MANAGED BY:
MINGGU
25 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Desember 2019 13:43
20 Ribu Tenaga PLTA, 70 Persen Lokal

Presiden Akan ke Malinau Lagi

DUKUNGAN ENERGI: Bupati Malinau Dr. Yansen TP (batik biru) memaparkan rencana pembangunan PLTA kepada Presiden Joko Widodo di Malinau, Kamis (19/12).

PROKAL.CO,

KUNJUNGAN Presiden Joko Widodo ke Kalimantan Utara (Kaltara) memang telah usai. Namun ia membawa banyak catatan untuk dibawa ke pusat.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie yang mendampingi mengungkap jika Presiden sempat menanyakan perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan oleh PT Kayan Hydro Energy (KHE).

PLTA Kayan juga direncanakan akan menyerap 70 persen tenaga kerja lokal dari 20.000 tenaga kerja.

“Laporan yang disampaikan kepada Presiden, PT KHE berencana akan membangun PLTA Kayan berkapasitas 9 ribu megawatt (MW) yang dirancang dalam 5 cascade (riam),” ujar Gubernur, kemarin (20/12).

Di mana, kegiatan tahap awal sampai penandatanganan joint venture investment agreement dengan Power China Group pada 13 April 2018 di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sudah dijalankan dengan kemajuan yang sangat pesat.

Adapun perizinan yang sudah dimiliki, di antaranya izin prinsip pembangunan PLTA di Sungai Kayan pada 2011. Lalu, izin lokasi pembangunan PLTA di Sungai Kayan (2012), izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) pada 2015, izin pengusahaan dan penggunaan sumber daya air (2016), juga perizinan lainnya yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers