MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 13 Desember 2019 14:14
Sertifikat HGB Bisa Diubah SHM

Soal Kepemilikan Properti Perumahan

PENGEMBANGAN: Tampak salah satu komplek perumahan yang berada di Kota Tarakan di Jalan Aki Balak, Tarakan yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

PROKAL.CO,

TARAKAN – Minimnya pengetahuan soal mekanisme sertifikasi laha di Bumi Paguntaka, karena sulitnya mengubah sertifikat kepemilikan tanah dan bangunan tersebut. Sehingga,  menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat yang ingin membeli perumahan murah yang sudah disediakan pemerintah.

Salah seorang warga RT 51, Kelurahan Karang Anyar Muhammad Said (58) mengungkapkan, kendalanya saat membeli rumah di komplek perumahan karena belum adanya kejelasan soal status bangunan dan tanah yang disediakan pengelola perumahan kepada konsumen. Hal itu, yang membuatnya mengurungkan niat untuk membeli unit rumah dan memilih untuk mengontrak rumah hingga belasan tahun.

"Katanya kalau sudah dibeli statusnya tetap hak bangunannya saja yang kita miliki, tidak sekalian tanahnya. Kalau begitu, bisa saja suatu saat nanti  digusur," ungkapnya, kemarin (12/12).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Tarakan Masrinata Sitanggang menuturkan jika sertifikat hak guna bangunan (HGB) pada perumahan murah hanya bersifat sementara. Mengingat dalam proses pembangunan, perusahaan perumahan tidak diperkenankan mendapatkan sertifikat hak milik (SHM) atas aturan negara. Namun, ketika rumah tersebut telah sampai di tangan masyarakat, maka sertifikat tersebut dapat ditingkat sesuai persyaratan.

 

"Sebenarnya hal yang dikhawatirkan masyarakat tidaklah benar. HGB sebenarnya dapat ditingkatkan sesuai tahap pemanfaatan rumah. Karena itu termasuk perubahan status kepemilikan atas suatu properti dari sertifikat HGB ke sertifikat hak milik (HM). Ini kan memperjelas status hukum kepemilikan atas properti. Karena itu menjadi bukti kepemilikan atas rumah dan tanahnya," ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 19:11

Banyak Laporan WNA di Tanjung Selor Mau Jadi WNI

TARAKAN – Dalam pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA) di…

Selasa, 15 Juni 2021 19:09

Hanya Prokes yang Relevan Tekan Covid-19

TARAKAN – Penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat oleh masyarakat,…

Selasa, 15 Juni 2021 18:55

Koordinasi Unit Kerja Cegah Pemalsuan Dokumen Covid-19

TARAKAN – Mencegah adanya tindakan pemalsuan surat bebas Covid-19 oleh…

Selasa, 15 Juni 2021 14:15

SPBE Sudah Layani 5 Agen di Kaltara

TARAKAN - Pasca diresmikannya SPBBE di Tarakan membuat Tarakan tak…

Selasa, 15 Juni 2021 11:14

Masih Banyak Jukir Liar Berkeliaran

TARAKAN - Adanya instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas aksi…

Selasa, 15 Juni 2021 11:09

MENGEJUTKAN..!! Identitas Mayat Terungkap, Korban Diduga Diterkam Binatang

TARAKAN - Pihak kepolisian akhirnya menemukan identitas mayat seorang pria…

Selasa, 15 Juni 2021 11:08

Kebakaran Ludeskan Kios Sembako dan Konter HP

TARAKAN - Kebakaran terjadi kembali di rt 12 Kelurahan Juata…

Selasa, 15 Juni 2021 11:07

Soal Narkotika, Malaysia Dinilai Acuh dan Cuek

PEMERINTAH Malaysia dinilai acuh terhadap persoalan narkotika yang masuk ke…

Selasa, 15 Juni 2021 11:05

Pipa PDAM Jalur Tarakan Timur Bocor

TARAKAN - Kebocoran pipa PDAM kembali terjadi di Kota Tarakan.…

Senin, 14 Juni 2021 18:00

KNKT Tidak Turunkan Tim Investigasi

TARAKAN – Dalam peristiwa kecelakaan Speedboat (SB) Ryan yang mengakibatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers