MANAGED BY:
KAMIS
19 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 23 Desember 2019 13:09
Kunjungan Presiden Buka 'Keran' APBN
BINCANG SANTAI: Presiden Jokowi bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat berada di atas helikopter untuk meninjau proyek PLTA, pekan lalu.

TANJUNG SELOR - Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Kalimantan Utara (Kaltara) untuk kali keempat pekan lalu, memberi angin segar bagi provinsi termuda Indonesia ini.

Gubernur Kaltara, Dr. Irianto Lambrie memperkirakan, kunjungan Presiden tersebut akan membuka 'keran' pengucuran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke provinsi ke-34 ini.

"Kunjungan Presiden itu seharusnya mampu kita sikapi secara cerdas dan memanfaatkasnnya dengan baik," ujar Irianto kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Minggu (22/12).

Ia menceritakan pengalaman pada kunjungan Presiden sebelumnya, yang mana setelah Presiden kembali ke Jakarta, Kaltara mendapatkan alokasi APBN yang cukup besar, utamanya untuk pembangunan infrastruktur hingga ke perbatasan dan pedalaman.

"Seperti di Sebatik. Itu pelabuhannya sudah beton. Mobil sudah bisa masuk. Termasuk Jalan Lingkar Sebatik, Pelabuhan Nunukan, Bandara Nunukan, Bandara Malinau dan Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor. Semua itu sudah bisa nikmati masyarakat Kaltara," sebutnya.

Menurutnya, inilah salah satu alasan kenapa Presiden itu penting untuk diundang ke daerah. Tentu harapannya kunjungan itu bukan hanya sebatas seremonial semata. Melainkan, beliau bisa melihat secara langsung kondisi di lapangan.

"Di situ kita juga bisa langsung mengusulkan yang menurut kita penting, dan beliau juga bisa langsung melihat dan menilai apakah itu menurut beliau masuk akal dan bisa diterima untuk ditindaklanjuti atau tidak. Jadi kita berdoa saja," jelasnya.

 

Selain itu, lelaki yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini juga mengaku, Sekretaris Kabinet Indonesia, Pramono Anung Wibowo setelah kunjungan, menghubunginya dan menyampaikan bahwa Presiden mengaku puas berkunjung ke Kaltara.

"Pesan WA (WhatsApp) dari Pak Pramono Anung itu saya terima tadi malam (Sabtu malam). Kata beliau, itu jarang," akunya.

Kepuasan Presiden itu juga tergambarkan dengan sikapnya selama melakukan kunjungan di Kaltara. Di mana Presiden suka tertawa, guyon, dan bercerita lepas. Dan Presiden juga menikmati betul perjalanan itu, baik saat menggunakan helikopter, maupun saat bersepeda motor di perbatasan.

Pada kunjungan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kaltara, pemerintah daerah dan pemerintah, karena kita mampu menunjukkan soliditas yang baik. Kunjungan beliau kali ini paling lama di Kaltara, itu sekitar 24 jam. Karena beliau bermalam," tuturnya.

Memang secara kesiapan fasilitas, Kaltara sebagai provinsi baru itu tidak bisa dibanggakan seperti hotelnya. Namun demikian, Presiden tetap senang dengan jamuan yang seadanya. Sebab, bukan itu yabg dikejar Presiden, tapi melihat kemajuan atau progres pembangunan di Kaltara ini.

"Alhamdulillah, beliau puas dengan data yang kita tampilkan. Termasuk soal rencana apa yang ingin kita kerjakan, itu juga beliau mendapatkan penjelasan dengan baik," tuturnya.

Bahkan, Presiden juga sangat terharu dengan sambutan masyarakat yang sangat baik.  Padahal, bukan hal yang mudah membuat tamu untuk merasa nyaman, apalagi itu seorang Kepala Negara. Maka dari itu, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pemkab Malinau, Pemkab Nunukan, dan Pemkot Tarakan atas partisipasinya.

"Kita sudah berhasil untuk kunjungan Presiden yang keempat ini. Insya Allah mungkin suatu saat nanti beliau akan kita ajak lagi ke wilayah perbatasan yang lain, khususnya Sei Manggaris sampai perbatasan dengan Sabah," katanya.

 

Tak hanya itu, di selah kunjungannya, Presiden juga sempat melakukan dialog secara khusus dengan para tokoh masyarakat. Itu dilakukan secara spontan di luar agenda kunjungan. Ini dilakukan untuk memperoleh masukan secara langsung dari dan untuk masyarakat. (iwk/nri)


BACA JUGA

Kamis, 19 Mei 2022 11:24

Dua Korban Laka Laut Akhirnya Ditemukan

Tiga hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan dan masyarakat berhasil…

Rabu, 18 Mei 2022 10:22

Kaltara Masih Menunggu Edaran Pelonggaran Masker

Pelonggaran penggunaan masker yang dikemukakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo…

Rabu, 18 Mei 2022 10:21

Jokowi Bolehkan Lepas Masker,Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Kaltara

Perlonggaran penggunaan masker yang dikemukakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo…

Rabu, 18 Mei 2022 10:18

Petinggi BUMD Diperiksa Polda Kaltara Terkait Dana Rp 9 M

– Sebanyak 6 orang pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

Rabu, 18 Mei 2022 10:13

Bulungan WTP untuk Ketiga Kalinya

 Laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2021 kembali meraih opini wajar…

Selasa, 17 Mei 2022 11:32

Pengungkapan Tambang Emas Ilegal di Kaltara Ada Campur Tangan Lembaga Ini

 Oknum polisi berinisial HSB berpangkat brigadir polisi satu (briptu), satu…

Senin, 16 Mei 2022 11:37

Begini Cara Antisipasi Beras Oplosan di Bulungan

 Pemkab Bulungan mendorong petani di Bumi Tenguyun untuk melakukan penanaman…

Senin, 16 Mei 2022 11:37

Kilang LNG di Kaltara Ditarget Operasional Tahun Depan

 Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak potensi alam dengan kasar yang…

Senin, 16 Mei 2022 11:29

Soal Pertambangan di Kaltara, Begini Sikap Gubernur

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H,…

Senin, 16 Mei 2022 10:49

Warga Bunyu Digegerkan Penemuan Mayat Tergantung di Pohon

 Hanya beberapa hari, warga Kabupaten Bulungan kembali digegerkan dengan penemuan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers