MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 31 Desember 2019 22:21
Keluhkan Harga Ayam Tembus Rp 50 Ribu
LAYANI PEMBELI: Aktivitas jual beli ayam di Pasar Imbayud Taka, Senin (30/12). FOTO: RIKO/RADAR TARKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Harga ayam potong di Pasar Imbayud Taka Kabupaten Tana Tidung menyentuh angka Rp 50 ribu per kilogram. Harga ini dinilai terlalu jauh kenaikannya dan mengundang keluhan warga.

" Kalau barang sudah naik tidak ada lagi turunnya. Sebelum Natal harga ayam potong Rp 45 ribu. Sekarang mau beli naik jadi Rp 50 ribu per kilogram," kata Hamjah (50), warga Desa Tideng Pale kepada Radar Tarakan.

Ia mengakui, di Tanjung Selor pun harga ayam sudah mencapai Rp 45 ribu per kilogram. Namun berbeda di KTT harga ayam melambung dan pedagang tidak menurunkan harganya seperti semula.

" Masa iya setiap ada kenaikan tidak ada turun kembali harganya. Kasihan kan kami warga. Kalau bisa jangan terlalu mencekiklah naiknya," keluh Hamjah.

Pedagang ayam di Pasar Imbayud Taka, Suratno mengungkapkan, harga ayam di hari biasanya berkisar Rp 45 ribu per kilogram. Namun sejak Natal dan mendekati Tahun Baru naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Ini dikarenakan jumlah permintaan akan ayam meningkat dari hari biasanya.

"Naik karena memang permintaam konsumen meningkat. Sehingga otomatis kami pun menaikkan harga karena dari tempat kami mengambil itu ada kenaikan. Jika sudah momen akhir tahun pasti semua mahal begitu juga ayam," jelas Suratno kepada Radar Tarakan, Senin (30/12).

Meski begitu, menurutnya pembeli mau tak mau tetap membeli karena kebutuhan terlebih akan dikonsumsi di malam pergantian tahun. Suratno menjelaskan, Tanjung Selor dan Tarakan saat ini memiliki harga lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di Tana Tidung. Itu dikarenakan daging ayam mudah dipasok dari luar daerah. Sementara di Tana Tidung tidak berlaku demikian. Dan pasokan ayam mengandalkan peternak lokal.

“Kami para pedagang juga sudah mengupayakan dengan harga segitu dan berusaha menurunkanya. Namun, memang pasokan ayam yang kita miliki tidak terjangkau seperti daerah lain. Jika ada, mereka menjual ke kita dengan harga tinggi," katanya. (rko/zia)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 15:07

Jelang Pilkada, Minta Poskamling Diaktifkan

TANA TIDUNG - Menjaga keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada), Pemerintah…

Selasa, 28 Januari 2020 15:05

Imbau Anak Tak Cukup Umur Tak Bawa Motor

TANA TIDUNG - Kapolsek Sesayap Iptu Su’udi mengimbau para orang…

Senin, 27 Januari 2020 15:26

680 Sertifikat Dibagikan ke Warga

TANA TIDUNG - Masyarakat Tana Tidung  bergembira. Sebabnya, Bupati Kabupaten…

Senin, 27 Januari 2020 15:08

Dikira Penculik Anak, Ternyata Penjual Minyak Urut

TANA TIDUNG - Viralnya berita penculikan anak yang beredar di…

Kamis, 23 Januari 2020 14:13

Jalan Tembus Bebatu-Seputuk Dikeluhkan

TANA TIDUNG - Jalan tembus Desa Bebatu- Seputuk yang dibangun…

Kamis, 23 Januari 2020 14:08

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tarakan

TANA TIDUNG – Musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah dan…

Rabu, 22 Januari 2020 13:54

Olah TKP di Seputar Dapur, Petugas Ambil Sampel di Rumah Nur

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan memperbarui data korban kebakaran di empat…

Senin, 20 Januari 2020 13:36

Cuaca Ekstrem, Waspada Pohon Tumbang

TANA TIDUNG - Cuaca ekstrem, membuat sebagian pemilik rumah khawatir…

Kamis, 16 Januari 2020 14:36

Undunsyah Istikamah di Jalur Parpol

TARAKAN – Dikait-kaitkan akan berpasangan dengan H. Abdul Hafid Ahmad…

Selasa, 14 Januari 2020 10:21

Dua Bangunan Warga Ludes

TANA TIDUNG – Si jago merah kembali menghanguskan satu rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers