MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:21
Dilema Dinsos Nunukan Tangani ODGJ
DILEMATIK: ODGJ bernama Osas, berkali-kali diamankan pihak kepolisian karena ulahnya yang meresahkan warga.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Dinas Sosial (Dinsos )Nunukan sedang menghadapi permasalahan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Minimnya anggaran menjadikan ODGJ yang ditangani kembali turun ke jalanan. Padahal semua tindakan terkait penanganan sudah dilakukan.

Akibat liarnya ODGJ di jalanan, juga membuat pihak kepolisian mendapatkan tugas tambahan. Ya, meski sudah diamankan lebih dari puluhan kali, ODGJ masih saja tetap berkeliaraan di jalanan. Mengamankan hingga melakukan penjagaan 2x24 jam, menjadi tugas tambahan pihak kepolisian. “Kami sudah amankan berpuluh-puluh kali, karena orang ini meresahkan warga. Anak ini kan ngelem, jadi meminta uang kepada warga kadang mengancam dengan senjata tajam, pernah juga mau bakar APMS. Ini dadurat makanya diamankan,” ujar Kapolsek Nunukan AKP Musni kepada pewarta harian ini.

Namun, yang menjadi kendala, ODGJ yang biasa di panggil Osas tersebut, masih anak di bawah umur. Dirinya tidak bisa dimasukan ke sel. Osas juga diketahui tidak punya keluarga di Nunukan. Polisi pun tidak tahu akan dikemanakan karena tidak ada keluarganya. Polisi akhirnya melimpahkan Osas ke Dinsos Nunukan.  “Kami heran, sudah beberapa kali melimpahkan anak ini (Osas) ke Dinsos, tapi masih saja tetap ada di jalanan,” beber Musni.

Di tempat berbeda, Kepala Dinsos Nunukan Jabbar mengatakan, menangani Osas memang dilema bagi pihaknya. Kenapa tidak, di satu sisi pihaknya minim anggaran, di satu sisi pihaknya juga dibuat kewalahan akibat ulah Osas yang sudah ditangani serius, tetapi masih saja turun ke jalanan. “Ya, anggarannya untuk penangan itu (ODGJ) saat ini tidak ada, sudah habis, sementara Rumah Perlintungan Trauma Centre (RPTC) bukan tempat penampungan ODGJ. Tapi karena tidak ada tempat lain, mau di mana lagi. Sementara di RPTC tidak ada petugas jaganya, pengamanannya tidak maksimal, pintu terbuka terus,” ujar Jabbar saat dikonfirmasi.

Padahal diakuinya, ODGJ bernama Osas, sudah pernah dirujuk ke Tarakan untuk diobati. Setelah sembuh, Osas pun dibawa pulang ke Nunukan. Namun karena tidak adanya keluarga dan tidak ada yang memperhatikan, menjadikan Osas terus-terusan kembali ke jalan.

“Memang yang paling penting itu, jika sudah dirawat pemerintah, peran keluargalah harus meneruskannya  untuk pemberian obat. Yang menjadi masalah ini memang tidak ada keluarganya. Jadi solusi terakhir kami, kami berkoordinasi ke pemprov, kami minta dua opsi, dipulangkan ke kampung halamannya atau kembali dirujuk lagi. Semoga nantinya Osas ini bisa tertangani,” harap Jabbar. (raw/ash)


BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 18:41

Dugaan Percalon Kepada PMI di Krayan Sudah Diberantas

NUNUKAN - BP2MI akhirnya menyampaikan surat kepada intansi terkait di…

Senin, 14 Juni 2021 13:53

Pemerintah Usulkan Penambahan Kuota LPG Non Subsidi

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan telah mengusulkan tambahan kuota liquefied…

Kamis, 10 Juni 2021 15:34

PMI Diduga Alami Tindak Percaloan

NUNUKAN - Sejumlah PMI ilegal dari Malaysia, mengaku masih melalui…

Kamis, 10 Juni 2021 12:05

Sekda Terima Kunjungan Kapusjianstra TNI, Bahas Pengelolaan Perbatasan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Sekretaris Daerah (Sekda)…

Kamis, 10 Juni 2021 11:59

DLH Usulkan Penambahan Tanggul Pemecah Ombak

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)…

Rabu, 09 Juni 2021 14:29

Pengerukan Pasir di Sebatik Segera Ditutup

NUNUKAN - Setelah melalui pembahasan panjang dalam dengar pendapat di…

Rabu, 09 Juni 2021 11:37

Satgas Penanganan Covid-19 Punya PCR Portable untuk PMI

NUNUKAN – Akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan sedikit lega dengan…

Rabu, 09 Juni 2021 11:32

Pemerintah Fokus Benahi Pasar

NUNUKAN - Berdasarkan data BPS Kaltara Indeks pembangunan manusia (IPM)…

Rabu, 09 Juni 2021 11:23

Wabup Lepas 47 Peserta MTQ Nunukan

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan gelar Pembukaan Training Center dan…

Selasa, 08 Juni 2021 14:15

Disoroti Dewan, Sekolah Rusak Berat

NUNUKAN – Keadaan Sekolah Dasar (SD) 003 Desa Bukit Harapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers