MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

KRIMINAL

Sabtu, 04 Januari 2020 12:21
Penjambret Ponsel Dibekuk di Sebatik
DIAMANKAN: AM tak berkutik ditangkap dan diamankan di Mapolres Nunukan setelah buron dan ditangkap polisi, Kamis (2/1).

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sempat menjadi buron usai melakukan aksinya sejak Desember 2019 lalu, AM, penjambret warga akhirnya dibekuk di Sebatik, Kamis (2/1). Penjambret tersebut ternyata residivis kasus pencurian yang sudah keluar masuk penjara sebanyak 3 kali. Baru bebas September 2019 lalu, dirinya tertangkap lagi Kamis (2/1) malam.

Pria berumur 29 tahun dan berinisial AM tersebut, akhirnya dilarikan ke Mapolres Nunukan untuk diamankan dan diproses lebih lanjut. Pada dirinya, setidaknya ada 2 kendaraan bermotor beserta 5 telepon seluler dan juga barang hasil curian serta jambretannya.

Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, AM ditangkap atas 3 laporan polisi kasus penjambretan dengan modus serta ciri-ciri penjambret yang sama. “Modusnya semua sama, yang bersangkutan menjambret dengan cara mengambil secara paksa barang korban, saat korban sedang di atas kendaraan sambil menggunakan telepon seluler,” ungkap Karyadi kepada pewarta harian ini.

Setelah berhasil menjambret, pelaku melarikan diri. Selain dua telepon seluler yang sudah pernah dijambret, pelaku juga pernag menjambret tas berisikan uang tunai dan telepon seluler. “Ya, pernah juga menjambret tas wanita yang sedang berkendara. Isi tas yang berharga diambil, yang tidak dibuang bersama tasnya,” tambah Karyadi.

Target pelaku pun notabene remaja muda yang asyik bermain telepon seluler di atas kendaraannya. Memang korban sedang berhenti di pinggir jalan bermain telepon seluler. Saat itulah pelaku melancarkan aksinya dengan memepetkan kendaraan yang dikendarainya untuk menjambret lalu melarikan diri. Sementara untuk menjambret korban yang mengendarai, dirinya dibonceng oleh temannya yang mengendarai motor.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. Pelaku sendiri sudah dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut. (raw/zia)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 15:00

Pizza Praktis ala Benny

<p><strong>BAHAN :</strong></p> <p>5 lembar roti tawar.<br /> 3…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers