MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 07 Januari 2020 11:15
Utang Membengkak, Baru Terbayar 40 Persen
H. Sopyang, Kepala DPUPRPKPP Nunukan. FOTO: DOKUMENTASI PRIBADI

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Persoalan utang pada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur masih saja terjadi di tahun 2019 lalu. Pihak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPUPR-PKPP) Nunukan mengklaim, utang kepada pihak ketiga bertambah di 2020.

Kondisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang memang sedang dalam keadaan defisit memang membuat DPUPRPKPP Nunukan harus  berada dalam kondisi tersebut.

Kepala DPUPRPKPP Nunukan H. Sopyang mengatakan, penundaan pembayaran sejumlah proyek di tahun 2019 memang kembali dilakukan. Dengan terpaksa menjadikan itu utang. Diakuinya karena  kemampuan keuangan daerah yang terbataslah yang menjadi alasannya. “Ya, kita tahu bagaimana kondisi keuangan kita saat ini, kan sedang defisit. Jadi mau tidak mau kita utang lagi,” ujar H. Sopyang.

Keadaan ini terus terjadi dari tahun ke tahun. Utang demi utang atau tertundanya pembayaran pada sejumlah proyek, sudah ada dan terjadi sejak tahun 2016 lalu. Keadaan ini berlanjut setiap tahunnya hingga 2019 kemarin. Tentunya itu menjadikan beban keuangan daerah dari tahun ke tahun.

Di tahun 2019, Pemkab hanya mampu membayar utang sebesar 40 persen saja menyisakan penundaan pembayaran sebesar 60 persen. Kendati begitu, usaha untuk melunasi tetap akan dilakukan Pemkab di tahun 2020 mendatang meski tetap dilakukan berangsur. Sebab, tunggakan utang-utang di tahun-tahun sebelumnya juga harus terbayarkan.

“Kan masih ada juga utang di tahun-tahun sebelumnya. Itu juga harus dibayar, semua kita prioritaskan. Tapi ya itu tadi, secara bertahap karena melihat kondisi keuangan kita juga,” tambah H. Sopyang.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56

BB Penyelundupan Dimusnahkan

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:02

Penyaluran JPS Tahap II di Nunukan Terhambat

NUNUKAN – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tahap II masih…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:40

Sabu Disimpan di Lubang Dubur, Ketahuan Juga...!!

NUNUKAN - Tiga orang tersangka kurir sabu jaringan internasional yang…

Kamis, 30 Juli 2020 18:07

Door to Door, Satgas Pamtas Ajar Murid Baru

NUNUKAN - Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terhadap pendidikan anak-anak…

Kamis, 30 Juli 2020 17:58

Populasi Kerbau Krayan Terus Menurun

NUNUKAN – Dari tahun ke tahun populasi kerbau Krayan terus …

Kamis, 30 Juli 2020 17:38

Deklarasi ‘Amanah’, Hanura-Golkar Solid

NUNUKAN - Pasangan Calon (Paslon) Hj. Asmin Laura Hafid -…

Rabu, 29 Juli 2020 11:50

Sapi Lokal Cuma Dihargai Rp 12 Juta, Cuma Banyak yang Tak Minat

NUNUKAN - Pandemi memengaruhi masuknya hewan kurban ke Nunukan menjelang…

Rabu, 29 Juli 2020 11:48

Yang Zona Hijau, Pelajar Masuk Sekolah Dilakukan Bertahap

NUNUKAN - Memasuki zona hijau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Rabu, 29 Juli 2020 09:56

Mayat Laki-laki dalam Karung Ditemukan di Pantai Sebatik

NUNUKAN - Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga sekitar di Pantai…

Selasa, 28 Juli 2020 13:05

Mantan Dosen Selundupkan Sabu 7 Kg, Mau Dibawa ke Sulawesi

NUNUKAN – Personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menggagalkan percobaan penyelundupan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers