MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 04 Januari 2020 12:09
Beli BBM Pakai Jeriken, Masyarakat Harus Kantongi Rekomendasi
AWASI DISTRIBUSI: Petugas Satpol PP Tarakan mulai efektif melakukan pengawasan pada sejumlah SPBU dan APMS di Tarakan sejak akhir 2019 lalu.

TARAKAN - Penggunaan jeriken dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium memang diperbolehkan. Namun Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, mengharapkan adanya rekomendasi resmi dari dinas terkait yang dikantongi.

“Kalau nelayan, ya harus ada surat rekomendasi dari dinas perikanan dan kelautan, kalau speedboat dan sebagainya harus ada rekomendasi dari dinas perhubungan,” ungkap dr. Khairul, M.Kes.

Nah, khusus BBM jenis pertalite, pertamax dan dexlite turbo dikatakan Khairul diperbolehkan untuk mengisi kendaraan lebih banyak, dengan catatan sekali sehari dan tak melakukan modifikasi pada tangki.

Akan tetapi, pada penggunaan BBM jenis premium dan solar dibatasi penggunaannya, diungkap Khairul disambut positif oleh masyarakat. Pemerintah ingin menyelesaikan persoalan nelayan, salah satunya adalah dengan memperhatikan pasokan BBM untuk nelayan.

“Perhatian bagi nelayan ini menjadi penting, apalagi dengan adanya nelayan yang sudah berhari-hari tak melaut hanya karena persoalan ini,” singkatnya.

 

DPRD TEGASKAN ADA KETIDAKTELITIAN

Ketidakterlibatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dalam pembahasan BBM baru-baru ini ditanggapi beragam.

Ketua Komisi II DPRD Tarakan Sofyan Udin Hianggio mengungkapkan, tidak adanya perwakilan DPRD dalam pertemuan penting tersebut disebabkan adanya dugaan ketidaktelitian jajaran Pemkot dalam memberikan surat edaran pada OPD terkait. Sehingga akibat ketidaktelitian tersebut menyebabkan adanya OPD yang tidak terkonfirmasi.

"Jadi begini, kemarin juga banyak teman-teman yang konfirmasi ke saya, kenapa DPRD tidak dilibatkan dalam pertemuan pembahasan  pengawasan BBM di SPBU. Jadi setelah kami kroscek di Pemkot, ini kan sebenarnya kesalahan humas. Makanya saya bilang humas ini harus lebih teliti karena ini kan menyangkut masyarakat, itu bisa dikatakan kelupaan kemarin. Kami menegaskan kami tidak menerima undangan terkait hal itu," ujarnya meski tak merinci humas mana yang dimaksud, kemarin (3/1).

Ia menjelaskan, persoalan tersebut memerlukan keterlibatan DPRD khususnya Komisi II. Mengingat, hal tersebut menyangkut pokok kerja DPRD dalam melayani masyarakat. Meski demikian, pihaknya hanya menyikapi positif persoalan tersebut.

"Kalau memang tidak diundang tidak mungkinlah, kita tahu Pak Wali seperti apa, orang selalu melibatkan semua pihak, apalagi DPRD yang membidangi langsung masalah. Tadi tadi saya sudah konfirmasi ke Sekkot meminta agar kejadian ini tidak terulang kembali. Karena dikhawatirkan menimbulkan salah sangka," imbuhnya.

Menindaklanjuti pertemuan tersebut, ia menjelaskan jika pihaknya telah melakukan pemantauan pada sejumlah SPBU dan APMS di Kota Tarakan. Sebagai upaya serius pihaknya merencanakan melakukan pertemuan dalam terkait solusi banyaknya antrean menggunakan jeriken.

"Makanya karena hal itu kami melakukan kunjungan ke APMS dan SPBU. Karena ada hal ini rencananya kami juga akan mengadakan pertemuan Senin nanti. Apakah hasil di Pemkot sudah sesuai atau belum," tukasnya.

Sementara Kasubbag Humas Setkot Tarakan Anugrah Yega Pranata yang dikonfirmasi mengaku kemungkinan yang dimaksud humas oleh Komisi II adalah instansi teknis terkait. “Sebelumnya kami enggak pernah buat surat itu. Yang keluarkan itu, SKPD teknis,” terangnya singkat. (shy/*/zac/lim)


BACA JUGA

Senin, 28 November 2022 07:53

Rampung 2021, Hingga Kini TPI belum Difungsikan

Pembangunan Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Jalan…

Jumat, 25 November 2022 11:19

Dua Oknum Polisi di Tarakan Diberhentikan Tidak Hormat

Kepala Polres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H melakukan upacara…

Jumat, 25 November 2022 11:16

Upah Pekerja Naik, Tenaga Mesin Jadi Opsi

Penentuan angka upah minimum kota (UMK) Tarakan sempat tertunda. Ini…

Kamis, 24 November 2022 11:14

Dugaan Pungli di KSOP Tarakan, Polisi Periksa Kepala KSOP

Pengungkapan kasus pungutan liar (pungli) yang menjerat oknum pegawai Kesyahbandaran…

Kamis, 24 November 2022 11:07

Bermukim di Hutan Lindung di Tarakan Akan Dipolisikan

Hingga saat ini kawasan hutan lindung masih kerap menjadi sasaran…

Kamis, 24 November 2022 11:04

Waspada Gempa..!! di Tarakan Sesar Lokal Muncul ke Permukaan

Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat menjadi cermin bagi…

Kamis, 24 November 2022 11:00

Tekan Inflasi Melalui Angkutan Udara

Tingginya ongkos transportasi udara menjadi salah satu penyumbang inflasi di…

Rabu, 23 November 2022 09:25

Di Tarakan, Stok Sapi Mulai Kosong

Kerja sama antar Tarakan-Gorontalo untuk penyediaan sapi bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 21 November 2022 14:20

Pemprov Upayakan Bandara Juwata Tarakan Buka Rute Internasional

Layanan penerbangan Bandara Juwata rute internasional mulai kembali diupayakan Pemerintah…

Senin, 21 November 2022 14:16

Skincare Ilegal dari Negeri Jiran Diamankan

Sebanyak 149 paket skincare ilegal diamankan tim Polairud, Lantamal dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers