MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 08 Januari 2020 15:24
Kaltara Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Gelombang Tinggi, Rekomendasi Pelayaran Tak Diberikan

CUACA EKSTRIM: UPP tidak memberikan rekomendasi pelayaran jika terjadi gelombang tinggi.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan kembali mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem hujan lebat di sebagian wilayah Indonesia. Khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala BMKG Kelas III Tanjung Harapan, Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, potensi hujan dengan intensitas hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Indonesia. Sebab, berdasarkan analisis dinamika atmosfer menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat. “Hujan lebat ini berpotensi terjadi hampir di semua provinsi, khususnya di Kaltara,” ungkap Sulam kepada Radar Kaltara, Selasa (7/1).

Hujan lebat, sambung Sulam, disebabkan berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola tekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS). Sehingga mengakibatkan peningkatan aktivitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.

“Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) juga dapat membentuk pola konvergensi atau pertemuan massa udara dan belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator,” sebutnya.

Sementara itu berdasarkan model prediksi, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan ke depan. Kondisi itu dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia. “Intenstias hujan lebat ini diperkirakan akan berlangsung mulai 5-12 Januari 2019,” bebernya.

Selain potensi hujan lebat, ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia hingga mencapai lebih dari 2.5 meter juga perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir dan tanah longsor. “Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir juga diimbau agar selalu waspada,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 18:28

Gerindra Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga anggota Dewan…

Senin, 03 Agustus 2020 17:45

Berduka, Anggota DPRD Kaltara Andi Kasim Tutup Usia

  TANJUNG SELOR - Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil…

Kamis, 30 Juli 2020 18:14

Pasien Positif Covid-19 di Bulungan Kembali Bertambah

TANJUNG SELOR - Pasien terkonfirmasi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di…

Kamis, 30 Juli 2020 11:53

Stok Aman, Harga Stabil

TANJUNG SELOR - Menjelang Iduladha yang jatuh Jumat (31/7). Dinas…

Kamis, 30 Juli 2020 11:47

Demokrat ke Zainal-Yansen, Klaim 7 Kursi

TANJUNG SELOR - Beberapa partai politik (parpol) sudah menentukan sikap…

Kamis, 30 Juli 2020 11:13

Batal Berangkat, Lima Jemaah Tarik Setoran

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi membatalkan penyelenggaraan…

Kamis, 30 Juli 2020 11:12

Tak Berizin, Toko Produk Malaysia Ditutup

TANJUNG SELOR – Salah satu toko di Jalan Cendana Tanjung…

Kamis, 30 Juli 2020 11:08

Harga dan Stok Sembako Diklaim Aman

TANJUNG SELOR – Jelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah, Dinas…

Rabu, 29 Juli 2020 15:33

Operasi Patuh Kayan Minim Pelanggaran

TANJUNG SELOR – Operasi Patuh Kayan 2020 yang dilaksanakan Polda…

Rabu, 29 Juli 2020 15:31

Elpiji Aman, Ditambah 11.320 Tabung

TANJUNG SELOR – Jelang Idul Adha, Pertamina Marketing Operation Region…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers