MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 03 Januari 2020 14:09
Penumpang Speedboat Meningkat
MENINGKAT: Pemilik Speedboat saat akan berangkat dari Pelabuhan Tunon Taka, KTT menuju Tarakan, Kamis (2/1).

PROKAL.CO,

TANA TIDUNG -  Jumlah penumpang speedboat di pelabuhan Tunon Taka Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT) tampak ramai baik yang datang maupun yang akan berlibur hal ini dikarenakan bertepatan dengan libur anak sekolah sehingga masih banyak masyarakat yang ingin menghabiskan liburan ke luar daerah salah satunya Tarakan.

"Sejak kemarin penumpang ada saja, ini kan masih suasana libur tahun baru bagi anak sekolah, meski pun sebagian PNS di pemerintah sudah mulai masuk kerja. Tapi untuk guru dan anak sekolah kan masih libur, makanya masih banyak yang pergi berlibur," kata pemilik speedboat Lidya Express, Unci kepada Radar Tarakan, Kamis (2/1).

Dijelaskanya, speedboat yang ia miliki berkapasitas 20 orang, sejak beberapa hari selalu penuh dengan jurusan Tarakan-KTT. "Alhamdullilah ini rezeki awal tahun, ini juga tidak menentu kadang ramai kadang juga sepi. Namanya kita mencari rezeki pasang surut." ungkap Unci.

Ia mengakui, jika kapasitas penumpang penuh dengan jumlah 20 penumpang dengan harga tiket KTT-Tarakan Rp 200 ribu per orang, dirinya dapat meraih untung Rp 4 juta rupiah dan dikurang 2 juta untuk BBM sehingga untung bersih Rp 2 juta sekali jalan.

"Kan saya rute KTT-Tarakan PP jadi sekali jalan dapatlah Rp 4 juta pulang-pergi Tarakan-KTT. Tapi kalau sudah sepi juga terkadang juga kita tidak berangkat karena tidak mencukupi ongkos BBM-nya. Tapi momen seperti sekarang harus kita manfaatkan karena memang momen yang pas ketika libur sekolah," katanya.

Unci juga mengakui, speedboat yang ia bawa juga selalu memperhatikan kemanan penumpang, terutama life jacket serta perlengkapan lainya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. "Sebelum berangkat seluruh penumpang saya pastikan menggunakan safety, saya tidak ingin ada penumpang yang protes tidak mengenakan baju pelampung. Saya tegas jika ada penumpang tidak mau pakai baju pelampung saya tidak akan jalan, karena itu penting. Takut ada hal yang tidak diinginkan terjadi pada saat berlayar. Jadi saya selalu perhatikan itu dan ingatkan kepada penumpang," jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers