyuni…

Senin, 14 Juni 2021 15:49

Jelang Kemarau Waspada Karhutla

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan atensinya terkait…

Senin, 14 Juni 2021 15:46

Rp 1,98 M untuk Dokter Terbang

TANJUNG SELOR – Tahun ini, program ‘dokter terbang’ untuk daerah…

Senin, 14 Juni 2021 15:43

AHY Bisa Tempatkan Diri di Mana Saja

TANJUNG SELOR - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Dr.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers