MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 23 Desember 2019 13:09
Kunjungan Presiden Buka 'Keran' APBN
BINCANG SANTAI: Presiden Jokowi bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat berada di atas helikopter untuk meninjau proyek PLTA, pekan lalu.

TANJUNG SELOR - Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Kalimantan Utara (Kaltara) untuk kali keempat pekan lalu, memberi angin segar bagi provinsi termuda Indonesia ini.

Gubernur Kaltara, Dr. Irianto Lambrie memperkirakan, kunjungan Presiden tersebut akan membuka 'keran' pengucuran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke provinsi ke-34 ini.

"Kunjungan Presiden itu seharusnya mampu kita sikapi secara cerdas dan memanfaatkasnnya dengan baik," ujar Irianto kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Minggu (22/12).

Ia menceritakan pengalaman pada kunjungan Presiden sebelumnya, yang mana setelah Presiden kembali ke Jakarta, Kaltara mendapatkan alokasi APBN yang cukup besar, utamanya untuk pembangunan infrastruktur hingga ke perbatasan dan pedalaman.

"Seperti di Sebatik. Itu pelabuhannya sudah beton. Mobil sudah bisa masuk. Termasuk Jalan Lingkar Sebatik, Pelabuhan Nunukan, Bandara Nunukan, Bandara Malinau dan Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor. Semua itu sudah bisa nikmati masyarakat Kaltara," sebutnya.

Menurutnya, inilah salah satu alasan kenapa Presiden itu penting untuk diundang ke daerah. Tentu harapannya kunjungan itu bukan hanya sebatas seremonial semata. Melainkan, beliau bisa melihat secara langsung kondisi di lapangan.

"Di situ kita juga bisa langsung mengusulkan yang menurut kita penting, dan beliau juga bisa langsung melihat dan menilai apakah itu menurut beliau masuk akal dan bisa diterima untuk ditindaklanjuti atau tidak. Jadi kita berdoa saja," jelasnya.

 

Selain itu, lelaki yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini juga mengaku, Sekretaris Kabinet Indonesia, Pramono Anung Wibowo setelah kunjungan, menghubunginya dan menyampaikan bahwa Presiden mengaku puas berkunjung ke Kaltara.

"Pesan WA (WhatsApp) dari Pak Pramono Anung itu saya terima tadi malam (Sabtu malam). Kata beliau, itu jarang," akunya.

Kepuasan Presiden itu juga tergambarkan dengan sikapnya selama melakukan kunjungan di Kaltara. Di mana Presiden suka tertawa, guyon, dan bercerita lepas. Dan Presiden juga menikmati betul perjalanan itu, baik saat menggunakan helikopter, maupun saat bersepeda motor di perbatasan.

Pada kunjungan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kaltara, pemerintah daerah dan pemerintah, karena kita mampu menunjukkan soliditas yang baik. Kunjungan beliau kali ini paling lama di Kaltara, itu sekitar 24 jam. Karena beliau bermalam," tuturnya.

Memang secara kesiapan fasilitas, Kaltara sebagai provinsi baru itu tidak bisa dibanggakan seperti hotelnya. Namun demikian, Presiden tetap senang dengan jamuan yang seadanya. Sebab, bukan itu yabg dikejar Presiden, tapi melihat kemajuan atau progres pembangunan di Kaltara ini.

"Alhamdulillah, beliau puas dengan data yang kita tampilkan. Termasuk soal rencana apa yang ingin kita kerjakan, itu juga beliau mendapatkan penjelasan dengan baik," tuturnya.

Bahkan, Presiden juga sangat terharu dengan sambutan masyarakat yang sangat baik.  Padahal, bukan hal yang mudah membuat tamu untuk merasa nyaman, apalagi itu seorang Kepala Negara. Maka dari itu, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pemkab Malinau, Pemkab Nunukan, dan Pemkot Tarakan atas partisipasinya.

"Kita sudah berhasil untuk kunjungan Presiden yang keempat ini. Insya Allah mungkin suatu saat nanti beliau akan kita ajak lagi ke wilayah perbatasan yang lain, khususnya Sei Manggaris sampai perbatasan dengan Sabah," katanya.

 

Tak hanya itu, di selah kunjungannya, Presiden juga sempat melakukan dialog secara khusus dengan para tokoh masyarakat. Itu dilakukan secara spontan di luar agenda kunjungan. Ini dilakukan untuk memperoleh masukan secara langsung dari dan untuk masyarakat. (iwk/nri)


BACA JUGA

Minggu, 17 Oktober 2021 20:44

Warga Tanjung Palas Bulungan Temukan Mayat di Objek Wisata Gunung Putih

TANJUNG SELOR - Warga di Kecamatan Tanjung Palas, tepatnya di…

Kamis, 14 Oktober 2021 19:37

Pelaku Curanmor di Tarakan Ini Diikuti hingga ke Ibu Kota

TANJUNG SELOR – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan barang…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:43

Rencana Pembangunan PLTA Terbesar di Kalimantan Itu Terhambat, Ini Penjelasan KHE

TANJUNG SELOR – Pembangunan  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)…

Rabu, 13 Oktober 2021 17:41

Diduga Ilegal, 1,2 Ton Gula Diamankan Ditpolairud Polda Kaltara

TANJUNG SELOR – Diduga ilegal, sebanyak 1,2 ton gula asal…

Selasa, 12 Oktober 2021 19:41

Begini Penjelasan Bupati Bulungan Soal Anggaran PMK yang Minim

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan tidak tutup…

Selasa, 12 Oktober 2021 19:33

Di Bulungan, Gangguan Kamtibmas Dinilai Rendah

TANJUNG SELOR - Di tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)…

Selasa, 12 Oktober 2021 19:30

DPO Jaringan Sabu Internasional Terancam Pidana Seumur Hidup

TANJUNG SELOR - Tiga pelaku ditetapkan sebagai daftar pencarian orang…

Selasa, 12 Oktober 2021 13:30

Di Bulungan, ASN Wajib Mengonsumsi Beras Lokal

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan mewajibkan seluruh aparatur sipil negara…

Kamis, 07 Oktober 2021 19:38

Waduh! Tak Ada Anggaran Pengadaan Armada Damkar

TANJUNG SELOR - Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Masalah…

Kamis, 07 Oktober 2021 19:37

Waspadai Badai La Nina, Kecepatan Angin hingga 25 Knot

TANJUNG SELOR - Kepala BMKG Tanjung Harapan, Abdul Haris Zulkarnain…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers