MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:13
Suarakan Pemberian Tunjangan yang Timpang di Perbatasan
BERTEMU MENTERI: Kepala Disdikbud Nunukan, H. Junaidi saat bertemu 3 menteri dalam rapat koordinasi seluruh kepala Disdikbud se-Indonesia, Rabu (11/12) kemarin.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan H Junaidi, menyuarakan keluhan para guru di perbatasan terkait ketimpangan dalam pemberian tunjangan. Itu disampaikannya saat pertemuan bersama tiga kementerian di Jakarta, Rabu (11/12) lalu.

Usai bertemu 3 menteri yakni dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, H. Junaidi berharap suaranya menjadi perhatian khusus.

Menurut H. Junaidi, keluhan ini harus ia suarakan. Karena tunjangan guru-guru di daerah terpencil di perbatasan adalah prioritas. Faktor geografis dimana para guru-guru ini harus rela menyeberangi sungai, berjalan kaki hingga puluhan kilometer jauhnya menempuh sekolah bahkan harus mendaki sejak subuh menjelang pagi, tentunya menjadi pertimbangan H. Junaidi untuk memperjuangkan keluhan mereka para guru perbatasan.

“Ya, saya hanya sampaikan keluhan para guru-guru di daerah yang masuk dalam kategori Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) saja. Mereka mengeluh masih ada ketimpangan pemberian tunjangan,” ujar H. Junaidi ketika diwawancari, kemarin.

Apalagi diakui H. Junaidi, sudah sekitar 1.308 guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 950 guru honorer yang berhak menerima tunjangan tersebut. Untuk itu, H. Junaidi sangat berharap suaranya didengar dan menjadi catatan dalam rapat koordinasi tersebut.

“Ya, paling tidak tunjangan khusus guru itu bisa ditinjau kembali, agar guru di Nunukan, dan daerah 3T, bisa merasakan semua haknya tanpa ada lagi ketimpangan pemberia tunjangan tersebut,” harap H. Junaidi.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers