MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:14
Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

Soal Kepemilikan Properti Perumahan

PENGEMBANGAN: Tampak salah satu komplek perumahan yang berada di Kota Tarakan di Jalan Aki Balak, Tarakan yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi Paguntaka, karena sulitnya mengubah sertifikat kepemilikan tanah dan bangunan tersebut. Sehingga,  menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat yang ingin membeli perumahan murah yang sudah disediakan pemerintah.

Salah seorang warga RT 51, Kelurahan Karang Anyar Muhammad Said (58) mengungkapkan, kendalanya saat membeli rumah di komplek perumahan karena belum adanya kejelasan soal status bangunan dan tanah yang disediakan pengelola perumahan kepada konsumen. Hal itu, yang membuatnya mengurungkan niat untuk membeli unit rumah dan memilih untuk mengontrak rumah hingga belasan tahun.

"Katanya kalau sudah dibeli statusnya tetap hak bangunannya saja yang kita miliki, tidak sekalian tanahnya. Kalau begitu, bisa saja suatu saat nanti  digusur," ungkapnya, kemarin (12/12).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Tarakan Masrinata Sitanggang menuturkan jika sertifikat hak guna bangunan (HGB) pada perumahan murah hanya bersifat sementara. Mengingat dalam proses pembangunan, perusahaan perumahan tidak diperkenankan mendapatkan sertifikat hak milik (SHM) atas aturan negara. Namun, ketika rumah tersebut telah sampai di tangan masyarakat, maka sertifikat tersebut dapat ditingkat sesuai persyaratan.

 

"Sebenarnya hal yang dikhawatirkan masyarakat tidaklah benar. HGB sebenarnya dapat ditingkatkan sesuai tahap pemanfaatan rumah. Karena itu termasuk perubahan status kepemilikan atas suatu properti dari sertifikat HGB ke sertifikat hak milik (HM). Ini kan memperjelas status hukum kepemilikan atas properti. Karena itu menjadi bukti kepemilikan atas rumah dan tanahnya," ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses pada perubahan sertifikat tidaklah sesulit yang dibayangkan. Menurutnya hal tersebut tidak membutuhkan waktu lama jika mengikuti persyarakatan yang ada.

"Cara mengubah HGB menjadi SHM sebetulnya bisa dilakukan sendiri dan tidak terlalu sulit. Untuk luas kurang dari 600 meter persegi, peningkatan hak menjadi SHM cukup sederhana yaitu dengan mengajukan peningkatan hak ke kantor pertanahan. Kemudian setelah itu tinggal menunggu untuk diproses," tukasnya

 

Lebih lanjut dia menjelaskan,  beberapa syarat dan dokumen yang perlu disiapkan dalam proses mengubah HGB menjadi SHM, di antaranya ialah dokumen seperti pada pengurusan rumah pada umumnya.

"Sayaratnya, fotokopi IMB, Fotokopi SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan), KTP Dan KK, surat pernyataan lampiran pernyataan bahwa pemohon akan memiliki SHM tidak lebih dari 5 bidang atau keseluruhan lima ribu meter persegi. Karena jika melewati ukuran itu, sudah level perusahaan," pungkasnya. (*/zac/nri).


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 14:36

Mahasiswa Kaltara Terjebak di Wuhan

VIRUS corona terus menyebar ke sejumlah negara lain. Virus yang…

Senin, 27 Januari 2020 14:28

Selain Anggaran, Perlu Gerakan Kultural

  Sejumlah kawasan di Tarakan masih terus dilanda banjir ketika…

Senin, 27 Januari 2020 14:23

Sisa 30 KK di Posko Tanggap Darurat

TARAKAN - Hujan deras mengguyur Bumi Paguntaka, Minggu (26/1) membuat…

Minggu, 26 Januari 2020 11:44

Jusuf SK Serius Jadi Wakil Irianto?

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie…

Kamis, 23 Januari 2020 15:36

Korban Kebakaran Paling Butuh Perlengkapan Sekolah

Bantuan dari semua pihak masih dibutuhkan bagi korban kebakaran Pasar…

Kamis, 23 Januari 2020 13:59

Lantamal XIII Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

ASISTEN Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda…

Kamis, 23 Januari 2020 13:58

Paling Butuh Perlengkapan Sekolah

BANTUAN dari semua pihak masih dibutuhkan bagi korban kebakaran Pasar…

Kamis, 23 Januari 2020 13:54

Tabung dan Kompor Gas Dibawa Puslabfor

TIBA di Tarakan kemarin (22/1), dua personel Pusat Laboratorium Forensik…

Rabu, 22 Januari 2020 13:55

Kisah Lansia yang Rumahnya Selamat dari Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Pasar Batu menyisakan luka dan duka…

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers