MANAGED BY:
JUMAT
27 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:14
Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

Soal Kepemilikan Properti Perumahan

PENGEMBANGAN: Tampak salah satu komplek perumahan yang berada di Kota Tarakan di Jalan Aki Balak, Tarakan yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

PROKAL.CO,

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi Paguntaka, karena sulitnya mengubah sertifikat kepemilikan tanah dan bangunan tersebut. Sehingga,  menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat yang ingin membeli perumahan murah yang sudah disediakan pemerintah.

Salah seorang warga RT 51, Kelurahan Karang Anyar Muhammad Said (58) mengungkapkan, kendalanya saat membeli rumah di komplek perumahan karena belum adanya kejelasan soal status bangunan dan tanah yang disediakan pengelola perumahan kepada konsumen. Hal itu, yang membuatnya mengurungkan niat untuk membeli unit rumah dan memilih untuk mengontrak rumah hingga belasan tahun.

"Katanya kalau sudah dibeli statusnya tetap hak bangunannya saja yang kita miliki, tidak sekalian tanahnya. Kalau begitu, bisa saja suatu saat nanti  digusur," ungkapnya, kemarin (12/12).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Tarakan Masrinata Sitanggang menuturkan jika sertifikat hak guna bangunan (HGB) pada perumahan murah hanya bersifat sementara. Mengingat dalam proses pembangunan, perusahaan perumahan tidak diperkenankan mendapatkan sertifikat hak milik (SHM) atas aturan negara. Namun, ketika rumah tersebut telah sampai di tangan masyarakat, maka sertifikat tersebut dapat ditingkat sesuai persyaratan.

 

"Sebenarnya hal yang dikhawatirkan masyarakat tidaklah benar. HGB sebenarnya dapat ditingkatkan sesuai tahap pemanfaatan rumah. Karena itu termasuk perubahan status kepemilikan atas suatu properti dari sertifikat HGB ke sertifikat hak milik (HM). Ini kan memperjelas status hukum kepemilikan atas properti. Karena itu menjadi bukti kepemilikan atas rumah dan tanahnya," ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 27 November 2020 14:18

Buka Sekolah di Tarakan, Wajib Ada Persetujuan Wali Siswa

TARAKAN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang telah mengeluarkan…

Kamis, 26 November 2020 18:57

BREAKING NEWS!! Lakalantas, Diduga Suami Istri Meninggal Dunia di Tempat

  TARAKAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Aki…

Kamis, 26 November 2020 10:00

Satpol PP Siapkan Denda untuk Pemilik Usaha

  TARAKAN – Dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 di Kota…

Kamis, 26 November 2020 09:52

KSOP Lakukan Uji Petik Speedboat Reguler

TARAKAN - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas Kantor Kesyahbandaran…

Kamis, 26 November 2020 09:50

Distribusi LPG Terhalang Cuaca Ekstrem

TARAKAN - Kelangkaan liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram kembali…

Kamis, 26 November 2020 09:49

KPU Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara

TARAKAN - Surat suara yang akan nantinya akan digunakan masyarakat…

Kamis, 26 November 2020 09:44

Mantan Buruh Cuci Bagikan 5 Ton Beras di Tengah Pandemi

Tidak harus memiliki jabatan atau pejabat untuk bersedekah. Itulah yang…

Kamis, 26 November 2020 09:43

KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran Etape ke-8

TARAKAN – Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Bumi Paguntaka, Kapal…

Rabu, 25 November 2020 10:26

Pilihan di Tangan Orang Tua

TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Utara (Kaltara) rencananya…

Rabu, 25 November 2020 10:23

Tahun Depan Potensi Pemulihan Ekonomi

TARAKAN – Mohammad Faisal, Ph.D, Executive Director, Center, of Reform…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers