MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:21
Dilema Dinsos Nunukan Tangani ODGJ
DILEMATIK: ODGJ bernama Osas, berkali-kali diamankan pihak kepolisian karena ulahnya yang meresahkan warga.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Dinas Sosial (Dinsos )Nunukan sedang menghadapi permasalahan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Minimnya anggaran menjadikan ODGJ yang ditangani kembali turun ke jalanan. Padahal semua tindakan terkait penanganan sudah dilakukan.

Akibat liarnya ODGJ di jalanan, juga membuat pihak kepolisian mendapatkan tugas tambahan. Ya, meski sudah diamankan lebih dari puluhan kali, ODGJ masih saja tetap berkeliaraan di jalanan. Mengamankan hingga melakukan penjagaan 2x24 jam, menjadi tugas tambahan pihak kepolisian. “Kami sudah amankan berpuluh-puluh kali, karena orang ini meresahkan warga. Anak ini kan ngelem, jadi meminta uang kepada warga kadang mengancam dengan senjata tajam, pernah juga mau bakar APMS. Ini dadurat makanya diamankan,” ujar Kapolsek Nunukan AKP Musni kepada pewarta harian ini.

Namun, yang menjadi kendala, ODGJ yang biasa di panggil Osas tersebut, masih anak di bawah umur. Dirinya tidak bisa dimasukan ke sel. Osas juga diketahui tidak punya keluarga di Nunukan. Polisi pun tidak tahu akan dikemanakan karena tidak ada keluarganya. Polisi akhirnya melimpahkan Osas ke Dinsos Nunukan.  “Kami heran, sudah beberapa kali melimpahkan anak ini (Osas) ke Dinsos, tapi masih saja tetap ada di jalanan,” beber Musni.

Di tempat berbeda, Kepala Dinsos Nunukan Jabbar mengatakan, menangani Osas memang dilema bagi pihaknya. Kenapa tidak, di satu sisi pihaknya minim anggaran, di satu sisi pihaknya juga dibuat kewalahan akibat ulah Osas yang sudah ditangani serius, tetapi masih saja turun ke jalanan. “Ya, anggarannya untuk penangan itu (ODGJ) saat ini tidak ada, sudah habis, sementara Rumah Perlintungan Trauma Centre (RPTC) bukan tempat penampungan ODGJ. Tapi karena tidak ada tempat lain, mau di mana lagi. Sementara di RPTC tidak ada petugas jaganya, pengamanannya tidak maksimal, pintu terbuka terus,” ujar Jabbar saat dikonfirmasi.

Padahal diakuinya, ODGJ bernama Osas, sudah pernah dirujuk ke Tarakan untuk diobati. Setelah sembuh, Osas pun dibawa pulang ke Nunukan. Namun karena tidak adanya keluarga dan tidak ada yang memperhatikan, menjadikan Osas terus-terusan kembali ke jalan.

“Memang yang paling penting itu, jika sudah dirawat pemerintah, peran keluargalah harus meneruskannya  untuk pemberian obat. Yang menjadi masalah ini memang tidak ada keluarganya. Jadi solusi terakhir kami, kami berkoordinasi ke pemprov, kami minta dua opsi, dipulangkan ke kampung halamannya atau kembali dirujuk lagi. Semoga nantinya Osas ini bisa tertangani,” harap Jabbar. (raw/ash)


BACA JUGA

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…

Kamis, 25 Juni 2020 13:21

Tulisan “Pelabuhan Nunukan” Dicopot

NUNUKAN – Protes Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) soal hilangnya…

Kamis, 25 Juni 2020 13:19

Tanggap Darurat Covid-19 Diperpanjang

NUNUKAN – Status Tanggap Darurat Penanganan Covid-19 masih diperpanjang di…

Kamis, 25 Juni 2020 13:16

Tak Memenuhi Syarat, Sekolah Belum Dibuka

NUNUKAN – Meski ada arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers