MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:21
Dilema Dinsos Nunukan Tangani ODGJ
DILEMATIK: ODGJ bernama Osas, berkali-kali diamankan pihak kepolisian karena ulahnya yang meresahkan warga.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Dinas Sosial (Dinsos )Nunukan sedang menghadapi permasalahan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Minimnya anggaran menjadikan ODGJ yang ditangani kembali turun ke jalanan. Padahal semua tindakan terkait penanganan sudah dilakukan.

Akibat liarnya ODGJ di jalanan, juga membuat pihak kepolisian mendapatkan tugas tambahan. Ya, meski sudah diamankan lebih dari puluhan kali, ODGJ masih saja tetap berkeliaraan di jalanan. Mengamankan hingga melakukan penjagaan 2x24 jam, menjadi tugas tambahan pihak kepolisian. “Kami sudah amankan berpuluh-puluh kali, karena orang ini meresahkan warga. Anak ini kan ngelem, jadi meminta uang kepada warga kadang mengancam dengan senjata tajam, pernah juga mau bakar APMS. Ini dadurat makanya diamankan,” ujar Kapolsek Nunukan AKP Musni kepada pewarta harian ini.

Namun, yang menjadi kendala, ODGJ yang biasa di panggil Osas tersebut, masih anak di bawah umur. Dirinya tidak bisa dimasukan ke sel. Osas juga diketahui tidak punya keluarga di Nunukan. Polisi pun tidak tahu akan dikemanakan karena tidak ada keluarganya. Polisi akhirnya melimpahkan Osas ke Dinsos Nunukan.  “Kami heran, sudah beberapa kali melimpahkan anak ini (Osas) ke Dinsos, tapi masih saja tetap ada di jalanan,” beber Musni.

Di tempat berbeda, Kepala Dinsos Nunukan Jabbar mengatakan, menangani Osas memang dilema bagi pihaknya. Kenapa tidak, di satu sisi pihaknya minim anggaran, di satu sisi pihaknya juga dibuat kewalahan akibat ulah Osas yang sudah ditangani serius, tetapi masih saja turun ke jalanan. “Ya, anggarannya untuk penangan itu (ODGJ) saat ini tidak ada, sudah habis, sementara Rumah Perlintungan Trauma Centre (RPTC) bukan tempat penampungan ODGJ. Tapi karena tidak ada tempat lain, mau di mana lagi. Sementara di RPTC tidak ada petugas jaganya, pengamanannya tidak maksimal, pintu terbuka terus,” ujar Jabbar saat dikonfirmasi.

Padahal diakuinya, ODGJ bernama Osas, sudah pernah dirujuk ke Tarakan untuk diobati. Setelah sembuh, Osas pun dibawa pulang ke Nunukan. Namun karena tidak adanya keluarga dan tidak ada yang memperhatikan, menjadikan Osas terus-terusan kembali ke jalan.

“Memang yang paling penting itu, jika sudah dirawat pemerintah, peran keluargalah harus meneruskannya  untuk pemberian obat. Yang menjadi masalah ini memang tidak ada keluarganya. Jadi solusi terakhir kami, kami berkoordinasi ke pemprov, kami minta dua opsi, dipulangkan ke kampung halamannya atau kembali dirujuk lagi. Semoga nantinya Osas ini bisa tertangani,” harap Jabbar. (raw/ash)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 15:47

Meski Masih Lockdown, Malaysia Perbolehkan WNI ke Negaranya, Syaratnya Ini...

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia perlahan perbolehkan Warga  Negara Indonesia (WNI)…

Sabtu, 21 November 2020 10:10

Lipat Kertas Suara Tak Libatkan Masyarakat

NUNUKAN – Proses pelipatan surat suara Pemilhan Gunernur (Pilgub) dan…

Kamis, 19 November 2020 15:26

Bocah Ini Derita Gizi Buruk, Komplikasi Penyakit Kulit

NUNUKAN – Bayi dengan kelahiran di bawah batas normal saat…

Kamis, 19 November 2020 15:21

Asyik Nonton TV, Rumah Terbakar

NUNUKAN – Api yang melahap rumah Abdul Manang (68), tiba-tiba…

Rabu, 18 November 2020 15:43

Air Laut Naik ke Rumah Warga

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:06

Banjir Rob, Air Laut Masuk ke Pemukiman

NUNUKAN – Fenomena air laut naik hingga ke pemukiman warga…

Rabu, 18 November 2020 11:01

Tinjau Prajurit di Perbatasan Kaltara-Malaysia, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya

TARAKAN – Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayor Jendral (Mayjen)…

Jumat, 13 November 2020 14:35

Karyawan Perusahaan Ditemukan Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:43

Karyawan Perusahaan Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa

NUNUKAN – Seorang karyawan salah satu perusahaan di Kecamatan Sembakung…

Jumat, 13 November 2020 12:40

Nunukan Sudah Zona Hijau, Kapan Sekolah Tatap Muka?

NUNUKAN – Meski sudah berstatus zero kasus Covid-19 dan sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers